11.09.2011

KBB #26 : Panettone



Waktu terima surat cinta, penasaran banget bacanya. Apa sih panettone? Terus terang belum pernah denger. Kalo gak ikutan KBB, saya gak tau kali, makanan jenis apa pula ini. Ternyata sejenis roti-rotian, tepatnya roti dari Italia. Biasanya roti jenis ini keluar pada saat menjelang natal. Mumpung udara belum terlalu dingin, mending garap rotinya sekarang-sekarang, daripada nanti susah ngembang.

Kata orang bikinnya ribet dan lama. Tapi saya enjoy kok ngerjainnya dan gak berasa ribet. Terbayar dengan rasanya yang enak banget :).

Saya puas banget dengan hasilnya. Enaakkkkkkkkkk!!!! :D. Rasanya itu campuran antara roti dan cake dengan hint wangi lemon, vanilla, susu dan roti. Pokoknya wangi banget deh. nikmat banget buat temen ngopi. Sepertinya ini bakal jadi resep favorit saya.

Panettone (traditional Italian christmas bread)
Source: The Worldwide Gourmet



Ingredients
- 1 1/2 cakes of fresh baker's yeast
- 65 ml (1/4 cup) sugar
- 6 tbsp. warm water
- 6 egg yolks
- Finely grated zest of 1 lemon
- A pinch of salt
- 500-750 ml (2-3 cups) flour
- 100 ml (6 tbsp.) diced candied peel
- 100 g (6 tbsp.) + 2 tbsp.butter
- 4 tbsp. sultanas
- 4 tbsp. currants
- 1 tsp. vanilla

Method :
1. Sprinkle 1 tbsp. granulated sugar and the yeast over the warm milk and let sit 3 minutes; mix and let rest in a warm draft-free place (e.g., a warm oven that has been turned off) until the mixture has doubled in volume, approximately 5 minutes;
2. pour the mixture into a bowl, add in the egg yolks, vanilla, lemon zest, salt and remaining sugar;
3. gradually mix in 500 ml (2 c.) of the flour by hand until a smooth consistency is attained - the dough should easily come together into a ball;
4. gradually add the butter cut into small dice and beat until the dough becomes smoother and more elastic;
5. add 125 to 250 ml (1/2 to 1 c.) more flour until the dough is firm and silky but not sticky;
6. place the ball onto a lightly floured surface. Knead the dough for approximately 10 minutes. When the dough is smooth and shiny, place into a buttered bowl; dust lightly with flour, cover with a kitchen towel and place in a warm draft-free place for about 45 minutes until doubled in volume;
7. punch down the dough firmly with your fist and flatten it out in the bowl; add the candied lemon peel, raisins and currants and knead until well distributed but without working the dough more than necessary;
8. line a large bread pan with brown paper that has been well buttered on both sides; place the dough in the pan and trace a cross on top;
9. cover with buttered paper and let rise again in a warm place for 15 minutes;
10. remove the paper from the top; brush the top with softened butter;



11.preheat the oven to 200°C (400° F);
12. place the bread pan on the middle rack of the oven and bake for 10 minutes;
reduce the oven temperature to 160° C (350° F) and continue baking for another 30 to 40 minutes, brushing again with melted butter; the bread is done when the surface is golden and crispy;
13. remove from the oven; remove the paper and let cool for 15 minutes before unmolding.







9.30.2011

KBB #25 : Pear Scones

Happy 4th birthday KBB. Gak berasa udah hampir 4 tahun join dengan klub baking ini. Banyak banget belajar dan dapet ilmu berguna dari tema-teman yang hebat-hebat. Bukan cuman belajar baking, kita juga sempet belajar foto bareng-bareng. Semoga pertemanan ini terus terjalin ya. Love you all.

Dan untuk edisi ulang tahun ini, saya memilih untuk membuat scones dengan based buah-buahan. Karena di rumah lagi banyak pear, ini karena salah beli pear, anak-anak gak terlalu suka dengan pear jenis ini, agak sepat rasanya...hihihi jadi daripada mubazir mending dibikin scones sekalian.



Pear Scones (the original recipe is Apple Scones, I changed the apples with pears)
source : joy of baking



Ingredients :
2 cups (280 grams) all purpose flour
1/3 cup (65 grams) granulated white sugar
1 1/2 teaspoons baking powder
1/4 teaspoon salt
1/2 cup (113 grams) (1 stick) unsalted butter, cold and cut into pieces
1 large egg
1/2 cup (120 ml) milk
1 teaspoon pure vanilla extract

Filling:
1 pound (454 grams) Granny Smith Apples, peeled, cored, and cut into 1 inch (2.5 cm) chunks
2 tablespoons (30 grams) granulated white sugar
1/4 teaspoon ground cinnamon

Directions :
Apple Scone Cake: Preheat oven to 350 degrees F (177 degrees C) and place rack in center of oven. Butter (or spray with a non stick vegetable spray) a 9 inch (23 cm) glass pie plate.

In a large bowl, whisk together the flour, sugar, baking powder, and salt. Cut the butter into small pieces and blend into the flour mixture with a pastry blender or two knives. The mixture should look like coarse crumbs. In a separate small bowl whisk together the egg, milk, and vanilla extract and add to the flour mixture, stirring just until the dough comes together. Do not over mix.



