8.30.2006

Slice n Bite



Pastry yang berselimut meringue kacang ini, gue dapet dari buku jadul nyokap, yang judulnya "Cakes and Baking" karangan Moya Maynard, mantan editor majalah Living. Moya Maynard ini terkenal dengan resep-resep modifikasinya yang ekonomis. Di buku ini terdapat pula berbagai macam resep praktis cake, cookies, pastry dan roti bikinan rumah.



Kalo kita perhatiin, penampakannya seperti cookies yah, tapi di dalam buku ini, si "Nut Slice" masuk dalam dalam kategory pastry. Karena memang adonan dasarnya menggunakan adonan untuk kulit pie (which is termasuk kategori pastry, selain quiche dan tarts). Cucok banget buat temen minum kopi di sore hari...YUMMY!!

Resepnya sendiri gue modifikasi dengan rasa dan aroma moka. Bikinnya? Guampang!



Nut Slice

Bahan :
75 gr margarine/butter
50 gr soft light brown sugar
2 eggs, separated
175 gr self-raising flour, sifted
1/2 tsp vanilla essence (gue ganti moka essence)
75 gr caster sugar
25 gr walnuts, chopped (gue pake kacang tanah cincang)
25 gr glace cherries, chopped

Cara membuat :
1. Beat the margarine and brown sugar together until pale and fluffy, then beat in the egg yolks.
2. Stir in the flour and essence.
3. Press the mixture over the base of greased and based-line 20x30 cm swiss roll tin.
4. Whisk the egg whites until stiff, then whisk in caster sugar, 1 tblsp at a time (pake mikser yah). Fold in nuts and cherries (diaduk rata).
5. Spread the nut mixture over the crumble base, to within 1/4 in of the edges.
6. Bake in the oven preheated to 180 C for 20-30 minutes, until nut topping is set and brown.
7. Cut into slices while still hot, then leave to cool in the tin.
Makes 12 slices.

Sumber : Cakes and Baking by Moya Maynard

8.25.2006

More Guilty Pleasure : Chocolate Truffle Cake



Sayang lidah! Sayang Perut! Yang coklat! Yang coklat! :D Sponge cake coklat berpadu dengan truffle cream yang..hhhmmmmm *just can't describe*, udah gitu gue tambahin cacahan Bokkepotjes (nan gagal) di truffle cream-nya dan di antara cake dengan cream, jadi ada sedikit kriuk-kriuknya.



Sebenernya waktu mo bikin Chocolate Truffle Cake ini, karena gak tega ngeliat remah-remah Bokkepotjes (kue kaki kambing, itu loh kue putih telur campur kacang yang kalo udah mateng terus dicelupin ke coklat ujung-ujungnya) gue yang gagal. Mo dibuang sayang, soalnya rasanya enak banget (cookies favorit gue nih). Puter otak mo dibikin apa ya? Dapet inspirasi juga dari Chocolate Truffle Cake-nya Vania yang menggunakan remah-remah kue di truffle-nya. Dan kebetulan banget penasaran juga pengen nyobain resep Chocolate Truffle ini...ya sudah...gayung bersambut-lah, pikir punya pikir kalo si Bokkepotjes ini gue cacah terus buat campuran truffle cream-nya kayaknya endang nih!

Pertama baca resepnya kayaknya ribet, banyak stepnya, udah gitu ada beberapa bahan yang susah dicari, such as : glucose (ada di TBK sih, mungkin kalo diganti dengan light corn syrup bisa kali ya? Glucose ini adalah gula berbentuk cairan kental yang berfungsi mencegah kristalisasi gula di dalam adonan. Tapi kalo dipikir-pikir, untuk konsumsi sendiri di-skip aja glucose-nya, kan lebih sehat gak banyak penambahan bahan kimia), tapi ternyata nggak kok dan rasanya sepadan dengan usaha yang dikeluarin :)



Chocolate Truffle Cake

Bahan Coklat Sponge Cake-nya :
5 butir telur antero (utuh)
7 butir kuning telur
200 gr gula kastor
25 gr tepung maizena
15 gr susu bubuk
120 gr terigu serba guna
25 gr emulsifier (optional, gue skip!)
40 gr coklat bubuk
1 sdt vanilla ekstrak
1 sdt pasta coklat
150 gr butter, lelehkan

Cara membuat :
1. Siapkan loyang bulat diameter 30 cm sebanyak 2 buah, alasi dengan kertas roti.
2. Ayak terigu, maizena dan susu bubuk, campurkan dengan gula, emulsifier dan semua telur, kocok bersama-sama sampai kaku. Matikan mixer.
3. Ayak coklat bubuk diatas adonan, sambil diaduk rata, masukan vanilla dan coklat pasta, aduk rata.
4. Tuang adonan kedalam loyang, oven dengan suhu 200C selama 10-15 menit.

