4.03.2015

Sayur Bayam Bening

You know your life is getting back on track, when you start cooking again. Ini kegiatan pertama saya masak-memasak setelah kami mendapatkan apartemen permanen untuk menetap di NYC. Beruntung dapat apartemen yang sudah menyediakan kompor, kulkas, microwave dan dishwasher. Saya hanya tinggal melengkapi dengan alat-alat masak. Hari-hari baru saya banyak diisi dengan bertanam di dalam apartemen, crafting dan merangkai bunga. Kegiatan-kegiatan yang menjadi terapi bagi saya, selain memasak tentunya.


Dan tentunya juga masih sederhana, karena kami baru saja pindah-pindahan. Masakan yang dimasak pun akhirnya yang simple-simple dan gak terlalu banyak bumbu. Seperti sayur bayam bening ini.

Sayur Bayam Bening
Bahan-bahan :
Bayam
Jagung, porong sesuai selera
Kencur segar atau kencur bubuk
Bawang putih
Bawang merah
Tomat
Daun bawang
Gula pasir
sedikit garam

Cara membuat :
Potong-potong bawang putih dan bawang merah. Siapkan panci berisi air. Didihkan. Masukkan bawang putih, bawang merah, kencur, jagung. Setelah jagung masak, masukkan bayam, daun bawang dan tomat. Bumbui sesuai selera. Begitu daun bayam terlihat layu langsung matikan kompor. Sayur ini paling baik dikonsumsi sekali makan. Jadi jangan dimakan lagi besok paginya.

Dimakannya pake tempe goreng atau ayam goreng tepung. Sedap banget!


A photo posted by Dita Wistarini (@ditut) on

2.28.2015

Chicken Honey

Ini resep favorit banget. Banyak banget yang nanya pas saya posting ini. Sedikit ribet karena melewati beberapa proses. Tapi hasilnya gak mengecewakan.

A photo posted by Dita Wistarini (@ditut) on

Honey Chicken

Ingredients :
4 chicken breast, cubed
2 TB soy sauce
2 TB cooking wine
1 TB sesame seed oil
2 tsp. sugar
3 TB cornstarch
6 TB flour
1 tsp. salt
½ tsp. pepper
vegetable oil for cooking

Sauce :
2 TB honey
2 TB oyster sauce
2 TB sweet chili sauce
4 TB ketchup
4 TB soy sauce
½ cup water
sesame seeds, toasted

Instructions :
Cut your chicken breasts into bite size pieces.
Put chicken, soy sauce, wine, sesame oil and sugar in a bag and marinate for 1-2 hours then drain chicken.
Add vegetable oil to a shallow pan on medium heat.
Mix cornstarch, flour, salt and pepper in a large ziploc bag.
In 3 batches, add chicken to flour mixture, shake gently to coat, and then toss in your frying pan until golden brown. Drain on paper towels.
FOR SAUCE: Mix honey, oyster sauce, chili sauce, ketchup, soy sauce and water in a medium sauce pan.
Bring to a boil then simmer until sauce begins to thicken.
Pour sauce over chicken pieces and toss.
Sprinkle with sesame seeds and serve.

2.25.2015

Bakwan Jagung


Sejak Instagram booming tahun 2010, terus terang saya jadi lebih aktif di Instagram. Buat saya ngeblog jadi cukup menghabiskan waktu. Apalagi karena harus motret yang bener-bener serius pake kamera DSLR. Karena setelah itu ada proses transfer foto, kemudian editing dan baru kemudian menulis post. Kesibukan saya mengurus rumah dan anak-anak akhirnya membuat saya malas. Buat saya Instagram lebih instan dan bisa juga dijadikan sarana untuk berbagi resep. Karena itu food blog saya ini jadi terbengkalai. Sayang sekali memang, foodblog yang sudah saya mulai sejak lama. Foodblog yang mengajarkan saya untuk mendalami food photography. Foodblog yang membuat saya kenal foodblogger-foodblogger dari berbagai penjuru dunia. Foodblog yang dulu membuat saya jadi rajin masak dan baking, mencoba berbagai macam resep. Developing resep, improvisasi resep dan berbagi tips & trik dengan foodblogger lain. Dan dari sini pula kemudian saya dan rekan foodblogger lain (Arfi Binsted, Riana Ambarsari, Irra Fachriyanti yg kemudian digantikan Anggraini Citra Kusuma) berhasil menerbitkan 2 buku tentang Food Photography (Food Photography Made Easy dan Lets'Have Fun with Pocket Camera and Camera Phone for Food Photography).