Transfer to a lightly floured surface and knead dough gently four or five times and then divide the dough in half. Roll or pat one half of the dough into a 9 inch (23 cm) circle and transfer to the pie plate and pat onto the bottom and up the sides of the pie plate.

In a separate bowl toss together the cut apples, sugar, cinnamon, and nuts. Spread the apples evenly over the bottom of the dough in the pie plate.

Roll the remaining dough into a 9 inch (23 cm) circle, on a lightly floured surface, and gently place the dough over the apples. With your fingers seal the edges of the top and bottom crusts. Brush the top of the dough with a little milk and sprinkle with white sugar. Cut a slit in the center of the dough to allow the steam to escape.



Bake in the preheated oven for about 35 - 45 minutes or until the pastry is nicely browned and a toothpick inserted into the center of the cake comes out clean.

Cool on a wire rack. Serve warm with a dollop of whipped cream or ice cream.

Serves 6 to 8.




7.16.2011

Our Book : Food Photography Made Easy


(photo by Irra Fachriyanthi)

Akhirnya, setelah proses panjang selama 14 bulan, terbitlah buku kami (Empat Rana : Saya, Arfi Binsted, Riana Ambarsari dan Irra Fachriyanthi), "Food Photography Made Easy". Buku yang kami kerjakan dan tulis di sela-sela kesibukan mengurus rumah, suami dan anak-anak. Kesibukan yang terkadang sering membuat kami terlalu lelah untuk berpikir karena tenaga yang sudah terkuras seharian. Berkejar-kejaran dengan waktu tidur yang tak tentu dan deadline tiap bulan untuk menyelesaikan bab demi bab. Lega sekaligus terharu rasanya akhirnya kami bisa melihat wujud buku ini di depan kami. Bagitu bahagianya, sampai saya menitikkan air mata saat melihat teman-teman sudah menerima dan membaca buku kami. Masih teringat, malam-malam saat semua sudah terlelap, saya menyelesaikan tulisan dan menyeleksi foto-foto. Kegiatan ini tak mungkin saya lakukan siang hari, karena Papin kerja dan saya harus mengurus dan mengawasi anak-anak. Butuh konsentrasi untuk menulis. Oleh sebab itu, saya selalu memilih waktu di malam hari, saat anak-anak sudah terlelap dan ada yang gantian jaga. Atau bangun sepagi mungkin, sebelum anak-anak terbangun dan siap beraktivitas.

Belum lagi tantangan waktu antar negara. Buku ini ditulis oleh saya dan Irra di Kuwait, Arfi Binsted di New Zealand dan Riana Ambarsari di Jakarta, Indonesia. Selama pengerjaan buku ini kami tak pernah bertemu. Semua komunikasi dan diskusi dilakukan lewat e-mail. Jika butuh sesuatu terburu-buru, kami harus bisa toleransi, karena yang satu masih tidur, yang lain sudah siap beraktivitas :D. Benar-benar tantangan yang harus bisa kami taklukkan.

Adalah Irra Fachriyanthi, yang mempersatukan kami untuk menulis buku ini. Perjuangannya untuk meyakinkan kami bahwa kami bisa menulis buku ini benar-benar membuat saya terharu. Beliaulah yang pusing menyatukan ketiga tulisan kami yang tentunya berbeda karakter dan dengan sabar mengumpulkan dan menyusun foto-foto yang tepat untuk keperluan tema penulisan. Dulu saya pikir ini proyek di awang-awang. Tapi lama kelamaan ternyata semua makin serius...hahaha....Apalagi melihat Arfi Binsted yang dg kesibukan seabrek, blm urusan home schooling anak-anaknya dan Riana Ambarsari yang terus semangat di sela-sela kesibukan mengajar baking, menulis buku dan mengajar fotografi, saya semakin terajak dan semangat untuk mewujudkan mimpi kami.

Mimpi untuk bisa berbagi ilmu yang kami tahu dan kami dapat dari pengalaman kami selama ini. Mimpi untuk membuat buku Food Photography di Indonesia yang konon belum ada yang menulis, apalagi yang menulis ibu-ibu semua :). Mimpi untuk membuktikan bahwa kami ibu-ibu rumah tangga juga bisa berkarya dan berguna buat orang banyak. Mimpi kami supaya teman-teman yang sangat antusias ingin belajar food photography, dapat dengan mudah belajar melalui buku.

Buku ini bukan buku resep masakan. Tapi berisi resep panduan praktis untuk yang baru belajar dan tertarik Food Photography. Panduan yang kami tulis sangat mudah diikuti karena kami tulis berdasarkan pengalaman kami yang mengerjakan semua kegiatan fotografi di rumah, dg alat sederhana dan studio odong-odong. Tanpa lampu-lampu mahal, tapi cahaya termahal di dunia, yaitu sang surya :)). Jangan harap menemukan istilah fotografi yang njelimet di buku ini. Semua kami paparkan dengan bahasa yang sederhana.