Bahan Truffle Cream (bikin 1/2 resep, juga masih nyisa) :
150 cc air
100 gr glucose (buat konsumsi pribadi, di-skip boleh aja)
5 lbr gelatine, rendam dg air dingin sampai lunak, lalu peras sisa airnya (boleh di-skip juga)
600 gr Dark Cooking Chocolate (DCC), cincang kasar, taruh dalam wadah
1 kg Whipped cream

Cara membuat :
1. Didihkan air masukan gelatine dan glucose, aduk rata. Panas-panas siram ke atas DCC, aduk rata sampai DCC leleh.
2. Kocok Whipped cream sampai kaku, masukan adonan DCC ke dalamnya, aduk rata. Siap digunakan.

Bahan lainnya (gue gak pake) :
1. Black cherry kalengan, pisahkan air dan buahnya, didihkan airnya, beri 1 sdm maizena, aduk rata, biarkan mengental.

Penyelesaian :
1. Ambil ring atau loyang bongkar pasang (spring form), letakkan 1 layer sponge cake yang sudah dingin, olesi dengan black cherry, tutup dengan sponge lainnya.
2. Siram truffle cream di atas cake ratakan permukaannya dengan palet, dinginkan dalam freezer.
3. Keluarkan cake dari ring atau loyang bongkar pasang, taburi coklat bubuk dan hias.

Sumber : NCC dan modifikasi sendiri

8.21.2006

Hidden Beef and Cheese



Di mana hayo beef and cheese-nya? :) Tuh ngumpet di dalem kulit Puff Pastry-nya. Pertama kalinya nih, nyobain beli Puff Pastry siap pakai. Tadinya mo beli Fillo Pastry (lebih tipis) tapi gak nemu (ato emang si pelayannya gak tau yah?). Ini aja nyari Puff Pastry neranginnya musti satu mata kuliah sendiri, sampe akirnya si pelayan baru ngeh! Gile, padahal gue belanja di hypermart yang udah terkenal menjual kulit Pastry siap pake, kok bisa-bisanya si pelayan gak tau dan gak mudeng *gue paling sebel kalo belanja, trus si pelayan gak tau product knowledge..huh!*

Anyway, resep ini asik banget buat dijadiin ide bekal ngantor ato jalan-jalan. Tinggal isi kulit pastry dengan adonan daging dan keju, trus dipanggang sebentar...jadi deh! So gampang, pasti enyak dan YUMMY!

Beef and Cheese Crisp

Bahan :
kulit pastry siap pakai (Puff Pastry atau Fillo Pastry), yang sudah dipotong 10x10cm
mentega secukupnya, untuk olesan

Isi :
100 gr keju spread (gue pake keju cheddar parut, enak jugak!)
100 gr daging sapi cincang (ini tambahan gue sendiri)
1/4 bh bawang bombay, cincang
1 btr telur
50 ml krim kental
1/4 sdt merica bubuk
1/4 sdt paprika bubuk
1/2 sdm keju permesan, untuk taburan

Cara membuat :
1. Oles kulit pastry dengan mentega.
2. Letakkan di cup cetakan muffin, yang sudah dioles mentega.
3. Aduk semua bahan isi sampai rata (kalo gue, daging dan bawang bombay ditumis dulu dengan mentega, angkat, baru dicampur dengan bahan-bahan lain).
4. Masukkan adonan isi ke dalam kulit pastry di dalam cup, tabur dengan keju permesan. Oven 20 menit dengan suhu 170 derajat celcius.

Untuk kurang lebih 20 buah.

Tips :
1. Segera gunakan kulit pastry yang sudah dikeluarkan dari kulkas.
2. Perhatikan tanggal kadaluarsa (biasanya untuk kulit puff pastry masa kadaluarsanya 3 hari).

Sumber : Sedap edisi 8/VII/2006

8.19.2006

Guilty Pleasure # 1 : Chocolate Molten



Bandel banget yah, udah dibilang jangan makan yang manis-manis muluk sama Obgyn gue, eh malah ngeyel. Abis gimana dong, coklat gitu loh, apalagi dengan iming-iming resep Hot Chocolate Melt yang katanya coklatnya melting di dalem dan kalo dimakan lumer di mulut :P...siapa yang bisa tahan cobak!

Gue coba bikin 2 kali, yang pertama dengan tekstur yang basah, yang kedua, proses pemanggangan agak dilamain dan begitu panas-panas keluar dari oven, di tengah kue gue masukin potongan coklat (ini tips dari majalah Woman's Day), jadi begitu kue dibelah, dalemnya ada coklat cairnya...YUMMY!! Enaknya emang dimakan pake es krim/sorbet buah. Rasanya gak terlalu manis, karena memang gak menggunakan gula dalam resepnya.

