Showing posts with label Cake Decorating. Show all posts
Showing posts with label Cake Decorating. Show all posts

3.10.2010

Cake Decorating : Pastillage shapes

Pernah denger yang namanya fondant, marzipan dan gum paste? Biasanya digunakan untuk keperluan cake decorating dan bentuknya seperti play dough, bisa dibentuk menjadi bermacam figurine dan bentuk.

Praktek Fondant
ini hasil karya udah lama banget semasa saya tinggal di Indonesia


Buat bakers yang tinggal di Indonesia tentunya sudah familiar dan cukup mudah untuk menemukan item-item tersebut. Hampir semua TBK (Toko Bahan Kue) besar pasti menyediakan (minimal) fondant. Tinggal dibeli kiloan dan kita bisa mewarnai sesuka hati dan selera, sesuai dengan kebutuhan. Pada dasarnya hampir semuanya berbahan dasar sama yaitu gula dan gelatine, hanya bahan-bahan tambahannya aja yang berbeda-beda. Kalo marzipan pake bubuk almond, sedangkan gum paste menggunakan campuran putih telur. Dan semuanya pun bisa dibuat sendiri (kalo gak males...kekekekekk). Well, yang suka bikin males itu nyari campuran-campuran bahan kimianya yg lain. Apalagi saya tinggal di negeri yang saya sebut "tidak ramah bakers", bukan surga-lah untuk para bakers. Mo cari apa-apa gak ada, pewarna makanan terbatas, esens itu-itu doang, variasi loyang sangat minim, apalagi kebutuhan untuk cake decorating....mimpi aja! :P Makanya kalo mudik, itu salah satu kesempatan saya untuk membawa aneka pewarna makanan, loyang, sampe plastik segitiga dan bahan baku lain yang susah dicari di sini.


Udah lama banget pengen praktek fondant lagi. Tapi apa daya, di sini gak ada. kalo mau ya musti bikin sendiri. Alternatifnya paling bikin marshmallow fondant yang bahan-bahannya gak terlalu neko-neko, tapi proses bikinnya agak sedikit panjang, karena musti nyairin marsmallow dalam microwave, sementara saya gak punya microwave. Akhirnya ke-pending lagi.

Kemaren pas lagi iseng-iseng browsing tentang cake decorating, nemu yang namanya Pastillage. Ini saya kutipkan penjelasannya : "Pastillage is a sugar-based dough used for decorating and creating decorations for pastry, showpiece work and decorative molded forms. The dough is much like clay or play-dough where you can knead it and roll it out. Pastillage is worked then allowed to dry, setting up to a hard, sugar-based decoration. Depending on the mix, pastillage can be formed and sanded to remove any rough spots after it has completely dried. There are many, many recipes out there and most have the same ingredients: powdered sugar, gelatin, and water, with some recipes calling for an acid like vinegar or cream of tartar."

cake decor : pastillage shapes

Terus pas baca metodenya juga mudah banget dan bahan-bahannya pasti ada di dapur kita. Iseng ah pengen coba. Kali-kali bisa direkomen untuk next cake decor project. Resep yang saya gunakan ini sangat mudah dan bahan-bahannya gak macem-macem. Cuman gelatine, water, corn syrup dan powder sugar.

Patillage Shapes
source : http://chockylit.blogspot.com/2005/10/red-velvet-cupcakes-with-vanilla-bean.html

1 packages gelatin
1/2 cup water
2 tablespoons light corn syrup (saya pake golden syrup)
5 cups powdered sugar

cake decor : pastillage shapes

prepare a clean work surface by spraying with water and then covering in a bit of powdered sugar

in a small saucepan, sprinkle gelatin over the water and let sit for 3 minutes
add corn syrup and stir to combine, heat over medium heat stirring constantly until gelatin is dissolved, about 12 minutes

add 3 cups of the powdered sugar to the bowl of an electric mixer at lowest setting, drizzle in all of the heated mixture
increase speed of mixer to combine

start to add more powdered sugar until the mixture gets stiff

you will need to transfer to the prepared work surface to finish needing by hand, you may also choose to need in powdered food coloring, add sugar or water as needed to get a smooth consistency, its like needing pasta dough - you want a similar consistency
once it is nice and smooth, divide it up for as much as you need and wrap the remainder in plastic wrap and store in an airtight container for up to 12 months

scrape down work surface for rolling, dust surface and rolling pin with corn starch, roll out pastillage as thin as you can get it, cut out shapes with whatever small cutters you have, set aside on parchment to dry

Gampang kan!

