1.14.2007

Aroma Sedap dari Dapur Maya



Memasak selain merupakan kebutuhan juga merupakan kegiatan yang menyenangkan. Bahkan sekarang banyak muncul klub-klub masak dan memiliki prestise tersendiri. Kalau dulu memasak identik dengan "si mbok" atau ibu-ibu paruh baya, sekarang lihat sendiri...ibu-ibu muda bahkan wanita muda yang belum menikah tak segan turun ke dapur.



Fenomena ini tampaknya berkembang sejalan dengan makin mudahnya masyarakat mengakses internet dan kebutuhan akan memasak sendiri, yang sudah memasuki fase merupakan "gaya hidup." Coba saja "googling" di internet tentang sebuah topik masakan, ribuan topik akan bermunculan, dari mulai resep, sekolah kuliner sampai blog-blog tentang masak. Kalau dulu saya harus menelpon atau menghubungi ibu saya hanya untuk mendapatkan sebuah resep, kini hanya tinggal dengan sebuah "klik", ratusan bahkan ribuan resep dengan berbagai variasinya akan muncul di layar monitor. Mulai dari resep sayur lodeh sampe chicken cordon bleu ada di sini lengkap dengan step by step cara membuatnya. Favorit saya adalah sebuah situs pribadi milik Riri dan Belanga, yang cukup lengkap dan sistematis menyajikan aneka resep menu makanan, dari sambal, makanan kecil, hidangan penutup hingga makanan berat.

Tak hanya sampai di situ, klub-klub masak dan mailing list masak lokal pun bermunculan untuk mengakomodasi hobi memasak seseorang, sebut saja Natural Cooking Club, Dapur Bunda dan Belajar Memasak. Semua orang bebas bergabung, tak terkecuali saya yang tak pandai memasak. Justru dari sinilah, saya dapat belajar dan bertukar informasi dengan anggota lainnya bahkan dengan para pakar dan suhu kuliner. Seperti yang dilakukan Budi, seorang pakar boga, yang tak segan berbagi ilmu kuliner dan boga pada yang membutuhkan, dan siap menjawab keingintahuan kita, melalui blognya. Pertukaran ilmu tak hanya dilakukan di dunia maya. Secara berkala sering diadakan pula kursus memasak atau membuat kue. Tempatnya bisa di salah satu rumah anggota, di toko bahan kue, gedung pertemuan bahkan hotel bintang lima.

Dari sinilah kemudian bermunculan blog/situs pribadi yang mengusung topik masak-memasak/resep atau biasa dikenal dengan Food Blog (Foodlog). Tak sulit bagi saya untuk dapat mengetahui resep andalan keluarga seseorang. Dan tentunya cerita seru dibalik resep yang ada. Ibu-ibu sekarang, tidak lagi hanya berkutat dalam kepulan hawa dapur yang panas, tapi juga tak gagap teknologi. Canggih yah? Untuk bisa membuat blog setidaknya kita perlu memahami bahasa-bahasa sederhana HTML, bisa mengoperasikan kamera digital, bahkan kamera video (untuk membuat video blog), menguasai teknik fotografi sederhana dan menguasai photoshop secara garis besar. Ya...
Inilah yang terjadi ketika kesibukan di dapur bertaut dengan kemampuan yang melek teknologi.

Melalui blog, mereka termasuk saya "memamerkan" hasil karya di dapur. Tak pelak keinginan untuk memamerkan karya food photography yang apik juga ikut muncul. Coba perhatikan foto-foto kuliner karya Riana dan Eliza. Atau Cupcakeblog, Chubby Hubby dan The Food Palate. Cantik bukan? Ajang pajang karya di blog juga dapat terus mengasah rasa percaya diri dan kecintaan pada dunia kuliner. Kemudian saling bertukar komentar dengan pengunjung blog dan akhirnya menjalin tali pertemanan. Tak tanggung-tanggung, saya bisa mendapatkan teman yang tinggal di belahan dunia lain. Bahkan saling menghantarkan "hasil karya" ke rumah teman-teman masing-masing.