Saat-saat paling seru justru ketika lay out buku sudah jadi. Campur aduk rasanya. Merinding membaca file PDF buku kami. Revisi bolak-balik, foto-foto yang tertukar atau foto-foto yang salah, dan naskah yang terbalik-balik. Benar-benar bikin deg-deg-an, sementara pihak penerbit sudah mulai pasang ancang-ancang buku harus terbit 2 bulan lagi. Foto-foto yang kalau di Indonesia mungkin bisa dikirimkan via CD karena koneksi internet yang tak bersahabat, di sini kami share via website atau menunggu teman yg mau mudik untuk dititipkan CD berisi foto-foto kami.

Perjalanan panjang berbuah sudah, Buku Food Photography Made Easy sudah bisa ditemukan di toko buku Gramedia sejak 12 Juli 2011. Semoga ini jadi awal untuk bisa terus berkarya menelurkan buku-buku berikutnya. Semoga buku ini bisa menginspirasi orang banyak untuk melakukan kegiatan positif di waktu-waktu luangnya. Kritik, saran dan masukan sangat kami harapkan untuk kemajuan Empat Rana.

Terima kasih semua. Seluruh teman-teman Food Blogger yang banyak menginspirasi kami. Dan keluarga kecil kami yang selalu mendukung kegiatan kami.

Inilah persembahan Empat Rana. Semoga bermanfaat buat orang banyak.


7.04.2011

Coming Soon!

Yayyyy!!! Buku Home Food Photography "Food Photography Made Easy" akan segera beredar. Nantikan karya perdana kami, Empat Rana : Arfi Binsted, Riana Ambarsari, Irra Fachriyanthi dan saya Dita Wistarini, di toko buku terkemuka di kota Anda.

5.08.2011

KBB #23 : Cheesy Fun : Lemon Cheesecake



Maafkaaannnnnnnnnnn saya telat publish, karena foto sempet nyempil entah di mana, bikin pusing nyari-nyarinya. Waktu baru pertama kali baca resepnya...alamak jantung mo copot, secara bahan-bahannya ya bow, mehitawati semua. Mascarpone dan ricotta-nya itu loh. Tapi ya dibela-belain juga, karena feeling saya, ngeliat dari komposisi bahan-bahannya, cheesecake ini bakal enak banget.

(KBB) Lemon Cheesecake

Selama proses pembuatan gak ada masalah sama sekali. Waktu liat cheesecake mulai kuning keemasan di dalam oven, rasanya seneng banget dan udah kebayang ntar bakal didandanin kayak apa buat foto-foto. Di pertengahan proses pemanggangan, bagian atas loyag saya tutup dengan aluminium foil supaya matangnya merata dan bagian atas tidak cepat gosong.

Tapi hikssss terjadi kecelakaan...lah kok ya bisa lupa matiin oven pas ninggalin cheesecake ini. Baru inget pas udah mo pulang groceries shopping, kok perasaan belum matiin oven....hiyaaaaa....lemes banget rasanya. Kebayang itu mascarpone dan ricotta mahal kebuang percuma. Selama perjalanan pulang mo nangis rasanya.

Begitu sampe rumah langsung lari ke dapur. Dan bener aja kan, belum matiin oven *nangis kejer*. Buru-buru ngeluarin cheesecake dari oven dan buka lapisan aluminium foilnya....ternyata oh ternyata...phuuiiihhhhhh..... gak item-item amat dan gak gosong-gosong amat. Pertama ketolong sama tutup alu foil, kedua karena saya set di api kecil. Padahal ditinggal selama 1 jam bow!!! Alhamdulillah gak kebuang. Dan ternyata bener banget kan, cheesecake ini enak banget. Beda rasanya dari cheesecake yang pake cheese cream. Harga emang gak bohong :D

Owiyah terjadi kesalahan juga dalam pengerjaan lapisan kacang. Karena gak teliti baca resep, kacang tidak saya spread di sekeliling loyang tapi hanya di dasar loyang aja.

Lemon Cheesecake
Sumber: Successful Baking

kbb lemon cheesecake

Bahan-bahan :
Untuk 8-10 porsi
¼ cup port ----- (*sejenis wine - bisa diganti)
¼ cup orange juice
75g sultanas
150g mascarpone
400g ricotta
125g gula kastor
2 btr telur, pisahkan kuning dan putihnya
3 buah lemon, parut kulitnya
60g tepung terigu
80g manisan apricot, iris tipis

Crust:
30g mentega tawar
185g kacang2an, haluskan
8 sdt gula kastor
4 sdt dark brown sugar
½ sdt bubuk kayu manis
¼ sdt bubuk mixed spice

Panaskan oven 170C. Siapkan loyang ukuran 23cm, olesi dasar dan sisi2 loyang dengan mentega leleh. Alasi dasar loyang dengan baking paper, lalu olesi mentega leleh.

Panasi port, orange juice, dan sultanas di dalam panci selama 5 menit. Angkat dari api, tutup dan biarkan selama 15 menit.

Crust: panaskan mentega hingga leleh, masukkan kacang2an, semua gula dan rempah-rempah; aduk rata. Letakkan di dasar dan sisi loyang, tekan-tekan supaya padat dan melekat.