Catatan :
1. Setelah saya coba ternyata Pastillage ini karakternya lebih cepat kering daripada fondant. Jadi memang pada saat pengerjaan harus sedikit-sedikit dikeluarkan dari wadah kedap udara atau plastic wrap.
2. Gunakan pewarna makanan berbentuk bubuk, karena pewarna cairan yang water-based akan mempengaruhi konsistensi adonan.
3. Untuk membuat kaku adonan, pada saat menguleni, saya menambahkan tepung maizena sedikit demi sedikit sampai elastisitas yang saya inginkan (soalnya resep di atas masih kurang kalis dan masih lengket-lengket, jadi musti ditambahin gula bubuk/tepung maizena).
4. Saya belum mencobanya untuk cake covering, soalnya baru eksperimen bikin sedikit. Tapi sepertinya rada tricky nih kerja dengan pastillage untuk mencover bidang yg besar, karena karakternya yg cepet kering itu.
5. Sama halnya dengan fondant, air digunakan untuk merekatkan decorating pieces yg udah kering.

So far, untuk mengerjakan decorating pieces yang kecil-kecil sih gak ada masalah dan saya udah mulai terbiasa kerja dengan pastillage.

Untuk yg belum familiar, fondant/gum paste/marzipan/pastillage bisa digunakan utk elemen dekor seperti di bawah ini

leia's b'day cuppies
ini cuppies utk ultah Leia 2 th yg lalu (pake fondant):)


Yang udah pernah kerja dengan Pastillage (terutama suhu2 cake decorating) please masukannya.

more about Pastillage :
http://www.pastrysampler.com/Questions_and_Answers/pastillage.htm
http://www.bridgeandtunnelclub.com/cookery/in/pastillage/index.htm

2.11.2007

Dora Project 2: Piping Gel Decor




Oni cintah, thanks ya kiriman piping gel-nya. berhubung gue sayang lo dan penasaran banget sama cerita-cerita lo, jadilah gue praktek piping gel decor. ...hehehe...daripada tuh gel nongkrong kelamaan di kulkas. Gambarnya juga gue pilih yang simple. Cukup Dora saja tanpa Boots. Walopun si Arwen bulak balik nanyain "Mamin, Bootsnya mana?", "Petanya mana?" hehehehe.....Latihan dulu sebelum beranjak ke pilihan gambar yang ribet. Itu aja jadinya kayak Dora mutan, makanya gue namain Dora Doraan :D.

Di postingan ini, gue mo sharing cara mentransfer gambar print-print-an ke atas cake dan mendekor dengan piping gel. Gue diajarin tehnik transfer ini sama tante Oni. Mampir deh ke dekor Hello Kitty-nya. Itu memakai tehnik transfer gambar dari print-print-an di kertas dengan menggunakan piping gel.

Piping Gel Decor

1. Siapkan gambar yang sudah diprint di atas kertas.












2. Trace garis-garis gambar menggunakan piping gel.












3. Balikkan gambar, letakkan di atas cake yang sudah dilapis BC.
















4. Tekan-tekan sedikit. Masukkan kulkas biar sedikit kaku dan mudah dilepas.












5. Lepaskan gambar perlahan dan gambar akan tercetak di atas cake.
















6. Tutup garis piping gel dengan buttercream yang sudah diberi warna sesuai keinginan.
















7. Gambar siap diisi warna, nih. Bisa diwarnai pakek BC, bisa juga pakek piping gel. Gue memilih mencoba memakai piping gel.















8. Jadi deh Dora palsu :P Gapapa deh, yang penting Arwen seneng, Oni seneng piping gel kirimannya sudah diperawanin dan Mamin puwas!














Owiyah, dari tadi asik-asik ngomongin tehnik, sampe lupa nyeritain pakek kueh apa. Gue bikin sponge cake vanilla dengan filling (enak nih) Strawberry Chocolate Buttercream (eksperimen sendiri). Rasanya kayak candy. Manis asem gak eneg.

Strawberry Chocolate Buttercream

Bahan :
3 sdm selai strawberry
150 gr coklat putih atau coklat yang sudah diberi warna pink, tim hingga leleh
5 sdm Buttercream

Cara Membuat :
1. Campur coklat leleh dengan selai strawberry (semakin banyak selainya enak deh, semakin asem).
2. Kemudian masukkan buttercream dan aduk rata. Siap untuk dioles.