Hot Chocolate Melt ini bagusnya dicetak dalam mangkuk-mangkuk kecil untuk sekali makan.

Chocolate Molten/Hot Chocolate Melt
JW Marriott Jakarta

Bahan:
200 g dark chocolate cincang
150 g mentega tawar
5 butir telur ayam
5 kuning telur ayam
2 g garam
75 g tepung terigu protein sedang

Cara membuat:
1. Tim cokelat dan mentega hingga leleh.
2. Campur telur, kuning telur dan garam.
3. Tuangi cokelat leleh, aduk rata. Tambahkan tepung terigu, aduk rata.
4. Diamkan adonan selama 2 jam.
5. Semir cetakan atau mangkuk aluminium foil diameter 8 cm dengan mentega leleh dan taburi gula pasir.
6. Tuang adonan ke dalam cetakan.
7. Panggang selama 8-10 menit dengan suhu 230 C.
8. Lepaskan dari cetakan selagi masih panas.
9. Sajikan dengan es krim vanila.

Kalo mau pake sauce...nih ada Mango Sauce-nya. Enaknya didinginin dulu. Mango bisa juga diganti strawberry.

Mango Sauce
Gran Melia Jakarta

Bahan:
500 gr puree mangga
100 gr gula (icing sugar)

Cara membuat:
1. Campur puree mangga dan gula, masak hingga cukup kentalnya.
2. Dinginkan kemudian sajikan bersama Hot Chocolate Melt.


Sumber : Detikfood

8.17.2006

Tour de Toko : Ingredients



Ingredients adalah sebuah Toko Bahan Kue (TBK) yang terletak di daerah sibuk Kebon Jeruk, tepatnya di atas Ranch Market (RM) Kebon Jeruk, dan memang ternyata masih satu kepemilikan dengan RM. TBK ini juga membuka "Ranch Cooking Class", yang secara berkala sering mengundang pakar kuliner/boga untuk mempraktekkan kebolehannya.


Keberadaan toko ini, gue tahu dari siapa lagi coba kalo bukan mbak Yuli Proyekdapurku :). Dan kebetulan kantor suami dekat banget dengan lokasinya, makanya kalo berkesempatan nganter Pinot, beberapa kali gue mampir ke toko ini, kadang malah hanya cuci mata aja ngeliatin produk-produk baru.




Clean, rapi, mungil dan eksklusif, begitulah kesan pertama saat menginjakkan kaki di toko yang bermoto, "Creative Cooking and Baking" ini. Bahan-bahan kue yang dijual memang tidak terlalu lengkap, cuman kalo mau cari yang standar-standar aja sih, ada. Tapi kadang malah yang standar itu suka gak ada juga...hehehe...makanya kenapa gue bilang eksklusif, karena beberapa item standar memang gak ada tapi digantikan dengan merk-merk import yang harganya..ehhmmm...agak aduhai :).




Di TBK ini memang banyak bahan-bahan kue dan barang import. Seperti cooking chocolate misalnya, mereka gak menjual produk lokal, melainkan coklat-coklat dari Jerman dan Australia. Begitu pula dengan susu bubuk fullcream, yang mereka tawarkan adalah produk dari Australia. Beberapa item dekor, seperti sprinkles dust warna-warni, mereka datangkan dari Korea. Kalo mau cari produk olahan susu seperti aneka keju dan krim kental, mereka juga tidak menyediakan produk lokal.



Selain perlengkapan bahan kue, Ingredients juga menjual peralatan dan perlengkapan masak/dapur berikut piring-piring/mangkok-mangkok keramik cantik. Harga? Menurut gue agak menguras kocek yah, mungkin karena mereka banyak menjual barang import...hehehe gak bisa sering-seringlah ke mari, bisa bokek mendadak :P

Pelayanan? Cukup ramah, cuman sayang tidak terlalu menguasai product knowledge barang-barang yang dijual.

8.16.2006

The First Thing You Want...

The first thing you want kalo lagi sakit apa coba?? Pasti pengen makan yang seger-seger berair dan manis. Makanya biarpun sakit dan "tewas", bela-belain deh bikin yang seger-seger...abis mo nyuruh siapa, gak ada orang di rumah, masak si Arwen?