Banyak pula yang menjadikan blog sebagai ajang promosi kepandaian seseorang membuat kue atau memasak. Kita bisa memesan kue melalui blog. Tengok saja yang dilakukan Yuli, melalui Proyekdapurku, ia menerima pesenan cupcakes untuk berbagai acara. Ada pula Peni dengan Cake miracle-nya yang bisa menghadirkan cake-cake cantik untuk acara spesial kita. Luluk dengan cap Mamalehe-nya yang spesialis bermain dengan fondant untuk dekorasi cake. Atau Nonon melalui Dapurnya yang mungil, mulai memberanikan diri mengeluarkan label sendiri mengambil nama buah hatinya, Anaya. Dan masih banyak lagi contoh lainnya.

Seperti candu, banyak yang tadinya tak terlalu cinta dunia masak, kemudian malah terjangkiti virus kuliner. Timbul rasa ingin terus "menaklukkan" resep-resep baru. Dan semakin rajin mengikuti kursus-kursus memasak. Belum lagi tawaran kursus yang makin marak di internet. Seperti teman saya, Anne, seorang wanita karir yang memilih berhenti bekerja kemudian menjadi ibu rumah tangga, sangat tergila-gila pada kursus. Ia memang menikmati keikutsertaannya berkelana dari satu kursus dan kursus lainnya. Hasilnya tentu saja tak mengecewakan. Pada hari ulangtahun suami dan anaknya, Jasmine, ia menyiapkan sendiri cake cantik dan semua keperluan goodie bags-nya. Tentunya pujian dari orang sekitar makin menambah rasa percaya diri dan menguatkan nyalinya untuk menerima pesanan kue, dan menghadirkan masakan bak racikan chef hotel bintang lima.

Perkembangan Foodlog tak hanya sampai di sini saja. Kemampuan mengoperasikan kamera video dan editing memunculkan Foodlog yang Vlog, maksudnya Food Blog dengan Video Blog. Jadi Food Blog tidak hanya terdiri dari gambar visual saja tapi juga menggambarkannya secara audio visual. Pernah mampir ke Crashtestkitchen milik Waz dan Lenny, pasangan suami istri dari Inggris yang dinobatkan sebagai Person of the Year 2006 oleh majalah Time? Mereka melakukan inovasi Foodlog melalui genre video blog. Kegiatan mereka di dapur diabadikan dalam bentuk video dan dapat disaksikan jutaan pasang mata di seluruh penjuru dunia. Saya sendiri pernah melakukannya (silahkan klik di sini), tapi belum cukup percaya diri untuk membuat video-video kuliner berikutnya, mengingat ketrampilan memasak saya yang masih bersifat pemula.

Beralih ke manajemen resep. Masih segar dalam ingatan saya, bagaimana ibu saya menyimpan resep-resep peninggalan Eyang saya dalam bentuk buku dan tulisan tangan. Sekarang buku itu sudah berwarna kuning, kumal dan terlihat noda-noda minyak di sana-sini. Bahkan ada beberapa halaman yang sudah robek, lapuk dimakan usia. Thanks to technology, sekarang saya mem-file-kan resep-resep saya dengan bantuan software-software kuliner yang saya dapatkan dari internet (silahkan "googling"). Sebut saja Organized Gourmet. Dengan software ini, resep-resep saya tersimpan rapi lengkap dengan keywords yang memudahkan saya dalam pencarian resep. Ada juga fitur shopping list yang membantu saya mengecek bahan masak yang sudah habis dan tidak tersedia di dapur.

Jaman sudah berubah, masuk dapur tak perlu malu, tapi merupakan bagian dari gaya hidup. Punya Food Blog dan bisa masak menghadirkan kebanggaan tersendiri. Hawa dapur berhembus, aroma sedap masakan menerbitkan liur lewat dapur-dapur maya.

1.08.2007

Udang Saus Mayo



Gampang bikinnya, nikmat rasanya...nih dia Udang goreng saus mayonaise! Udah lama punya resepnya, tapi baru kelakon nyobain sekarang. Hmmm...kriuk kriuk YUMMY berpadu dengan mayonaise nan gurih dan segarnya jeruk nipis.
Papin doyan banget nih!