Dora Project 1: Plastic Wrap Technique




Ini adalah proyek pelampiasan rasa penasaran gue. Pertama, gue sangat bersemangat nyobain teknik paper towel buat menghaluskan buttercream pada cake. Cuman kan udah sering dicoba dan udah sering denger reviewnya. Mbak Irma udah cerita, Oni juga udah nyoba di proyek-proyek cake-nya. Gue baca di buku Wilton, ternyata bukan cuman paper towel yang bisa dipakai, tapi juga plastic wrap. Nah, yang terakhir aja deh yang gue coba. Kebetulan di Jakarta juga rada susah nyari paper towel yang polos atau yang motifnya bagus. Nothing to loose-lah, proyeknya juga proyek sayang anak yang lagi doyan banget sama Dora The Explorer. Dora-nya juga jadi Dora jadi-jadian...hehehehe...Kedua, dapet kiriman piping gel Wilton dari Oni (thanks a lot, dear), sayang kalo gak dicoba. Mengingat cerita-cerita Oni yang dengan penuh semangat sharing teknik memindahkan gambar dari kertas print-print-an ke atas cake dengan menggunakan piping gel, gue jadi gak bisa tidur ngebayanginnya...hehehe...*hiperbol amat yak* Liat deh cake Hello Kitty-nya Oni...cantik kan? Itu pake teknik transfer menggunakan piping gel.

Gue akan sharing di 2 postingan. Pertama, untuk teknik plastic wrap. Kedua, untuk teknik piping gel decor.


Buttercream (BC) yang bisa dipakai untuk teknik ini tentunya harus jenis BC yang nge-crust, gak bisa BC yang basah dan lengket seperti Hollman. Coba deh Resep Wilton atau Ateco.

Buttercream Wilton

Bahan :
1 cup shortening
1 cup butter/margarine
1 tsp vanilla extract atau bisa diganti dengan rhum
4 cup icing sugar/confectioner sugar
2 tbs milk

Cara Membuat :
1. Kocok shortening dan butter, masukkan vanilla ekstrak atau rhum.
2. Masukkan gula secara bertahap. Terakhir masukkan susu.
3. Beri pewarna sesuai selera dan kebutuhan.

Note : Jangan biarkan BC di tempat terbuka, tutup wadah dengan lap lembab. Jika disimpan dalam airtight container bisa tahan sampe 3 bulan. Kalau BC terlalu kaku bisa tambahkan susu atau light corn syrup.

Step by step plastic wrap technique

1. Siapkan cake, kemudian oles dengan BC, kalau banyak crumbnya, lakukan dulu crumb coating. Haluskan permukaan kue, tapi gak usah halus-halus amat. Kemudian masukkan kulkas selama kira-kira 10 menitan. Supaya BC kaku. Keluarkan, kemudian cover dengan plastic wrap.












2. Setelah itu haluskan BC menggunakan jari-jari tangan yang ditekan perlahan ke atas permukaan cake. Bisa juga menggunakan alat bantu yang permukaannya datar. Gue menggunakan centong nasi yang datar untuk menekan-nekan, selain menggunakan tangan.













3. Lepaskan plastic wrap secara perlahan, jika permukaan BC dirasa sudah halus.















4. Lakukan cara yang sama pada bagian samping cake.















5. Taaarrraaaaa!!!! Halus kan cake-nya, bisa mempersingkat waktu penghalusan BC pada cake, yang kadang suka bikin senewen sendiri.











Note : karena iklim yang "gerah" di Indonesia, cake bisa bulak balik masuk kulkas, karena BC cepet lumer. Tapi gak ribet kok. Lumernya juga gak lumer-lumer banget kayak coklat. Makanya kalo dirasa BC udah agak melembek, gue masukkin kulkas, tunggu 5 menitan, baru dihalusin lagi. Supaya BC bisa halus sempurna. So far, gue yang notabene seorang amatir, sangat puas dengan teknik ini :).

8.25.2006

More Guilty Pleasure : Chocolate Truffle Cake



Sayang lidah! Sayang Perut! Yang coklat! Yang coklat! :D Sponge cake coklat berpadu dengan truffle cream yang..hhhmmmmm *just can't describe*, udah gitu gue tambahin cacahan Bokkepotjes (nan gagal) di truffle cream-nya dan di antara cake dengan cream, jadi ada sedikit kriuk-kriuknya.