Seringkali teman-teman yang menanyakan resep saat saya sharing foto makanan bertanya, "di mana ya kita bisa liat resepnya? Ada di blog gak?" Ada perasaan sedih karena blog ini sudah lama terbengkalai. Maka dari itu mulai sekarang saya niatkan untuk mulai posting resep lagi, tapi sepertinya dengan cara instan menggunakan foto dari Instagram. Untuk saat ini (karena props fotografi saya juga masih banyak di dus-dus yang saat ini masih ada di cargo dari Kuwait ke NYC), karena belum bisa foto niat dan serius menggunakan DSLR, saya mencoba cara cepat dan instan saja. Yang penting resep-resep yang sudah saya coba dan kembangkan, gak kececeran kemana-mana. Nah ini resep pertama yang akan saya share sejak pindah ke NYC. Bakwan jagung! Comfort food yang sangat mudah bikinnya.

A photo posted by Dita Wistarini (@ditut) on

Mohon maaf sebelumnya kalo sharing resep saya sering gak pake ukuran akurat, karena biasa pake feeling dan cemplung-cemplung aja :D. Dan satu hal yang saya banyak belajar karena merantau adalah, sebisa mungkin masak dengan bahan-bahan yang ada, tak perlu ambisius memaksakan dengan bahan atau brand khusus dari Indo. Selama ada bahan substitusinya, akan saya improvisasi sendiri resepnya. Atau cara memasak, kalo gak bisa pake ulekan, ya pake blender atau food processor. Don't sweat the small things. Dibikin simple aja semuanya. Toh rasanya juga gak berbeda. Bukan masalah besar buat saya dan keluarga saya yang menikmati masakan saya. Kayak resep ini, saya pake jagung kalengan. Gak hina kok buat saya.

Bakwan Jagung
Bahan-bahan :
Jagung kalengan
Daun bawang/seledri
Tepung terigu
Bawang putih bubuk/bawang putih cincang
Air
Garam dan merica secukupnya
Saya gak pake telor, supaya hasilnya crispy

Cara membuat :
Campur semuanya sampe dapet konsistensi yang cukup kental untuk digoreng.
Kemudian panaskan minyak api sedang saja, goreng satu persatu. Kalo mau crispy, adonan ditekan-tekan pipih saat menggoreng.
Angkat jika sudah berwarna kuning keemasan.


2.20.2015

Chicken Brussel Sprouts Cilantro

A photo posted by Dita Wistarini (@ditut) on


Ini sebenernya resep dasarnya cuman bawang putih aja. Kombinasi sayur dan dagingnya pun bisa diganti-ganti. Yang penting ada cilantro atau daun coriandernya yang banyak.

Bahan-bahan :
Fillet ayam potong dadu
Brussel sprouts potong 2
Bawang putih
Cilantro
Kecap asin
Minyak untuk menumis
Garam/merica secukupnya

Cara membuat :
Tumis bawang putih hingga wangi. Masukkan daging ayam, masak hingga matang. Bumbui sesuai selera. Terakhir masukkan daun coriander yang buanyaaakkkkk!

12.15.2014

Passion 4 Food : A Food Photography Workshop with @ditut

Nah, kali ini giliran Bandung yang saya datangi. Melihat peminat Food Photography di Bandung cukup banyak, mbak Ria Nirwana bernisiatif untuk mengadakan Workshop Food Potography bersama saya. Workshop yang diberi nama Passion 4 Food ini mengambil tempat di KOLONI Artventure selama 2 hari.

