6.18.2006

Opera The Great



Saking penasarannya sama nih kue, Mamin sampai mencanangkan cake ini harus jadi proyek kue ulangtahunku sendiri. Sebelumnya sih Mamin belum pernah ngrasain, tapi berdasarkan iming-iming "6 layers of Jaconde Cake + 6 layers of ganache = 12 layers of heavens"-nya mbak Riana, siapa yang gak tergoda coba?

Bikinnya emang agak rumit dan agak lama kalo mau pake ber-layer-layer Jaconde Cake plus Ganache. Aku memutuskan untuk bikin 3 layer cake-nya plus 3 lapis ganache...*maklum ibu hamil gak tahan lama-lama berdiri di dapur nan panas*. Itupun gak aku bagi dalam 3 loyang panggang, tapi 1 cake terus dibelah jadi 3 :) (soalnya oven-nya mini, amatiran). Dan hasilnya...sepadan dengan effort yang dikeluarkan. Walopun gak sampe 6 layer, tapi 3 layer aja udah sangat YUMMY, membuat merem melek. Pantaslah kalo aku katakan Opera The Great!

Lalu luarnya, aku siram dengan sisa ganache kemudian ditaburi coklat bubuk. Pinggir-pinggirnya ditempeli motif sulur-sulur yang dibikin dari coklat cair.

Sayang, lagi gak ada kamera digital, jadi cantiknya si Opera gak bisa tergambarkan dengan maksimal.

Opera Cake

Bahan Jaconde Cake :
200 gram Almond bubuk/ Mete bubuk
150 gram gula pasir halus
6 butir telur ayam utuh
50 gram mentega, cairkan
55 gram tepung terigu
115 gram putih telur
55 gram gula halus
Kopi untuk siraman cake

Bahan Ganache :
500 gram Dark Cooking Chocolate, cincang
500 gram whipping cream

Cara Membuat :
Ganache :
1. Panaskan cream hingga panas tapi jangan sampai mendidih, matikan api. Masukkan dark cooking chocolate, aduk hingga coklat mencair dan membentuk adonan yang halus dan mengkilat.
2. Dinginkan, inapkan dalam kulkas semalaman. Menjelang digunakan, keluarkan dari kulkas dan aduk/kocok hingga ringan dan mudah dioleskan.

Cake :
1. Campur almond, gula pasir dan 3 butir telur, kocok dengan mixer kurang lebih 10 menit.
2. Masukkan sisa telur satu persatu, sambil terus kocok, dan setelah semua telur masuk, kocok kembali kurang lebih 10 menit.
3. Masukan 2 sendok besar adonan kedalam mentega cair, aduk rata, sisihkan.
4. Campur tepung ke dalam adonan almond aduk rata.
5. Kocok putih telur sampai berbusa, masukan gula halus, sambil terus kocok sampai kaku tapi jangan terlalu kaku.
6. Campur adonan almond dengan putih telur, aduk rata.
7. Masukan mentega cair yang telah dicampur sedikit adonan, ke dalam adonan almond.
8. Bagi kue menjadi 6 bagian ke dalam loyang ukuran 22x22 cm, panggang dengan api besar (200 derajat Celcius) kurang lebih 10 menit.

Assembling :
1. Ambil selembar cake, siram dengan air kopi yang aromanya enak, lapis dengan ganache.
2. Tumpuk satu lembar cake di atas cake tadi, siram cake dengan kopi dan oles dengan ganache.
3. Demikian terus sampai semua cake habis. Masukan ke dalam kulkas kurang lebih 20 menit agar lapisannya menempel dengan mantap dan kue menjadi dingin.
4. Siram atasnya dengan cokelat siram atau ganache cair (jika ada sisa ganache, bisa dipanaskan lagi untuk menyiram cake).
5. Masukkan lagi ke dalam kulkas kurang lebih 1 jam hingga coklat bagian atas agak kaku.
6. Rapikan pinggirnya dengan pisau yang dicelup air panas. Hias sesuka hati.

Note:
• Opera cake sudah berkembang menjadi banyak versi. Umumnya, cream pelapis terdiri dari 3 rasa: vanilla, mocca dan coklat (ganache). Cakenya pun lebih banyak kuning telur. Pada perkembangannya, opera cake menjadi berbagai macam versi. Tapi secara umum, cake ini tetap pada pakem Jaconde cake yang memakai almond bubuk, serta mempertahankan lapisan-lapisannya yang tipis dan sangat banyak.

Sumber : Ita Kustina dari blognya mbak Riana

3 comments:

  1. Anonymous6:17 AM

    klo di panggangnya gak dibagi-bagi gitu, berapa lama ya manggangnya??

    ReplyDelete
  2. halo mbak Itha, dengan suhu 180 derajat celcius, kemaren aku manggangnya sekitar 20-30 menit. Setelah 20-30 menit, kan atasnya dah coklat tuh, aku lakukan tes tusuk. Kalo udah mateng, tinggal angkat, kalo kira2 belun mateng, tambahin lagi waktunya tapi per-5 menitan aja ya, mbak, untuk mencegah gosong :).

    ReplyDelete
  3. Anonymous6:54 AM

    oke Dita .. tengkyu.
    Emang bener Operanya mbak Ita Kustina ini enak banget. Wkt NCC Depok ngumpul di rumahnya, aku telat datengnya jadi gak liat demo operanya.

    Tp aku tuh klo belah membelah cake masih gak rapih. Suka gak sama tinggi.

    tengkiu ya Dit ..;)

    ReplyDelete

thanks for dropping by :)