Fruit salad ini seger banget buat yang lidahnya lagi pahit gak jelas. Terinspirasi dari fruit salad-nya Tante Musu ;), mamanya Vania plus sedikit modifikasi dari gue, jadilah oase di gurun sahara *ceile istilahnya* buat yang lagi sakit. Takaran...hik...seperti biasa cemplang cemplung.com :P

Fruit Salad

Bahan:
Pear, potong dadu
Strawberry, potong-potong
Anggur, belah 2
Kiwi
Fruit cocktail, sisihkan airnya
Nata de Coco
Jeli Konyaku aneka rasa
(Kebetulan buah-buahan ini yang ada di kulkas gue..hehehe...ditambahin buah-buahan lain juga ok)

Saus:
Mayonaisse (gue pake Miracle Whip)
Susu Kental Manis, secukupnya
Perasan jeruk nipis (gue pake lemon juice), secukupnya
Keju, parut untuk taburan

Cara Membuat:
1. Campur semua buah, jeli dan nata de coco dalam satu wadah, kemudian siram dengan saus dari bahan-bahan yang udah dicampur jadi satu.
2. Sajikan dingin.

Sumber : Vania

8.09.2006

Tour de Toko : Toko Titan

Hai all!!! Am back!!! Setelah tepar hampir 2 mingguan dan gak nyentuh komputer sama sekali, now...gue kembali di dunia persilatan dapur dan blog :P. Sebelum mulai lagi posting memposting resep, gue mo cerita tour de toko dulu ah.



Toko Titan, ini dia Toko Bahan Kue (TBK) langganan gue! Gak komplit rasanya gue bolak-balik ke sini, tapi gue gak cerita-cerita soal toko yang satu ini. "Where the great baking begins"...wuuiiihhh pas banget tagline-nya, kalo gak ada bahan pendukung dan tetek bengeknya yang berkualitas mana bisa terjadi the great baking! Lengkap, gede, adem dan terutama nyaman....ada trolleynya bow, jdi gue bisa belanja sambil ngajak krucil yang didudukin di dalam trolley. Dari mulai pewarna makanan kelas teri sampe kelas profesional ada di sini, koleksi loyangnya pun ok-ok. Ada juga cetakan-cetakan praline berikut kemasannya yang lucu-lucu. Mo cari mixer heavy duty, pasti ada lah ya! Aneka filling selai juga tersedia, berikut topping sprinkles lucu-lucu untuk dekorasi cake. Andalan gue kalo ke sini, beli stock buttercream yang banyak...hehehe...in case sewaktu-waktu butuh dan kalo ada tetangga butuh (halo mbak Yuli Proyekdapurku *wink*), abis gue kan pemalas, mending tinggal beli jadi :P. Juga belanja kacang-kacang import semacam walnut, untuk stock juga. Beberapa produk Wilton juga ikutan mejeng di sini, loh.

Soal pelayanan...not bad lah! Pelayan-pelayannya ramah dan cukup menguasai product knowledge. Mungkin juga karena gue termasuk sering belanja di sana, sampe-sampe pelayan-pelayannya hafal anggota keluarga gue, dari suami sampe anak-anak. Mereka juga sabar melayani ngadepin emak-emak cerewet macem gue :).

Kalo udah belanja di sini gue suka lupa diri, bikin suami melotot dan deg-degan saat ngantri di meja kasir...hehehe...gimana nggak, kalo ke Titan gue bisa "ugal-ugalan" belanja, semua pengen dibeli...trus tiba-tiba pengen nyobain resep-resep baru dan saat itu juga kepengen beli bahan-bahannya. Kacau deh!

Terus yah...psssstttt kalo beruntung bisa ketemu pengajar dari Bogasari Baking Center (1 lantai di atas Titan) yang lagi duduk-duduk di bawah dan mereka dengan ramahnya bagi-bagi ilmu per-baking-an....hehehe...sambil menyelam minum air, sambil belanja dapet tips baru dari ahlinya. Atau justru dapet kenalan baru yang sama-sama doyan ke dapur yang juga gak segan berbagi ilmu.





Letaknya di bilangan Fatmawati (kalo dari perempatan besar jalan Simatupang, ambil ke arah Blok M, tokonya ada di kiri jalan). Toko milik bapak Thio Agustinus ini, kerap mengadakan baking course, selain dengan partner NCC-nya, karena di lantai 2 toko ini, juga terdapat Bogasari Baking Centre yang secara berkala menyelenggarakan kursus dan sekolah baking.