Sebenernya waktu mo bikin Chocolate Truffle Cake ini, karena gak tega ngeliat remah-remah Bokkepotjes (kue kaki kambing, itu loh kue putih telur campur kacang yang kalo udah mateng terus dicelupin ke coklat ujung-ujungnya) gue yang gagal. Mo dibuang sayang, soalnya rasanya enak banget (cookies favorit gue nih). Puter otak mo dibikin apa ya? Dapet inspirasi juga dari Chocolate Truffle Cake-nya Vania yang menggunakan remah-remah kue di truffle-nya. Dan kebetulan banget penasaran juga pengen nyobain resep Chocolate Truffle ini...ya sudah...gayung bersambut-lah, pikir punya pikir kalo si Bokkepotjes ini gue cacah terus buat campuran truffle cream-nya kayaknya endang nih!

Pertama baca resepnya kayaknya ribet, banyak stepnya, udah gitu ada beberapa bahan yang susah dicari, such as : glucose (ada di TBK sih, mungkin kalo diganti dengan light corn syrup bisa kali ya? Glucose ini adalah gula berbentuk cairan kental yang berfungsi mencegah kristalisasi gula di dalam adonan. Tapi kalo dipikir-pikir, untuk konsumsi sendiri di-skip aja glucose-nya, kan lebih sehat gak banyak penambahan bahan kimia), tapi ternyata nggak kok dan rasanya sepadan dengan usaha yang dikeluarin :)



Chocolate Truffle Cake

Bahan Coklat Sponge Cake-nya :
5 butir telur antero (utuh)
7 butir kuning telur
200 gr gula kastor
25 gr tepung maizena
15 gr susu bubuk
120 gr terigu serba guna
25 gr emulsifier (optional, gue skip!)
40 gr coklat bubuk
1 sdt vanilla ekstrak
1 sdt pasta coklat
150 gr butter, lelehkan

Cara membuat :
1. Siapkan loyang bulat diameter 30 cm sebanyak 2 buah, alasi dengan kertas roti.
2. Ayak terigu, maizena dan susu bubuk, campurkan dengan gula, emulsifier dan semua telur, kocok bersama-sama sampai kaku. Matikan mixer.
3. Ayak coklat bubuk diatas adonan, sambil diaduk rata, masukan vanilla dan coklat pasta, aduk rata.
4. Tuang adonan kedalam loyang, oven dengan suhu 200C selama 10-15 menit.

Bahan Truffle Cream (bikin 1/2 resep, juga masih nyisa) :
150 cc air
100 gr glucose (buat konsumsi pribadi, di-skip boleh aja)
5 lbr gelatine, rendam dg air dingin sampai lunak, lalu peras sisa airnya (boleh di-skip juga)
600 gr Dark Cooking Chocolate (DCC), cincang kasar, taruh dalam wadah
1 kg Whipped cream

Cara membuat :
1. Didihkan air masukan gelatine dan glucose, aduk rata. Panas-panas siram ke atas DCC, aduk rata sampai DCC leleh.
2. Kocok Whipped cream sampai kaku, masukan adonan DCC ke dalamnya, aduk rata. Siap digunakan.

Bahan lainnya (gue gak pake) :
1. Black cherry kalengan, pisahkan air dan buahnya, didihkan airnya, beri 1 sdm maizena, aduk rata, biarkan mengental.

Penyelesaian :
1. Ambil ring atau loyang bongkar pasang (spring form), letakkan 1 layer sponge cake yang sudah dingin, olesi dengan black cherry, tutup dengan sponge lainnya.
2. Siram truffle cream di atas cake ratakan permukaannya dengan palet, dinginkan dalam freezer.
3. Keluarkan cake dari ring atau loyang bongkar pasang, taburi coklat bubuk dan hias.

Sumber : NCC dan modifikasi sendiri

7.27.2006

Cupcakelicious!

Lagi gak punya ide buat bikin kue ulangtahun? Menurut gue, birthday cake gak musti berbentuk sebuah cake besar. Kenapa gak coba bikin cupcakes (rasa apa aja terserah) yang banyak, terus didekor warna-warni senada/satu tema. Abis itu susun deh sesuai selera. Materi dekornya juga bisa macem-macem, pake fondant okeh, pake buttercream hayuk atau malah pake buah-buahan. Tambahin lilin, jadi tuh birthday cake yang unik. Buat goody bags juga lucu. Dikemas dalam kotak cantik plus pita, bisa juga jadi hantaran yang manis. Simple dan berkesan.



Gatau kenapa, gue seneng aja liat cupcakes. Kalo liat gambar-gambar cupcakes dengan dekor yang lucu-lucu, rasanya seneng banget. Kecil-kecil imut, tinggal sekali makan gak perlu motong-motong *itu mah rakus* dan the fun part-nya adalah saat mendekor kue-kue mungil itu. Rasanya berjuta ide berebutan pengen keluar dari kepala minta diwujudin, sampe akirnya bingung sendiri karena sok kebanyakan ide...hehehe...



