Showing posts with label food. Show all posts
Showing posts with label food. Show all posts

7.06.2015

Mie Ayam Jamur Bakso Pangsit

Saya merasa beruntung banget, tinggal di NYC itu bahan-bahan pangan Indonesia mudah dicari. Resto Indo pun banyak, kalo pas lagi males masak. Mie ayam ini comfort food banget. Hahahahh liat judulnya kumplit banget yah. Nah enaknya memasak sendiri itu ya gini, apa-apa bisa dilebihin. Ayamnya bisa dibanyakin, mau pangsit goreng yang banyak juga suka-suka aja.


Bahan-bahan :
Mie telur, diseduh
Pok choy, dipotong-potong, diseduh
Daun bawang, diiris halus
Bawang goreng
Minyak ayam (kulit ayam ditumis dengan bawang putih saja)
Kuah mie ayam



A photo posted by Dita Wistarini (@ditut) on


Bahan Kuah mie ayam :
Tulang ayam/ceker ayam (untuk mie ayam saya lebih suka menggunakan kaldu ayam)
Bawang putih
Garam/merica secukupnya
Bakso
Rebus semua sampai mendidih
Simple banget kan kuahnya. Sebenernya yang menentukan itu justru di resep topping ayamnya.

Bahan tumisan topping ayam :
Daging ayam, dipotong kotak 1/2 cm
Jamur merang, dipotong tipis
Kecap manis
Kecap asin
Kunyit
Daun jeruk
Garam/merica
Gula pasir
Sedikit air
Minyak goreng untuk menumis
Jahe
Bawang merah dan bawang putih haluskan

Cara membuat :
Tumisan: panaskan minyak. Tumis bumbu halus sampai harum. Tambahkan daging ayam. Aduk sampai berubah warna. Masukkan jamur. Aduk rata.

Bumbui kecap manis, kecap kecap asin, jahe, kunyit, daun jeruk garam, gula, dan merica. Aduk rata. Tambahkan air, aduk sampai matang dan mengental.

Masukkan mie yang sudah diseduh ke dalam mangkuk. Tambahkan minyak ayam, aduk rata.

Sendokkan tumisan ayam, pok choy, dan daun bawang. 

Siram dengan kuah yang panas. Taburkan bawang goreng. 

Untuk pangsit gorengnya, tinggal goreng saja kulit wonton. Jadi deh!!

4.03.2015

Sayur Bayam Bening

You know your life is getting back on track, when you start cooking again. Ini kegiatan pertama saya masak-memasak setelah kami mendapatkan apartemen permanen untuk menetap di NYC. Beruntung dapat apartemen yang sudah menyediakan kompor, kulkas, microwave dan dishwasher. Saya hanya tinggal melengkapi dengan alat-alat masak. Hari-hari baru saya banyak diisi dengan bertanam di dalam apartemen, crafting dan merangkai bunga. Kegiatan-kegiatan yang menjadi terapi bagi saya, selain memasak tentunya.


Dan tentunya juga masih sederhana, karena kami baru saja pindah-pindahan. Masakan yang dimasak pun akhirnya yang simple-simple dan gak terlalu banyak bumbu. Seperti sayur bayam bening ini.

Sayur Bayam Bening
Bahan-bahan :
Bayam
Jagung, porong sesuai selera
Kencur segar atau kencur bubuk
Bawang putih
Bawang merah
Tomat
Daun bawang
Gula pasir
sedikit garam

Cara membuat :
Potong-potong bawang putih dan bawang merah. Siapkan panci berisi air. Didihkan. Masukkan bawang putih, bawang merah, kencur, jagung. Setelah jagung masak, masukkan bayam, daun bawang dan tomat. Bumbui sesuai selera. Begitu daun bayam terlihat layu langsung matikan kompor. Sayur ini paling baik dikonsumsi sekali makan. Jadi jangan dimakan lagi besok paginya.