8.06.2006

Devil Meets Marshmallow



Pernah denger Red Velvet Cake atau Waldorf Astoria Cake atau 100 dollar Cake? Cake ini menjadi favorit dessert sejak awal tahun 1900-an. Dan ternyata, istilah-istilah tadi adalah nama asli sebelum muncul istilah Devil's Food Cake. Konon, dahulu Devil's Food Cake ini berwarna merah terang. Karena coklat belum lazim digunakan sebagai campuran dalam adonan kue. Tapi di tahun 1970-an, popularitas cake ini menurun karena diduga warna merah yang digunakan sebagai pewarna terkait dengan kanker. Nah, istilah Devil's di sini digunakan untuk menggambarkan cake yang sangat rich akan chocolate dan berwarna dark (dongeng Devil's Food Cake, klik di sini). Eh, ada juga loh resep asli Devil's Food yang pertama kali tercetak dalam American Cookbook tahun 1902 (main ke sini deh).

Devil's Food Cake yang ini pengennya sih nyobain resep dari NCC, cuman pas ngeliat jumlah telur-nya...kwakwawww 25 butir bow! (dalam perkembangannya Devil's Food Cake memang mengalami banyak modifikasi) Kebayang sih gimana lembutnya, cuman ya itu kapasitas mixer gue gak memungkinkan :(.

Akhirnya gue putuskan browsing-browsing dan seperti biasa, hatiku tertambat pada resep-nya Ririe *hihihi...hai Rie, gue contekin mulu nih!* Tadinya mo bikin pake filling ganache coklat, cuman lagi males ribet, soalnya sambil mau ngerjain orderan praline, so daku putuskan bikin pake loyang tulban, gak pake filling tapi pake topping Choco Nut Marshmallow Frosting (marshmallow-nya boleh ngembat dari persediaan buat Praline, sekali mendayung 2-3 pulau terlampaui..hehehe)...YUM YUM...YUMMY!!



Devil's Food Cake with Choco Nut Marshmallow Frosting

Bahan :
90 gr coklat bubuk
100 ml air panas
225 gr mentega tawar/margarin
200 gr gula halus
4 butir telur
2 sdt vanilli bubuk
300 gr tepung terigu
2 sdt soda kue
1 sdt garam
200 ml susu cair

Cara membuat:
1. Larutkan coklat bubuk dengan air panas, aduk rata, sisihkan. Campur tepung terigu, soda kue dan garam, ayak, sisihkan.
2. Kocok mentega hingga lembut, lalu masukkan gula dan vanilla bubuk secara bertahap sambil dikocok hingga adonan pucat dan ringan.
Masukkan telur satu persatu, kocok sampai rata setiap kali telur dimasukkan.
3. Masukkan campuran tepung, coklat bubuk yang dicairkan dan susu cair secara bergantian, aduk balik dengan spatula hingga adonan
tercampur rata. Tuang ke dalam 2 buah loyang bundar berdiameter 22 cm yang sudah dioleskan mentega dan beralaskan kertas roti.
4. Panggang dalam oven bersuhu 175 °C selama 30 menit hingga matang, angkat dan biarkan dingin. Keluarkan cake dari dalam loyang. Siram dengan Choco Nut Marshmallow Frosting.

Choco Nut Marshmallow Frosting (dari kemasan Marshmallow Sunny Select)

Bahan:
2-1 oz squares unsweetened chocolate (gue pake DCC)
2 1/2 cups miniature marshmallow
1/4 cup air
4 tsp mentega
2 1/2 cups gula halus (gue gak pake, karena DCC dan marshmallow-nya udah manis)
1 tsp vanila
1/4 cup kacang cincang (optional)

Cara mambuat:
1. Masukkan coklat batangan, setengah bagian marsmallow, air dan mentega ke dalam saucepan. Panaskan dengan api kecil dan aduk-aduk sampai tercampur rata.
2. Kemudian masukkan gula dan vanila, ratakan.
3. Matikan api, masukkan sisa marshmallow dan cincangan kacang. Siap digunakan sebagai topping.

Sumber : Ririe dan modifikasi gue.

8.03.2006

Say It with Chocolate



Ujug-ujug, adik gue nawarin proyek bikin Praline buat souvenir kawinan temennya. Wah, gue merasa tertantang, tapi gue belum pernah bikin nih! Cuman kalo dipikir-pikir kayaknya gak ribet dan gak susah deh bikinnya. Apalagi browsing-browsing di internet, banyak banget source tentang chocolate molding berikut tips and trick-nya.

Jadi penasaran, pengen pemanasan ah bikin Praline...hehehe...sekalian merawanin Chocolate Pot yang baru gue beli.



Fillingnya gue bikin macem-macem, dari mulai yang isinya standar selai strawberry, lemon dan bluberry, sampe yang berisi chocolate rhum, apricot cream cheese, mint, karamel kacang dan moka. Gue gak terlalu suka coklat putih *is it chocolate or what?*, begitu juga kerja dengan coklat putih...kok gak bisa cair banget ya? Sementara kalo kerja dengan tangan, lelehnya cepet banget. So mending gue praktek pake dark/milk chocolate.