Sejarah cupcakes konon dimulai pada abad ke-19. Kenapa dinamakan "cup" cakes, karena pengukuran bahan-bahan tidak menggunakan timbangan melainkan memakai ukuran cup. Disamping itu, adonan cake ini ditempatkan pada cup-cup kecil yang biasa digunakan untuk muffin.

Cupcakes ini gue bikin pake sponge cake tanpa mentega. Rasanya ringan, pas ditambahin sama buttercream frosting...hmmm YUMMY!! Bikin endut deh!!




Vanilla Sponge Cupcakes

Bahan :
100 gr tepung terigu
50 gr maizena
1/8 sdt garam
5 btr telur
120 gr gula pasir
1/4 sdt vanilli

Cara membuat:
1. Campur tepung terigu, tepung maizena dan garam, aduk rata. Sisihkan
2. Kocok telur dan gula pasir hingga mengembang dan kental, masukkan vanilla bubuk. Aduk rata. Kemudian masukkan campuran tepung terigu sambil diayak, aduk perlahan-lahan hingga tercampur rata.
3. Tuang adonan dalam loyang muffin dan dialasi kertas cup. (Dapat juga menggunakan loyang bundar/persegi, olesi permukaannya dengan minyak goreng). Oven adonan selama 25 menit dengan suhu 170°C hingga matang, dinginkan. Sajikan. Cake dapat dihias sesuai selera atau diberi hiasan butter cream/krim kocok di atasnya.

Sumber : Ririe Dekap

7.26.2006

Cooking Friday # 1 : Premiere: First Time with Fondant

Masih inget my First Time with Fondant? Kalo mau nonton video olah boga step by step ngerjain fondant, main deh ke tempat Arwen (Proyek Sayang Arwen). Sabar-sabar yah nunggu loadingnya :).

7.15.2006

First Time with Fondant



Finally....gue menyentuh sang edible playdough alias fondant!! Setelah hampir kurang lebih 20 tahun gue cuman bisa memandangi cake decorating dengan fondant di buku-buku Wilton Ibu gue dan menyimpan rasa penasaran itu hingga detik ini, sampe gue ketemu blognya mbak Luluk "sang ratu fondant" :) yang makin bikin penasaran dan mendorong gue untuk mencobanya...hehehe...norak ya!

Gue inget banget jaman kecil dulu, saat memandangi yearbook Wilton, beribu pertanyaan berseliweran di otak gue. "Ini didekor pake apa ya?" "Ini kuenya kok mulus banget, ditutup pake apa ya?" "Ih lucu banget sih, kok kayak playdough tapi bisa dimakan." Rasanya pengen banget tau saat itu, sayang Ibu gue sendiri gak tau dan gak ngerti apa gerangan si "benda kayak lilin yang bisa dimakan" ini.

Waktu terus berlalu dan setiap kali gue ngeliat buku-buku cake decorating import (waktu itu fondant gak populer di Indonesia dan belum banyak yang pake), kembali gue teringat dan tergiur ingin menyentuhnya. Sampe akhirnya sekarang gue punya kesempatan berkenalan dengan fondant.

Proyek pemanasannya, belum berani bikin dekor yang gede-gede. Pengen tau dulu gimana karakter si fondant ini. Jadilah gue bikin dekor mini wortel untuk Carrot Cake gue. Itupun diawali dulu dengan pembekalan diri browsing-browsing di internet tentang segala seluk beluk fondant (tips dan trik klik di sini) plus ber"guru" lewat mbak Luluk *makasih mbak, aku padamu :)* dan tanya-tanya sama seorang guru di Bogasari Baking Center. And satu lagi ditambah modal nekat!

Pas kebetulan Pinot cuti, gue merasa lebih semangat ngerjain fondant, karena ada yang nemenin Arwen. Akhirnya menjelang hari yang ditentukan, gue udah mempersiapkan temanya. Inspirasi yang paling gampang...gak jauh-jauh, ya siapa lagi kalo bukan anak sendiri :). Idenya gue bikin imajinatif aja, si Arwen lagi bobok-bobokan di atas awan bareng sama pelangi.

Hasilnya masih jauh dari sempurna, tapi setidaknya rasa penasaran gue terbayarkan!