Dimakannya pake tempe goreng atau ayam goreng tepung. Sedap banget!


A photo posted by Dita Wistarini (@ditut) on

2.25.2015

Bakwan Jagung


Sejak Instagram booming tahun 2010, terus terang saya jadi lebih aktif di Instagram. Buat saya ngeblog jadi cukup menghabiskan waktu. Apalagi karena harus motret yang bener-bener serius pake kamera DSLR. Karena setelah itu ada proses transfer foto, kemudian editing dan baru kemudian menulis post. Kesibukan saya mengurus rumah dan anak-anak akhirnya membuat saya malas. Buat saya Instagram lebih instan dan bisa juga dijadikan sarana untuk berbagi resep. Karena itu food blog saya ini jadi terbengkalai. Sayang sekali memang, foodblog yang sudah saya mulai sejak lama. Foodblog yang mengajarkan saya untuk mendalami food photography. Foodblog yang membuat saya kenal foodblogger-foodblogger dari berbagai penjuru dunia. Foodblog yang dulu membuat saya jadi rajin masak dan baking, mencoba berbagai macam resep. Developing resep, improvisasi resep dan berbagi tips & trik dengan foodblogger lain. Dan dari sini pula kemudian saya dan rekan foodblogger lain (Arfi Binsted, Riana Ambarsari, Irra Fachriyanti yg kemudian digantikan Anggraini Citra Kusuma) berhasil menerbitkan 2 buku tentang Food Photography (Food Photography Made Easy dan Lets'Have Fun with Pocket Camera and Camera Phone for Food Photography).




Seringkali teman-teman yang menanyakan resep saat saya sharing foto makanan bertanya, "di mana ya kita bisa liat resepnya? Ada di blog gak?" Ada perasaan sedih karena blog ini sudah lama terbengkalai. Maka dari itu mulai sekarang saya niatkan untuk mulai posting resep lagi, tapi sepertinya dengan cara instan menggunakan foto dari Instagram. Untuk saat ini (karena props fotografi saya juga masih banyak di dus-dus yang saat ini masih ada di cargo dari Kuwait ke NYC), karena belum bisa foto niat dan serius menggunakan DSLR, saya mencoba cara cepat dan instan saja. Yang penting resep-resep yang sudah saya coba dan kembangkan, gak kececeran kemana-mana. Nah ini resep pertama yang akan saya share sejak pindah ke NYC. Bakwan jagung! Comfort food yang sangat mudah bikinnya.

A photo posted by Dita Wistarini (@ditut) on

Mohon maaf sebelumnya kalo sharing resep saya sering gak pake ukuran akurat, karena biasa pake feeling dan cemplung-cemplung aja :D. Dan satu hal yang saya banyak belajar karena merantau adalah, sebisa mungkin masak dengan bahan-bahan yang ada, tak perlu ambisius memaksakan dengan bahan atau brand khusus dari Indo. Selama ada bahan substitusinya, akan saya improvisasi sendiri resepnya. Atau cara memasak, kalo gak bisa pake ulekan, ya pake blender atau food processor. Don't sweat the small things. Dibikin simple aja semuanya. Toh rasanya juga gak berbeda. Bukan masalah besar buat saya dan keluarga saya yang menikmati masakan saya. Kayak resep ini, saya pake jagung kalengan. Gak hina kok buat saya.

Bakwan Jagung
Bahan-bahan :
Jagung kalengan
Daun bawang/seledri
Tepung terigu
Bawang putih bubuk/bawang putih cincang
Air
Garam dan merica secukupnya
Saya gak pake telor, supaya hasilnya crispy

Cara membuat :
Campur semuanya sampe dapet konsistensi yang cukup kental untuk digoreng.
Kemudian panaskan minyak api sedang saja, goreng satu persatu. Kalo mau crispy, adonan ditekan-tekan pipih saat menggoreng.
Angkat jika sudah berwarna kuning keemasan.