7.31.2006

Tour de Toko : Toko Ratu



Gara-gara blogger dan photobucket lagi oon banget, jalan-jalan tour de toko minggu lalu baru bisa ke posting sekarang, deh. Ini buat yang penasaran sama Toko Ratu :). Anyway, sejak mbak Luluk cerita, "nemu" waffle maker yang lumayan murah, daku jadi tertarik sama Toko Ratu ini. Makin ngiler lagi, setelah tau, jeng Anne dapet Chocolate Pot yang berfungsi sebagai Chocolate Fondue Maker atau Chocolate Tempering Machine. Waduh makin tak terbendung lagi rasanya keinginan untuk dateng ke toko ini. Selain itu emang gue lagi butuh barang ini buat persiapan bikin pesenan praline souvenir kawinan.



Buat penggemar gadget dapur, gak afdol rasanya kalo gak berkunjung ke toko yang letaknya di bilangan Kuningan ini, tepatnya di mal Ambasador lantai 4, depan lift kapsul *hehehe kumplit amat..weeittss ik bukan sales-nya toko Ratu loh*. Mo cari barang-barang dapur yang aneh dan murah, di sini deh tempatnya.



Si Engkoh juga sabar banget nglayanin pertanyaan gue yang bawel. Tokonya emang berantakan dan nyampur sama alat-alat listrik lain. Tapi kalo kita jeli dan telaten ngliatin barang-barangnya, pasti betah deh dan bakal nemu barang-barang "aneh".

Ada ayakan tepung yang pake batere, cookie press yang pake listrik, aneka timbangan digital sampe kapasitas 5 kg, alat buat ngadonin roti secara manual, panci slow cooker, presure cooker, deep fryer, tepanyaki dan steam boat, sandwich maker, waffle maker (tentunya), egg tart maker, kipas angin, kompresor, jam dinding, pompa ban elektrik, stop kontak, lemari kamar mandi..lah lah...kok makin ngaco...hahahaha...abis dia emang jualnya campur-campur sih! Pokoknya yang ada hubungannya sama listrik lah. Harga? Katanya sih lebih murah dari toko sebelah. Bocoran aja, Chocolate pot yang gue beli jauh lebih murah dari yang dijual sebuah toko bahan kue ternama. Mana udah komplit sama scarp, palet dan 10 buah cetakan coklat. Semuanya fixed price gak bisa ditawar.

Nih dia oleh-oleh foto hasil tour de toko-nya.




Roast Ribs



Ibu hamil pengen makan ribs? Musti diturutin nih...hehehe...Daripada makan di luar mahal, coba-coba aja bikin sendiri. Resepnya dapet dari mbak Fidia, dan yang paling gue seneng setelah diliat-liat ternyata termasuk "cemplang cemplung" cook alias gampang dan gak ribet ;).

Jadinya...ternyata oh ternyata....uenaaakkkk bambang!!! Musti coba deh! Sampe rasanya gak mau brenti ngemutin jari bekas bumbu :) Cuman sayang, gue dapet daging ribsnya yang alot (keras), makanya pas bikin kloter kedua, ribs-nya gue rebus dulu bersama bumbu-bumbu, terus diungkep lagi semalem, baru besoknya dipanggang. Dagingnya jadi empuk dan bumbunya lebih meresap lagi. Udah gitu paling enak sebenernya dimakan pake mashed potato, cuman gak sempet bikin jadinya dimakan pake crinkle cut french fries okeh juga...YUMMY pokoknya!! Udah gitu dessert-nya Very Berry Strawberry..YUM YUM YUM!!

Resep asli dapet dari mbak Fidia, tapi aku modifikasi dikit.

Ribs/Iga Panggang

Bahan :
500 gr ribs/iga
3 siung bawang putih, haluskan/cacah halus
2 sdm teriyaki marinade
2 sdm kecap asin
1 sdm kecap manis
1 sdm saus tomat
1 sdm saus sambal (optional)
1/4 sdt minyak wijen
1 sdm saus tiram
1/4 sdt lada hitam bubuk
oregano/mixed herbs secukupnya (optional)
1 sdt mentega

Pelengkap :
French Fries/Mashed potato
Sayur kukus

Cara membuat :
1. Campur semua bumbu kecuali mentega dalam sebuah wadah. Masukkan iga, campur dengan bumbu. Tutup wadah. Biarkan semalam dalam kulkas.
2. Siapkan baki panggang yang sudah dialasi aluminium foil dan oleskan sedikit mentega. Letakkan iga yang sudah diresapi bumbu dalam baki. Panggang dengan api sedang selama kurang lebih setengah jam/sampai matang.
3. Sajikan dengan pelengkap.