Dan sebagai anak bawang yang baru aja nyoba, gue mau berbagi pengalaman (gue bukan pakar, tapi inilah pelajaran yang gue dapet setelah nekat bermain dengan fondant). Sorry for today no recipe yah, cake-nya cuman sponge cake diiisi selai blueberry aja kok. So, ini kesimpulan dan beberapa tips yang bisa gue share :
1. Setelah membeli fondant simpan dalam wadah tertutup kedap udara dan simpan dalam suhu ruang atau ber-ac. Kalo dibiarkan terbuka, dia akan mengeras dan jika disimpan dalam kulkas akan lumer/lembek.
2. Tentukan tema beberapa hari menjelang pembuatan kue atau dekorasi. Ini penting banget supaya apa yang kita kerjakan jadi lebih terarah dan terfokus. Banyak ide bisa ditemui dalam kehidupan sehari-hari, contohnya tema dapur, tema minum teh di sore hari, anak-anak bermain di halaman, bunga, tanaman, dsb. Atau mau yang imajinatif sekalian...pokoknya liar aja dalam mencari ide. Syukur-syukur punya akses ke internet, jangan males browsing dan tanya-tanya soal ide sama mbah Google.
3. Sehari menjelang pembuatan kue, bagi-bagi fondant kemudian beri warna sesuai dengan kerangka tema yang akan kita aplikasikan. Bungkus rapat kembali (gue bungkus pake multipurpose cling film terus dimasukin ke dalam zipper bag) fondant-fondant yang belum terpakai Lalu, sebisa mungkin bikin item-item dekor seperti bunga-bunga, figure orang, pohon, dll, pada hari itu juga. Jadi pada saat hari H, kita tinggal covering kue dan menempelkan item-item yang udah kita bikin sehari sebelumnya. Ini penting banget supaya kita gak grabak grubuk *apa ya istilahnya?* di dapur saat harus nyiapin kue tapi disaat yang bersamaan harus konsentrasi juga ke fondant...kecuali kalo Anda tipe multitasking...hehehe...kalo daku mah susah, harus konsen satu-satu :). Selain itu, beberapa bentuk seperti bunga dan pita, memang lebih bagus kalo didiamkan sehari dulu, biar bentuknya mantap.
4. Yang perlu dicatat, pewarnaan fondant sama dengan pewarnaan icing. Makin lama didiamkan warnanya menjadi lebih tua loh, jadi jangan buru-buru netesin warna banyak-banyak.
5. Basicnya gak perlu tools macem-macem. Sediain aja rolling pin. Sisanya pake yang ada di rumah, seperti kuas lukis, cetakan kue kering, cutter kecil, dll, pokoknya berkreativitas dengan barang-barang di sekitar kita-lah. Gue pake tools bekas ngerjain tanah liat dan paperclay, yang kebetulan gue punya..hehehe...tapi tenang sudah disucihamakan.



6. Selalu siapkan air di mangkuk dan tepung maizena di wadah. Ini bakal jadi senjata selain tools yang kita pake. Prinsipnya, kalo fondant udah kaku basahi atau ciprati air (gak usah banyak-banyak sampe banjir) dan sebaliknya kalo fondant mulai lembek lengket-lengket di tangan, gunakan tepung maizena.
7. Taburi meja kerja dan rolling pin dengan tepung maizena kalo mau menggiling.
8. Jangan tinggalkan batita dengan fondant sendirian, kalo gak mau dibejek-bejek kerjaan kita..hwahahaha...nyaris gue! Karakter Arwen yang udah hampir slese mo digiles pake rolling pin sama si Arwen :D.
9. Terakhir...gue gak mau bikin dekor cake pake fondant untuk konsumsi sendiri, gak tega makannya bow!!!! Hwahahahaha!!

Jangan takut mencoba, ternyata it was really fun!

* * *

Finally... I touched the edible playdough aka fondant!! After 20 years of could only looking at fondant-decorated cakes inside my mom's Wilton cake books and kept my curiousity until this moment, until I finally found the blog of fondant queen, Mbak Luluk :) which only kept me more curious and curious, and tempted me to try the recipe.

I still remember when I was a kid, looking at the Wilton yearbook, a thousand questions filling in my head. "What was the thing that used as cake decoration?" "It's so smooth, what was the topping of this cake?" "It's quite unique, looked like playdough, but it's eatable playdough. I really wanted to know at that time, too bad my mother didn't know and understand what this that thing that looked like wax but eatable.

Times went by and everytime I looked at various books on cake decorating, which was imported (in the past fondant was not popular in Indonesia and not many people used it for cake), I always remember and so eager to touch it. Until now I just had a chance to get to know more about fondant.