(KBB) Lemon cheesecake

Kocok mascarpone dan ricotta hingga lembut, lalu masukkan gula, kuning telur dan parutan kulit jeruk, lalu masukkan tepung, aduk hingga rata dan lembut. Masukkan campuran sultanas-port-orange juice dan apricots.

kbb lemon cheesecake

Kocok putih telur di dalam mangkuk yang bersih dan bebas lemak hingga soft peaks. Masukkan putih telur kocok ke dalam campuran keju. Tuang ke dalam loyang, ratakan permukaannya.

kbb lemon cheesecake

Letakkan loyang ke atas loyang oven/loyang biscuit (oven tray/baking tray), panggang selama 1 jam, atau hingga permukaan cheesecake set tengah2nya dan berwarna emas kecoklatan di sekelilingnya. Matikan oven. Biarkan cheesecake di dalam oven dengan pintu dibuka sedikit selama 50-60 menit.

Keluarkan cheesecake dari oven. Gunakan pisau tumpul secara perlahan ke sekeliling cheesecake, lalu biarkan hingga betul2 dingin. Keluarkan cheesecake dari loyang dan dinginkan dalam kulkas selama 2 jam sebelum disajikan.

Tips: olesi mentega leleh ke sekeliling loyang agak tebal sehingga crust kacang akan terbalut secara merata.


(KBB) Lemon Cheesecake

4.25.2011

(Indonesian Food) Pempek Pistel

Suatu ketika @nyonyo26 bertanya, udah pernah makan pempek pistel belum? Apa pula itu. Pempek saya taunya cuman pempek kapal selam, lenjer, kulit dan adaan (baca di sini soal macem-macem pempek)

(Indonesian Food) Pempek Pistel

Terus dia cerita kalo pempek pistel itu diisi pepaya muda dan dibentuk kayak pastel/panada. Hmmm sounds yummy!! Penasaran saya googling, dan pengen banget nyoba bikin. Udah lama banget gak bikin pempek dan pas kebetulan punya tenggiri juga. Tapi pepaya mudanya lagi gak punya. Akhirnya rencana bikin pempek pistel ketunda cukup lama sampai akhirnya saya dapet pepaya muda.

Haha...ternyata bikin pempek pistel ini makan waktu ya bok. Soalnya kan musti satu satu ngelipetin kulitnya. Akhirnya gue menyerah di pempek ke 15 dan sisanya dibikin lenjer, yang gampang :D.

Untuk resep adonan dasar pempek, saya gak mau coba-coba resep lain, udah jatuh cinta sama resep NCC. Empuk dan gak alot. Untuk isian setelah browsing ternyata ada beberapa macam resep. Pokoknya intinya pepaya muda ditumis dengan ebi bubuk. Akhirnya resep isian saya modif sendiri dengan nambahin bawang merah, sedikit cabai bubuk dan ketumbar.

Pempek
source : NCC
Bahan 1
1 kg bersih daging Ikan Tenggiri, haluskan dengan Blender
200 ml air
2 butir telur

Bahan 2
50 gram Tepung terigu
2 sendok makan garam
2 sendok teh gula pasir
4 siung bawang putih
200 ml air

Bahan 3
800 gram tepung Sagu tani + sedikit tepung Tang Mien

Cara membuat :
1. bahan 1 dicampur dan diaduk-aduk dengan jari tangan sampai
tercampur homogen. masukan kulkas, biarkan menjadi mengental
2. Bahan 2, dicampur dan didihkan dengan api kecil sambil diaduk terus
sampai mengental, dinginkan dan masukan kulkas
3. 30 menit kemudian, Campurkan adonan bahan 1 dan bahan 2, aduk
dengan jari tangan sampai tercampur rata.
4. Masukan tepung sagu kedalam campuran adonan Ikan sedikit demi
sedikit, sambil diuleni dengan ujung jari tangan.
5. Adonan masih agak terasa lengket, supaya gampang dibentuk, lumuri
tangan dengan sagu, ambil sesendok makan adonan dan bentuk bulat
panjang. atau bisa juga dijadikan pempek kapal selam.
6. Masukan pempek yang sudah dibentuk dalam air mendidih, sampai
matang (pempek akan mengapung).



Isian Pepaya Muda & Cuko

Bahan-bahan :
500 gr pepaya muda
2 sdm ebi bubuk
3 bawang merah, cincang
1 clove bawang putih, cincang
1/2 sdt merica
1/2 sdt ketumbar bubuk
garam
2 sdm minyak goreng untuk menumis

Cara membuat :
Tumis bawang putih, bawang merah dan ketumbar hingga wangi. Masukkan pepaya muda serut, ebi, merica dan garam. Masak hingga pepaya layu. Sisihkan.

(Indonesian Food) Pempek Pistel

Penyelesaian :
1. Ambil adonan pempek, gilas dan cetak seperti akan membuat panada/pastel.
2. Beri isian pepaya. Tutup dan lipat pinggir-pinggirnya (kalo saya biar cepet di sealed pake garpu aja...hahaha...pemalas)
3. Rebus pempek hingga mengapung, angkat.
4. Goreng sesaat sebelum disajikan. Hidangkan dengan cuko.