Sumber : Fidia

7.30.2006

Very Berry Strawberry Pie



Ini adalah kali pertama gue bikin pie. Gak terlalu susah kok ternyata (kalo susah gak bakal mejeng di blog gue...hehehe...gue kan penganut bikin makanan yang gak ribet).

Resep kulit pie dan isinya nyobain dari Allrecipes. Di situs ini komplit diceritain juga tips dan trik membuat Pie Crust. Psssttt...filling strawberry-nya YUMMY loh asem-asem seger, gampang dibuat, homemade lagi, gak pake tambahan pengawet macem-macem.

Kulit Pie

Bahan :
250 gr tepung terigu
5 gr garam
205 gr shortening
120 ml air

Cara membuat :
1. Panaskan oven dengan suhu 210 derajat celcius.
1. Campur tepung dan garam dalam sebuah wadah. Masukkan shortening sampai adonan membentuk butiran-butiran, kemudian campur dengan air dan bentuk adonan menjadi bola. Lalu bungkus adonan dengan plastik, masukkan dalam kulkas selama 4 jam atau semalam.
2. Giling adonan pada permukaan meja kerja yang sudah ditaburi tepung sesuai bentuk yang diinginkan. Letakkan dalam cetakan atau loyang pie (sebelum masuk oven, gue lapisi permukaannya dengan putih telur, supaya nanti kalau diisi filling, gak gampang rembes).
3. Pie siap dipanggang selama 15-20 menit atau sampai permukaannya keemasan.

Catatan :

Jika perlu, air tidak usah digunakan semuanya, boleh saja dikurangi.

Fresh Strawberry Filling

Bahan :
250 gr strawberry segar
100 gr gula pasir
15 gr tepung maizena
90 ml air



Cara membuat :
1. Hancurkan/cacah strawberry. Campur dengan gula pasir di dalam saucepan. Masak dalam api sedang. Didihkan.
2. Dalam wadah kecil campur tepung maizena dan air. Pelan-pelan masukkan cairan ke dalam saucepan berisi strawberry. Kurangi panas sampai adonan menjadi kental, kurang lebih 10 menit, sambil diaduk-aduk.
3. Setelah dingin, letakkan Strawberry Filling ini di atas Pie yang sudah matang, boleh dikombinasi dengan potongan strawberry segar. Dinginkan sebelum disajikan.

Sumber : Allrecipes

* * *

Pie Crust

Ingredients :
250 g all-purpose flour
5 g salt
205 g shortening
120 ml water

Directions :
1. In a large bowl, combine flour and salt. Cut in shortening until mixture resembles coarse crumbs. Stir in water until mixture forms a ball. Divide dough in half, and shape into balls. Wrap in plastic, and refrigerate for 4 hours or overnight.
2. Roll out dough on a floured counter. Don't over work it. Use as directed in pie recipe.

Note:

If necessary, use a little less water than called for in recipe.

Strawberry Filling Recipe

Ingredients :
250 g fresh strawberries
100 g white sugar
15 g cornstarch
90 ml water


Directios:
1. Arrange half of strawberries in baked pastry shell. Mash remaining berries and combine with sugar in a medium saucepan. Place saucepan over medium heat and bring to a boil, stirring frequently.
2. In a small bowl, whisk together cornstarch and water. Gradually stir cornstarch mixture into boiling strawberry mixture. Reduce heat and simmer mixture until thickened, about 10 minutes, stirring constantly. Pour mixture over berries in pastry shell. Chill for several hours before serving.

Source : Allrecipes

Batagor Riri

Yang doyan batagor, pasti kenal deh sama Batagor Riri asal Bandung yang mengklaim dirinya sebagai Batagornya Celebrities *apa coba?*. Daku sendiri sih belum pernah nyobain :). Nah, yang gue praktekin sekarang, bukan Batagor Riri Bandung, tapi Batagor Riri Dekap, mamanya Dave...hehehe...



Bosen yang manis-manis, makan batagor yuk pake sambel kacang...hhmmmm...YUMMY!!