On the warming up project, I was not confident enough to create a big decoration. I still wanted to know the character of this fondant. So I created carrot mini decor for my carrot cake. Before that I prepared myself by browsing through the internet about fondant (click here for tips and tricks) plus studying with Mbak Luluk *thanks Mbak :)* and asked questions to a cooking teacher at the Bogasari Baking Center.

When Pinot took his time off, I had a big spirit to work on fondant because he could take care of Arwen. On that day, I had prepared for the decoration theme. The most easiest inspiration ... no other than my own child :) It's an imaginary idea, Arwen was sleeping with the rainbow on the clouds.

The result was still far from perfect, but at least it paid my curiosity.

And as a beginner, I would like to share my experience (I'm not an expert, but this is the lesson that I've learned after playing around with fondant). Sorry that no recipe for today. The cake was just a blueberry sponge cake. Here are few tips and conclusion of my experience:
1. Upon buying the fondant, keep it in a closed container and put the container in room temperature or with air conditioner. If it's not closed the fondant will be getting hard and keeping it in fridge will melt the fondant.
2. Determine the theme for the cake a few days before preparing the cake or decorating the cake. This is important to get the process more focused. Lots of idea can be found in everyday living, for example, kitchen theme, afternoon tea, children are playing in the yard, flowers, plants etc. Or even the imaginative ones... be wild in looking for ideas. It's even great if you have access to the internet. Don't be lazy to browse and find ideas in Google.
3. One day before cake preparation, divide the fondant and give colours to it based on theme structure that we're going to use. Wrap the un-used fondant in a tight bag/container (I wrapped them in multipurpose cling film and put it in zipper bag). Create decoration items that you're going to use such as flowers, figure of people, trees etc, on that day. So that on the final day, we will only cover the cake and put those decoration items. This is important so that we're not going into rush at the kitchen to prepare the cake as well as concentrating to create the fondant...unless you're the type of person that could do multi-tasking.. hehehe.. I'm not that person and I have to concentrate to each task :) Besides, few shapes like flowers and ribbon are going to be perfect after set aside for a day.
4. One thing to note: fondant coloring is the same as icing coloring. The longer the time to color, it will change into more dark color. So don't be in a rush to put the color.
5. You don't need so many tools for the basic. Just prepare a rolling pin. For the rest of the tools, just use tools that you have around the house, for example glaze, cookies molding, small cutter etc. Be creative with things around us. I used tools that were used to mold the clay and paperclay, which luckily I had..hehehe.. but after a totally complete cleaning.
6. Always prepare a bowl of water and separate bowl of corn starch. This is another weapon that we need. Basically, when the fondant is getting hard and cold, sprinkle little bit of water or when the fondant starts to melt and feels sticky on your hand, use the corn starch.
7. Spread the corn starch on the table and rolling pin.
8. Don't leave the fondant with your kids. Otherwise they will destroy your work...hwahaha...that was close! I was almost done creating the character of Arwen, when she started rolling the pin into the fondant..
9. Last...I don't want to create cake decoration using the fondant if it's meant for my own. I couldn't eat it. It's such a cool thing. hahahaha...

Don't be afraid to try.. it was really fun!

7.12.2006

Cinnamony Carrot Cake



Tadinya gak kebayang, apa rasanya carrot dijadiin cake. Minum jus wortel aja, gue rada-rada males kalo gak dimix sama tomat dan jeruk. Tapi lagi-lagi rasa penasaran menyelimuti pikiran gue. Soalnya mbak Riana bilang rasanya "rruuuaarrr biasa!" apalagi dipasangin sama cream cheese frosting.

Sebener-benernya sih, gue mo nyobain resep ini juga karena punya cream cheese nganggur bakal kadaluarsa. Gue udah mati gaya mo bikin apa yang pake cream cheese. Terus terang bosen banget bikin dan makan cheese cake. Udah niat mo dihibahin ke mbak Yuli Proyekdapurku, tapi beliau baru aja beli cream cheese. Mo dibuang? Ya sayanglah!!

Selain itu, ada niat terselubung...kekekek...mo pemanasan bikin dekor pake fondant ceritanya :). Jadilah wortel-wortel mini itu gue bikin pake fondant. Hey..it was really fun!!! Asik kayak main playdough! Walopun harus juling-juling bikin miniatur wortel. Tapi karena namanya juga warming up, jadinya nyoba dikit-dikit dulu, gak ndekor full fondant. Yaaa istilahnya pengenalan karakter fondant dulu deh *ceile*.