(Indonesian Food) Pempek Pistel

Cuko :
500 gr palm sugar (gula aren)
100 gr asam jawa
1 sdt ebi bubuk
2 bawang putih, cincang
1 1/2 liter air
3 sdm cuka
cabe rawit secukupnya
garam

Pas mau bikin cuko kehabisan gula jawa/gula merah. Untung dikasih temen, gula srilanka. Melihat warna dan bentuknya sepertinya menjanjikan mirip gula jawa. Warnanya lebih hitam daripada gula India (Indian Jaggery). Baunya pun lebih mirip gula jawa. Rasanya juga gak asam seperti Indian jaggery.

Srilankan Jaggery

Cara membuat cuko :
1. Campur air, asam dan gula aren dalam panci. Biarkan larut dan didihkan.
2. Masukkan bawang putih, ebi, cabe ulek dan garam. Didihkan. Angkat. Tambahkan cuka.
3. Saring dan tempatkan di wadah bersih.


(Indonesian Food) Cilok - Chewy Balls

Sejak liat Pepy posting Cilok, gue jadi pengen banget bikin. Tapi tepung tapioka lagi susah banget dicari, udah gitu lagi gak punya stok ebi juga. Sebenernya gak pake ebi juga bisa, tapi pengen nyobain aja kalo dipakein ebi.



Lumayan bisa ngobatin kangen jajanan jaman SD. Kebetulan masih punya bumbu sisa somay, jadi gak ribet bikin sausnya lagi.

Here's I copied the recipe from Pepy's blog

Cilok/Pentol
Indonesian Chewy Balls

Ingredients:
350 grams unbleach all purpose flour
250 grams arrowroot starch (can be substituted for tapioca flour or sago flour)
3 cloves garlic, roasted*
2 tablespoons ground dried shrimp (ebi)**
1 tablespoon chopped Chinese celery
kosher salt
1/2 teaspoon ground white pepper
1 tablespoon minced Chinese chives (can be substituted for green onion)
400 milliliter hot water

Methods:
In a bowl, use a spoon and mash roasted garlic until smooth. I like using roasted garlic since I don't need to grate them.

Stir in all purpose flour, ground dried shrimp, salt, ground white pepper, Chinese celery and chives. Mix well.

Add hot water. Mix well. Add in arrowroot flour and knead the mixture with your another hand.

In a big pot, heat some water (don't let the water boil, about 80 degrees C)

Scoop about 1 teaspoons, make round balls. Drop the balls in hot water. Cook until the balls are floating and continue cooking for another 10 minutes

Serve with pecel sambal or your favourite peanut sauce.

Cook's Note:
* Use fresh garlic or garlic powder to substitute
** Ground dried shrimp is optional.

(Indonesian Food) Cilok - Chewy Balls (Indonesian Food) Cilok - Chewy Balls

Sambal Kacang (Peanut Sambal)
source : also from Pepy's

400 g garlicky roasted peanuts
100 g garlicky roasted cashew nuts
150 g red cayenne pepper (reduce the amount to your liking), roasted
3 cloves roasted garlic, mash with a spoon
2 tbsp canesugar vinegar
2 tbsp salt
7 tbsp coconut sugar (gula jawa, gula merah)
500 g baked sweet potato (about 2 regular size sweet potatoes), peeled
1.5 L water

(Indonesian Food) Cilok - Chewy Balls

Methods :
1. Process peanuts and cashew nuts in a food processor until smooth (I like a bit crunchy, everyone who loves smoother texture can process a bit longer). Transfer into a bowl. Set aside.

2. Process red cayenne pepper and garlic until smooth. Add sweet potato and process again. Add ground nuts; process. Add salt, vinegar, sugar and combine again. Do a taste test, if it's perfect for your tastebuds then it's ready to serve.




4.11.2011

(Baking with Kids) Snickers Brownies

Oalah, tante Lala tetangga sebelah, ngasih segepok snickers dan kawan-kawan. Gaswat, musti diumpet-umpetin nih. Kalo krucils sampe tau, bisa gak brenti-brenti makan dan efeknya...DASYAT! Saya ulangi DASYAT! Efek sampingnya ke mereka adalah jadi gak bisa diem, pecicilan, jadi aktif banget dan ketawa-ketawa gak jelas. Persis kayak orang mabok...tapi ini mabok sweets...LOL.

Baking with kids : Snickers Brownies

Nah, daripada daripada, mending ini snickers diberdayakan aja. Yang kepikiran langsung bikin brownies. Pas masih punya LINDT nganggur juga. Tadinya pengen pake resep brownies biasanya, tapi pengen coba eksperimen resep lain. Akhirnya pilih resepnya TASTE. Sengaja pilih yang gampang gak pake mikser karena mau dikerjain bareng Arwen dan Leia.

Snickers Brownies
source : TASTE

Ingredients :
150g butter, chopped
200g dark chocolate, chopped
3/4 cup caster sugar
2 eggs, lightly beaten
1 cup plain flour, sifted
1/4 cup self-raising flour, sifted
2 x 60g Snickers chocolate bars, cut into 1cm cubes

Method :
Grease a 3cm-deep, 18cm x 28cm (base) slice pan. Line with baking paper, allowing a 2cm overhang at long ends.

Place butter, dark chocolate and sugar in a saucepan over medium heat. Cook, stirring occasionally, for 3 to 5 minutes or until chocolate has melted. Set aside for 15 minutes to cool. Preheat oven to 180°C/160°C fan-forced.