Batagor

Bahan :
250 gr ikan tenggiri, haluskan (karena dapet tenggiri cuman dikit, gue bagi 1:1 dengan udang)
250 ml air es (gue kurangin jadi cuman 100 ml)
250 gr tepung kanji (gue kurangin jadi 200 gr)
2 batang daun bawang, iris tipis
2 batang seledri, iris tipis
3 siung bawang putih, cincang halus
1/2 - 1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
6 buah tahu putih, ukuran 4 x 4 x 2 cm (gue pake 8 buah tahu putih)
8 lembar kulit pangsit (gue jadiin 12 pangsit)
minyak untuk menggoreng

Pelengkap :
kecap manis
saus cabai
jeruk limau
saus kacang (kalo lagi males, gue pake bumbu pecel aja...kekekek)

Cara membuat:
1. Campur ikan dan air es, uleni sampai adonan tercampur rata. Tambahkan tepung kanji, daun bawang, seledri, bawang putih, merica dan garam, aduk rata. Bagi adonan menjadi 3 bagian masing-masing untuk isi tahu, isi pangsit dan satu bagian untuk bakso.
2. Potong diagonal masing-masing tahu menjadi 2 bagian (bentuk segitiga). Lubangi potongan tahu di tengahnya, sisihkan remah-remahnya. Campurkan adonan untuk isi tahu dengan remah-remah tahu, lalu isikan adonan tersebut ke dalam tahu. Lakukan hingga semua tahu terisi, sisihkan. Ambil selembar kulit pangsit isi dengan adonan ikan, satukan ujung-ujungnya ke atas, hingga sisi-sisinya saling merekat. Lakukan hingga kulit pangsit habis, sisihkan.
3. Panaskan minyak goreng yang banyak dalam wajan, goreng tahu isi dan pangsit hingga kuning kecoklatan, angkat, tiriskan, sisihkan.
4. Ambilkan sisa adonan ikan, bentuk dengan bantuan 2 sendok, langsung masukkan ke dalam minyak panas. Goreng hingga kuning kecoklatan,
angkat, tiriskan, sisihkan.
5. Taruh tahu isi, pangsit dan bakso goreng di atas piring saji, biarkan utuh atau potong-potong, tuang saus kacang di atasnya. Hidangkan dengan saus cabai dan kecap manis, lalu beri perasan air jeruk limau.

Sumber : Riri Dekap

7.27.2006

Cupcakelicious!

Lagi gak punya ide buat bikin kue ulangtahun? Menurut gue, birthday cake gak musti berbentuk sebuah cake besar. Kenapa gak coba bikin cupcakes (rasa apa aja terserah) yang banyak, terus didekor warna-warni senada/satu tema. Abis itu susun deh sesuai selera. Materi dekornya juga bisa macem-macem, pake fondant okeh, pake buttercream hayuk atau malah pake buah-buahan. Tambahin lilin, jadi tuh birthday cake yang unik. Buat goody bags juga lucu. Dikemas dalam kotak cantik plus pita, bisa juga jadi hantaran yang manis. Simple dan berkesan.



Gatau kenapa, gue seneng aja liat cupcakes. Kalo liat gambar-gambar cupcakes dengan dekor yang lucu-lucu, rasanya seneng banget. Kecil-kecil imut, tinggal sekali makan gak perlu motong-motong *itu mah rakus* dan the fun part-nya adalah saat mendekor kue-kue mungil itu. Rasanya berjuta ide berebutan pengen keluar dari kepala minta diwujudin, sampe akirnya bingung sendiri karena sok kebanyakan ide...hehehe...



Sejarah cupcakes konon dimulai pada abad ke-19. Kenapa dinamakan "cup" cakes, karena pengukuran bahan-bahan tidak menggunakan timbangan melainkan memakai ukuran cup. Disamping itu, adonan cake ini ditempatkan pada cup-cup kecil yang biasa digunakan untuk muffin.

Cupcakes ini gue bikin pake sponge cake tanpa mentega. Rasanya ringan, pas ditambahin sama buttercream frosting...hmmm YUMMY!! Bikin endut deh!!




Vanilla Sponge Cupcakes

Bahan :
100 gr tepung terigu
50 gr maizena
1/8 sdt garam
5 btr telur
120 gr gula pasir
1/4 sdt vanilli

Cara membuat:
1. Campur tepung terigu, tepung maizena dan garam, aduk rata. Sisihkan
2. Kocok telur dan gula pasir hingga mengembang dan kental, masukkan vanilla bubuk. Aduk rata. Kemudian masukkan campuran tepung terigu sambil diayak, aduk perlahan-lahan hingga tercampur rata.
3. Tuang adonan dalam loyang muffin dan dialasi kertas cup. (Dapat juga menggunakan loyang bundar/persegi, olesi permukaannya dengan minyak goreng). Oven adonan selama 25 menit dengan suhu 170°C hingga matang, dinginkan. Sajikan. Cake dapat dihias sesuai selera atau diberi hiasan butter cream/krim kocok di atasnya.

Sumber : Ririe Dekap

7.26.2006

Cooking Friday # 1 : Premiere: First Time with Fondant

Masih inget my First Time with Fondant? Kalo mau nonton video olah boga step by step ngerjain fondant, main deh ke tempat Arwen (Proyek Sayang Arwen). Sabar-sabar yah nunggu loadingnya :).