Balik lagi ke carrot cake. Soal rasanya? Bener banget loh...gak nyangka aja rasanya seseduap dan seunik itu (aroma wortel yang berpadu dengan wangi cinnamon dan tekstur cake yang moist and dense)! Dan sepertinya memang no carrot cake is complete without that deliciously tangy cream cheese frosting! Emang bener-bener soulmate kayaknya sama si cream cheese frosting. Hhmmmm YUMMY!! Jodoh dan pas banget!!

Carrot Cake

Bahan Cake : 

250 gr Telur

300 gr gula kastor
2 gr garam
5 gr emulsifier
260 gr tepung Segitiga Biru
1 gr baking soda
1 gr baking powder
1 gr cinnamon bubuk
450 gr wortel (parut halus)
150 gr minyak

Bahan Cream Cheese Frosting (diambil dari resep dalam kemasan Philadelphia Cream Cheese) :
250 gr Philadelphia Cream Cheese
80 gr margarine
1 cup icing sugar
1 sdm perasan air jeruk lemon

Cara membuat cake :
1. Kocok telur, gula, garam hingga kental dengan speed tinggi. Masukkan emulsifier, kocok terus hingga kental dan meninggalkan jejak.
2. Ayak bahan kering, kemudian masukan kedalam adonan dengan speed rendah hingga tercampur rata.
3. Masukkan wortel parut, aduk rata.
4. Masukan minyak perlahan kedalam adonan hingga tercampur rata.
5. Tuangkan kedalam loyang bundar 20-22 m yang telah dialasi kertas.
6. Panggang dengan suhu 180ºC selama 30 - 45 menit (lakukan tes tusuk).

Cara membuat cream cheese frosting :
1. Kocok Philadelphia Cream Cheese dan margarine dengan mikser selama 4-5 menit atau hingga halus dan ringan (fluffy).
2. Tambahkan icing sugar dan air lemon, kemudian kocok lagi selama 30 detik atau sampai tercampur rata.
3. Oleskan pada Carrot Cake.

Sumber: NCC, Bogasari Baking Center Cake Baking Course

* * *

I could not imagine how carrot can be made into a cake. I don't quite like carrot juice, moreover mixing it up with tomato and orange. However, I couldn't resist to be curious. According to Mbak Riana, "it's amazingly delicious', especially when it's frosted with cream cheese."

Actually wanted to try this recipe because I had a left over of cream cheese, which will be expired soon. I don't have anymore ideas on making something with this cream cheese. It's boring to make and eat cheese cake. I planned to give it away to Mbak Yuli Proyekdapurku, but she just bought her own. Throw it into garbage? Aww it's such a waste!

Besides I also had secret passion... It's kind a warm up to create a decor using a fondant :) So I used those mini carrots to create fondant. Hey, it was really fun!! Just like play with the dough. Though my eyes was swirling around in order to create a carrot miniature. Well, it's a warming up, so it's just a little effort, not fully decorating a full fondant. Let's say it's an preliminary introduction to a fondant character *I'm such a dork :)*

Now let's get back to carroct cake. How about the taste? I'd say it's absolutely true. I'd never thought that it tastes so delicious and so unique (carrot aroma mixed with cinnamon aroma, and the cake has a moist and densed texture)! And yes, no carrot cake is complete without that deliciously tangy cream cheese frosting! It is a soulmate with the cream cheese frosting. Hmm. .. YUMMY! It's a perfect match!

Carrot Cake


Ingredients for cake :
250 gr eggs
300 gr caster sugar
2 gr salt
5 gr emulsifier
260 gr all purpose flour
1 gr baking soda
1 gr baking powder
1 gr ground cinnamon
450 gr carrot, finely grated
150 gr cooking oil

Ingredients for cream cheese frosting :
250 gr Philadelphia Cream Cheese
80 gr butter
1 cup icing sugar
1 tbs lemon zest

Direction for cake :
1. In a bowl of electric mixer, beat the eggs, icing sugar and salt on high speed. Add emulsifier, beat until fluffy.
2. Add the flour, baking powder, baking soda and ground cinnamon and beat just until incorporated on low speed.
3. With a large rubber spatula fold in the grated carrots.
4. Add the oil.
5. Bake 30 to 45 minutes in 180 C or until a toothpick inserted in the center comes out clean.

Direction for cream cheese frosting :
1. In a bowl of electric mixer, with the paddle attachment, beat the Philadelphia cream cheese and butter, on low speed, until very smooth with no lumps.
2. Gradually add the icing sugar and beat, on low speed, until fully incorporated and smooth. Beat in the lemon zest for 30 seconds.

Source : NCC, Bogasari Baking Center Cake Baking Course