The Making of Snickers Brownies

Whisk eggs and then flours into chocolate mixture. Fold in Snickers. Pour mixture into prepared pan. Smooth top. Bake for 25 minutes or until a skewer inserted in the centre comes out with crumbs clinging. Cool in pan. Serve.

Picnik collage


The Making of Snickers Brownies

The Making of Snickers Brownies

The Making of Snickers Brownies

Notes
Variation: You could use 2 x 80g Cherry Ripe chocolate bars instead of Snickers.


The Making of Snickers Brownies

Saya masih lebih suka tekstur brownies yang biasa saya buat. Ini lebih kayak cake dan sedikit chewy karena efek snickers-nya. Next kalo bikin lagi, mau pake resep biasanya aja.

Baking with kids : Snickers Brownies


Crispy Tofu

Liat foto Crispy Tofu-nya Lidia jadi pengen banget tahu goreng. Heran, padahal cuman tahu...hahahaha. Tadinya mo bikin tahu brontak tapi lagi gak sanggup bikin isinya segala, akhirnya tahunya dikaryakan buat Crispy Tofu ala Lidia. Gue skip dipping sauce-nya. Tahunya dimakan pake saos sambal campur mayonaise...yummy!

Crispy Tofu

Crispy Tofu with dipping sauce

Recipe from Lidia Sianturi

Ingredients :
1-2 square firm tofu (this time I used traditional tofu but found out it's too watery/moist and hard to dry out)
plain flour + seasoning + pepper --> mix well (I used: coriander powder, salt, garlic powder, no pepper since my J doesnt like pepper)
beaten egg
bread crumbs (I used panko)
frying oil

Directions :
1. cut the 1 square tofu into 4 pieces and let it dry (I tapped it with paper towel)
2. dip in the flour then egg lastly bread crumb
3. fry until golden brown

Ingredients for dipping sauce :
1-2 cloves garlic (chopped)
2 cm of ginger (chopped)
water
1tsp rice wine
2 tbsp oyster sauce
2 tsp sugar
1tsp sesame oil
2 tbsp light soy sauce

Directions :
1. saute the garlic and ginger until smell, add bit water
2. continue add the ingredients
3. cook until boiling.

Martabak Telur Roti Paratha

Yang bikin males bikin martabak telur itu bikin kulitnya. Padahal sebenernya gak susah susah amat juga. Cuman males ngebayangin stepnya, belum lagi musti bikin isinya juga. Jalan pintas biasanya pake kulit lumpia. Tapi menurut saya kurang pas, lain lah teksturnya. Terlalu crunchy!

martabak telur

Nah terus waktu itu Pepy IndonesiaEats bilang, coba deh bikin martabaknya pake roti paratha. "Teksturnya lebih pas,"katanya. Saya penasaran banget pengen nyoba, secara di sini paratha kan ngamprah dan murah. Dan bener aja, menurut saya memang lebih pas....ah senangnya bisa mengobati kangen makan martabak telur dengan cara semi instan dan enak pulak. Thanks ya Pep.

Martabak Telur
Ingredients :
10 roti paratha
ground beef & vegetables filling

ground beef and vegetables filling :
5 tbs oil
4 cloves garlic, thinly sliced
1/2 kg minced or ground beef
2 medium-sized shallots, minced
1 medium-sized onion, halved and sliced
1/2 tbs curry powder
eggs (depends on how many roti paratha you use. 1 egg for 1 roti paratha)
1 stalk green onion, finely sliced
Salt and white pepper to taste

Directions :
1. Heat the oil and sauté garlic and shallots for a few seconds.
2. Add ground beef and stir fry over medium high heat until the meat changes color. 3. Add onion, continue stir frying for another 2 minutes.
4. Then add curry powder, mix well and cook another 3 minutes. Set aside to cool.

Martabak Telur

Don't forget to thaw paratha before using. Peel the plastic wrap of the pastry. Put the pastry on lightly floured surface. Roll it until thin.

Meanwhile, heat a large frying pan with 2 tbs oil. Prepare the filling in a small bowl, add 1 egg, 3-4 tbs ground beef & vegetables filling and green onion. Season with salt & pepper. Beat lightly.

And to finish it up,
1. when the pan is hot, put the thin circle pastry dough at the middle of the pan, and fill the center of the dough with the mixture filling. Spread it to side lightly, then fold in the sides and ends to completely enclose the filling envelope fashion.



2. Fry on the pan until golden brown on one side, turn and fry the other side. Cut into pieces and serve, if desired, with Vegetables pickles and sliced chilies.

martabak telur


4.10.2011

Kepiting Saus Padang (Chili Crab)

Chili Crab (Kepiting Saus Padang)

Di rumah yang doyan banget sama kepiting cuman saya. Si Papin, suka tapi gak suka suka amat *nah loh*. Jadinya suka males masak kepiting, karena nantinya yang makan saya aja. Ini karena udah gak tahan banget pengen makan kepiting saus padang, akhirnya saya nekad beli, bodo deh tuh saya abisin sendiri :D.