Untuk materi handout kurang lebih sama dengan materi Afternoon Delight di Jakarta. Isinya tentu saja dasar-dasar food photography serta tips dan trik menghasilkan foto-foto makanan yang menawan, baik menggunakan kamera DSLR, kamera saku ataupun kamera phone.

2 hari yang sangat seru, 2 hari yang penuh semangat dari peserta Bandung. Terimakasih atas partisipasinya. Senang sekali bisa berbagi ilmu dengan teman-teman baru. Semoga apa yang saya bagi bisa berguna ke depannya yah. Tentunya juga terimakasih untuk mbak Ria Nirwana (@rnirwana) yang sudah memberikan saya kesempatan untuk berbagi dan juga KOLONI Artventure atas kesediannya berbagi tempat.

Sekilas foto-foto workshop dari Instagram. Sebenernya ada tagar khususnya #passionforfood, tapi ternyata kalo sekarang dicek, sudah banyak yg menggunakan tagar tersebut.


Oiya, Siska Knoch dari The Urban Mama berkesempatan menuliskan pengalamannya di sini.

12.12.2014

Food Photography Workshop di Bandung

Halo halo Bandung! Saya akan berbagi tips dan trik tentang Food Photography rumahan di KOLONI Bandung selama 2 hari besok.


12.04.2014

Food Story di Blog Living Loving


Cerita-cerita seru dari workshop food photography saya bersama Living Loving sudah bisa dibaca di blog mereka yah. Silahkan meluncur ke sini.

Terimakasih Nike dan Miranti dari Living Loving. Terimakasih semua untuk yang sudah berpartisipasi juga semua pihak yang menjadi sponsor dan membantu berlangsungnya acara ini.

Special thanks juga buat Denia dan Kitty Manu yang sudah menuliskan tentang pengalamannya ikutan Living Loving Afternoon Delight : Food Story with @ditut di sini dan di sini.

11.29.2014

11.28.2014

Let's Have Fun Tomorrow!

Saya happy banget, gak sabar menyambut besok. Kalian udah siap? Senang sekali lihat handout-nya sudah jadi. Kudos to Nike dan Miranti dari Living Loving yang selalu gerak cepat ngerjain semua printilan workshop.

11.26.2014

5.08.2014

Chia Seed Pudding with Fresh Fruits

chia seed pudding with fresh fruits

Chia pudding is awesome. I was actually introduced to chia seeds a year ago when I started making green smoothies. People said it's superfood and wonder seeds, because it delivers the maximum amount of nutrients with minimal calories. The seeds are packed with vitamins, minerals and antioxidants that protect your body against free radicals, prevent cancer and fight aging *wow*. Find more about this magic seeds on google, there are tons of sources :).

chia seed pudding with fresh fruitschia seed pudding with fresh fruits

Chia Seed Pudding
1/2 cup raw chia seeds
2  cups unsweetend almond milk
1 cup non-fat yoghurt
1 tbsp raw honey

Directions :
1. Place the chia seeds in a medium bowl.
2. Add the yoghurt, milk, honey, whisk to combine.
3. Cover the bowl tightly with plastic wrap and refrigerate for at least 4 hours (mine is overnight).
4. Before serving, stir the pudding to make sure that there aren't any clumps.
5. Spoon pudding into glasses or bowls.
6. And go wild with the toppings. My favorite is mango and kiwi combo.

chia seed pudding with fresh fruits


4.28.2014

7 tahun Merantau di Kuwait di Mamarantau


Kisah perantauan kami selama 7 tahun di Kuwait, terangkum cukup lengkap dalam 2 artikel berikut ini di Mamarantau :

The Neverland Journey (Part 1) : Merantau Tujuh Tahun di Kuwait.