Bikinnya gak susah kok. Gak sesangar namanya yang bawa-bawa embel-embel saus padang, jadi kesannya ribet banget. Padahal bumbunya simpel banget.

Kepiting Saus Padang (Indonesian Style Chili Crab)

Ingredients :
1 kg crabs
4 cloves garlic, thinly sliced
4 ginger, thinly sliced
garlic, coarsely chopped
red onion, coarsely chopped
onion, coarsely chopped
chilies, sliced
ginger, coarsely chopped
3 tbs oyster sauce
2 tbs fish sauce
1 cup water
5 tbs tomato sauce
8 tbs chili sauce
1 Egg, beaten
1 tsp corn flour
salt, pepper and black pepper to taste



Directions :
1. Bring water to boil, add garlic, ginger and crabs. Cook for 30 minutes until the crabs turns red. Let it cool. Cut the crabs as you like. Set aside.
2. Heat cooking oil, saute garlic, onion, red onion and ginger until fragrant. Add the crabs.
3. Mix it with oyster sauce, fish sauce, sliced chilies, tomato sauce, 1/2 cup of water and chili sauce. Season with salt, pepper/black pepper.
4. Add beaten egg, mix thoroughly.
5. Mix 1/2 cup of water with 1 tsp of corn flour. Pour it to the cooked crab and let it stand for couple of minutes, then remove from heat.
6. Serve with warm rice.


4.02.2011

(repost) Sup Buntut Panggang

Dulu udah pernah post resep ini di sini. Tapi berhubung blognya mama Anne pindah-pindahan, akhirnya link resepnya ilang. Makanya saya post ulang lagi, fotonya juga jadul bener :D. Karena banyak yang minta resepnya juga daripada bolak-balik ngirim lewat e-mail dan inbox FB, makanya saya repost.

Ini resep yang selalu saya pake kalo bikin sop buntut goreng...panggang sih tepatnya. Aslinya saya dapet dari Anne Vijaya tapi terus saya modifikasi. Andalan banget loh! Beneran deh! Enak banget. Lebay? Nggakkkk!!! Coba tanya yang udah pernah nyobain :D

[Indonesian Food] Grilled Oxtail Soup

Bikinnya gampang tapi memang bahannya agak banyak, keliatannya ribet tapi sebenernya tinggal cemplang-cemplung bahan.

Sup Buntut Panggang
sumber : Anne Vijaya dengan modifikasi dari saya

[Indonesian Food] Beef Oxtail Soup

Bahan-bahan Sup :
1 kg Buntut potong
Bawang putih (takarannya suka-suka,karena saya penggemar garlic jadi sering pake banyak)
1 buah biji pala, geprek
sepotong jahe, geprek
1 batang kayu manis
6 bh cengkih
garam, merica
lada hitam bubuk
daun bawang
1/2 bawang bombai utuh
wortel
kentang

Cara membuat :
1. Rebus buntut sampai empuk, kalo punya pressure cooker ena banget, 1 jam juga empuk. Kalo ngerebus manual, selamet yeeeee....bisa nunggu berjam-jam...hahaha
2. Masukkan semua bumbu : bawang putih, jahe, biji pala, kayu manis cengkeh.
3. Masukkan juga 1 batang daun bawang, 1/2 bawang bombai utuh, 1/2 kentang utuh dan 1 buah wortel utuh (ini cuman buat bikin kaldu sayur, jadi nanti kalo udah selesai masak, tinggal dibuang). Lalu bumbui dengan garam, merica dan lada hitam secukupnya.
4. Kalo buntut sudah empuk, angkat, sisihkan. Selesaikan membuat sup. Masukkan potongan wortel dan kentang, juga daun bawang yang sudah dirajang halus.
5. Matikan api kompor jika wortel dan kentang sudah empuk.

Bahan-bahan untuk buntut panggang :
1 stick butter
Bawang putih, geprek
Bawang bombai, potong-potong memanjang
Saus Tiram
Kecap Manis
Saus Tomat
Lada hitam bubuk
Garam, merica

Cara membuat buntut panggang :
1. Panaskan oven 180˙C. Buntut yang sudah direbus tadi taruh di dalam tray panggangan yang sudah dilapisi aluminium foil.
2. Lumuri buntut dengan bawang putih, butter, potongan bawang bombai, saus tiram, kecap manis, saus tomat, garam merica secukupnya dan taburi dengan lada hitam yang banyak...YUMMY!!
3. Panggang selama 30-60 menit.
4. Keluarkan dari oven, buntut panggang siap disajikan dengan kuah sup.

[Indonesian Food] Grilled Oxtail Soup

3.31.2011

Cherry Drop Chocolate Mint Brownies

Brownies ini andalan banget. Waktu baru pertama kali bikin untuk camilan manis di ulangtahun Arwen, banyak banget yang suka. Sampe-sampe ada yang request minta dibikinin abis itu. Akhirnya saya beberapa kali bikin pesenan temen-temen.

Morning coffee

Makasih ya jeng R buat resepnya. Suka banget deh. Daripada lupa-lupa terus, resepnya saya copas simpen sini ya.

Untuk fillingnya, selain manisan cherry, kadang saya kombinasi dengan kacang-kacangan. Buat saya resep ini agak kemanisan, makanya gulanya sering saya kurangin jadi cuman 280gr dan gak pake chocolate chips biar gak kemanisan.

CHERRY DROP BROWNIES
modified by Rachmah Setyawati
source : Buku BROWNIES by Ambarini

Bahan :
200 gr Mentega tawar
200 gr DCC ---- (Rachmah pakai semuanya dgn Lindt Chocolate rasa Mint), lelehkan kedua bahan diatas, sisihkan.
4 butir ayam utuh
sedikit vanilli ekstrak
320 gr Gula Pasir Agak Halus (Gula pasir biasa diblender sebentar)
160 gr Tepung Terigu
15 gr Susu Bubuk
50 gr Chocolate Bubuk

satu genggam choco chips rasa mint
beberapa buah manisan cherry merah

Cara membuat :
1. Kocok telur + gula pasir+vanili ekstrak, hingga gula larut mengembang (jangan terlalu kental sekali),
2. masukkan mentega dan coklat cair, kocok dgn speed rendah asal tercampur rata aja,
3. setelah itu masukkan bahan kering (tepung, susu dan coklat bubuk diayak). Aduk merata,
4. masukkan choco chips, aduk lagi.
5. Panaskan oven sekitar 160derajat celcius , masukkan adonan ke dalam paper cup cakes, tuang 3/4 penuh, masing-masing cup cakes beri satu buah manisan cherry merah tanpa tangkai. Atau pakai loyang brownies ukuran 10X26X4cm = 2bh atau bisa masuk ke dlm loyang uk. 24X24X4cm. Panggang hingga brownies matang.




3.27.2011

Bolu Kukus (anti gagal)



Bikin Bolu Kukus? Mari menarik nafas panjang. Agak kapok sebenernya, karena ratusan kali bikin *lebay*, selalu berakhir di tong sampah, bolkusnya gak mau ngakak. Segala resep dicoba. Dari yang pake soda, pake susu doang, dll. Gak satupun berhasil.

Kali ini tergoda, waktu liat bolkus gula merahnya mbak Besta, di FB, yang ternyata pake resepnya Widya. Biasanya nih kalo ada resep yang lagi dihebohin ibu-ibu, pasti ada apa-apanya. Entah gampang, entah enak banget atau simple banget.

Pas baca resepnya, ternyata simple banget, bikinnya pun bisa gak pake mikser. Gak boros telur pulak. Nah, karena ini percobaan pertama dan takut gagal lagi, saya coba gak pake gula merah dulu. Gula merah barang mewah bok di sini, daripada nangis gerung-gerung, stok gula merah kebuang percuma, mending eksperimen pake rasa lain aja. Cairan gula merah saya substitusi dengan susu cair plus gula pasir.

Bolu Kukus Gula Merah
sumber : Widya Wijanarti

Bahan-bahan :
1 sdt baking Powder
1 butir telur
250 gr gula merah (dita - saya gak pake gula merah, gantinya 125 ml susu cair plus 6 sdt gula pasir)
125 ml air (dita - gak pake, karena udah diganti susu cair)
250 gr tepung terigu
1 sdt pasta vanila (dita - saya ganti dengan pasta panda dan pasta durian)
50 gr margarine, cairkan (dita - saya pakai butter)

Cara membuat :
1. Cairkan gula merah dengan 125ml air, saring (saya skip step ini)
2. Cairkan mentega, dinginkan
3. Kocok telur dengan baking powder, sampai tercampur rata, gak perlu sampe mengembang banget.
4. Masukkan terigu bergantian denga susu.
5. Kemudian masukkan pasta.
6. Terakhir masukkan mentega, aduk rata.
7. Masukkan dalam wadah bolu kukus.
8. Kukus selama 20 menit dalam dandang/kukusan yang sudah beruap banyak (ini penting ya, musti panas banget). Angkat.

Batch pertama bikin rasa pandan. Begitu 20 menit berlalu dan saatnya membuka tutup dandang...jeng jeng jeng!!!!!!

Takjub!!!!! Bolu Kukus gue ngakak!!!!!!!! Rasanya pengen teriak-teriak! *langsung sujud sukur* Gimana gak seneng, ratusan kali bikin, ratusan bok, ratusan *kayak wafer aja* *edisi lebay nih* gak pernah berhasil. Lah ini yang resepnya gak neko-neko, langsung mekar! Wohooo *masih joget-joget nih*...makasih banyak loh jeng Widya.



Ngeliat batch 1 sakseis, langsung kalap pengen bikin rasa lain. Aha! Kan punya pasta duren. Lucu nih kayaknya bikin bolu kukus duren. Pengennya sih bikin bolu kukus green tea juga, tapi apa daya, persedian tepung tipis, kayaknya cuma cukup buat bikin sekali lagi. Penasaran? Coba deh. Kayaknya sih resepnya anti gagal nih. Inget-inget aja kukusan yang panas banget itu kuncinya. Tandanya uapnya banyak. Terus sekali ngukus jangan banyak-banyak ya, biar panasnya rata dan maksimal. Dan supaya air gak netes ke adonan, sebelum ditutup, saya lapisi dulu dengan lap dapur.

Owiyah, 1 resep ini jadinya cuman 8-9 cup.