The Neverland Journey (Part 2) : Salmiya dan Tempat Favorite di Kuwait.

Terimakasih Chica dari Mamarantau yang udah ngasih kesempatan buat saya bercerita panjang lebar tentang kehidupan merantau di Kuwait.






3.08.2014

Hokkaido Milk Bread (Tangzhong Method)

hokkaido milk bread

It's my first time using Tangzhong method! And I love it. The texture of this Hokkaido Milk Loaf was, very soft and fluffy, and it remained so even on the 3rd day. Definitely a keeper!

Please note, this recipe is using breadmaker but don't worry I did it manually with my mixer. It took 30-35 minutes for me to knead the dough until it became smooth & elastic.

Ingredients for Tangzhong (sufficient to make 2 loaves)
50g bread flour (1/3 cup)
250ml water (1 cup)
(Note: proportion of bread flour to water should always be 1 part bread flour to 5 parts water. However do not be confused with the volume/density of bread flour versus that of water, since 1 part bread flour is 1/3 cup whereas 5 parts water is 1 cup.)

Method
1. Mix water with bread flour and stir well until it is no longer lumpy. Cook over medium low heat in a non-stick pot, stirringly constantly with a wooden spoon/rubber spatula/egg whisk, to prevent burning and sticking to the pot.

2. The tangzhong (汤种) mixture is ready once it achieves the temp of 65 degrees celsius or once you notice that "lines" start to appear in the mixture every time you stir it. At this stage, the tangzhong should have the consistency and texture of glue.

3. Remove the pot from heat immediately and transfer the tangzhong into a clean bowl, and cover with clingwrap sticking onto the surface of the tangzhong  to prevent it from drying up. The "tangzhong" can be used as soon as it cools down to room temperature. You can keep it chilled in the fridge for 2-3 days but discard it as soon as the mixture starts to turn grey. 

hokkaido milk bread

Ingredients for 2 loaves (about 1080g in total)
540g bread flour
86g caster sugar
8g salt or 1.5 tsp (1 tsp is about 5.5g)
9g milk powder or 1 tbsp (1 tbsp is about 10g)
11g instant yeast or 3.75 tsp (1 tsp is about 3 g)
86g whisked egg or 1.5 egg (1 average egg is about 60g)
59g whipping cream
54g milk
184g tangzhong dough
49g unsalted butter, melted

Method :
1. First add all the wet ingredients except the butter (egg, whipping cream, milk, tangzhong) into the bread machine, followed by the dry ingredients (bread flour, sugar,  salt, milk powder, yeast) and select the "dough" mode. Do not add the melted butter yet. Only when all the ingredients come together to form a rough dough, then add the melted butter and knead until the dough becomes smooth and elastic.

2. Cover the dough with a greased clingwrap and place it in a warm enclosed space to let it undergo the 1st proofing, about 40 min.

3. Transfer the dough to a clean floured surface. Divide the dough into 2 if you are making 2 loaves. Punch down and deflate each dough and divide into 3 equal portions. Roll it round, cover with clingwrap and let it rest for 15 min at room temp

4. On a clean floured surface, roll out each portion of the dough with a rolling pin into an oval shape. Fold 1/3 from the left edge to the middle and another 1/3 from the right edge to the middle, and seal both edges in the middle. Turn it the other way round so that the sealed edges are facing down. Roll it flat so that it stretches to about 30cm in length.  Then flip it back again so that the sealed edges are facing upwards, and roll the dough into a cyclinder, like a swiss roll. Do it for all 3 portions, and place the pieces into a greased loaf tin, cover with greased clingwrap and let it proof in a warm enclosed space for the 2nd proofing,for about 1 hour or until doubled in size.

5. Preheat the oven to 180 degrees celsius. Brush the surface of the bread with egg wash and bake for30 to 35 min, or until it turns golden brown. Remove from the oven and transfer to a cooling rack for cooling.

source : Everybody Eats Well in Flanders