Udang Saus Mayonaise


Bahan :
250 gr udang besar, buang kepala, sisakan buntutnya, belah punggung tidak putus
150 gr tepung sagu
1 btr putih telur
100 gr wijen, sangrai sebentar
1/2 sdt kaldu bubuk
1/2 sdt merica bubuk
garam secukupnya
400 gr minyak untuk menggoreng

Saus Mayonaise :
150 gr mayonaise siap pakai
5 sdm susu kental manis (gue pake madu)
2 sdt air jeruk lemon (gue pake jeruk nipis)

Cara Membuat :
1. Cuci bersih udang, rendam dengan bumbu-bumbu, biarkan 10 menit hingga bumbu meresap.
2. Celupkan udang ke putih telur, lalu gulingkan ke tepung sagu satu per satu hingga udang habis.
3. Panaskan minyak, goreng udang hingga matang dan bewarna kuning kecokelatan, angkat, sisihkan.
4. Campur mayonaise, susu kental manis (madu) dan air jeruk lemon (jeruk nipis), aduk rata.
5. Campur udang goreng dengan mayonaise, aduk rata, taburi dengan wijen.
6. Sajikan dengan saus sambal.


Sumber : NCC - Bonus Kartini edisi 2131 dengan tema Hidangan Hau Tse untuk Pesta Imlek (Hau Tse artinya enak sekali)

1.06.2007

Banana Cake



Pulang dari Purwokerto dibawain pisang raja banyak banget. Akhirnya dibikin cake aja. Resep yang gue coba ini, menghasilkan cake yang teksturnya kayak muffin. Gue tambahin kayumanis dan pala bubuk, sehingga menjadikan cake ini wangi rempah.


Banana Cake

Bahan :
125 gr mentega
1/2 cup gula caster (gue pake brown sugar)
2 btr telur
1 sdt essens vanilli
(tambahan gue sendiri : 1/2 sdt pala bubuk)
(tambahan gue sendiri : 1/2 sdt kayumanis bubuk)
4 bh pisang ukuran sedang, haluskan
(tambahan gue sendiri : 1/2 cup walnut cincang)
1 sdt soda kue
1/2 cup susu (gue pake krim kental)
2 cups tepung terigu self-raising (gue pake tepung terigu ditambah 1 sdt baking powder)

Topping (tambahan gue sendiri) :
2 sdm selai hazelnut
2 sdm mentega unsalted
kocok hingga rata

Cara Membuat :
1. Panaskan oven pada suhu 180 derajat celcius. Oles loyang bundar 20 cm dengan mentega kemudian lapisi alas dan sisinya dengan kertas minyak.
2. Kocok mentega dan gula hingga ringan. Tambahkan telur satu per satu, kocok rata setiap penambahan. Tuang essens, (serta pala bubuk dan kayumanis bubuk) , pisang (dan walnut cincang), kocok rata.
3. Larutkan soda dalam susu (krim kental). Dengan sendok logam, campur terigu ke dalam adonan bergantian dengan susu (krim). Aduk semua bahan hingga rata dan lembut. Tuang ke dalam loyang, ratakan. Panggang 1 jam hingga matang.
4. Sajikan dengan topping hazelnut.

Sumber : Essensial Klasik Cake dari Periplus

1.04.2007

Sop Iga ala Yummy



Musim hujan gini, enaknya makan yan berkuah-kuah...hmmm seger. Sop iga ini, gampang banget cara bikinnya (sambil merem jugak bisa), bumbunya pun sederhana tapi dijamin endang bambang gulinggulindang :) *narsis dikit sama masakan sendiri*. Tapi maaf ya, resep yang gue share ini takerannya agak ngaco istilahnya :).



Sop Iga ala Yummy

Bahan :
1 liter air
8 potong iga sapi
4 siung bawang putih
garam secukupnya
gula secukupnya
merica secukupnya
cengkeh secukupnya
kayumanis bubuk, seujung sendok kecil
pala bubuk, seujung sendok kecil
2 bh kentang, potong dadu
1 bh wortel ukuran besar, potong-potong
daun bawang, potong-potong
bawang goreng

Cara Membuat :
1. Rebus iga sampai empuk bersama bawang putih yang sudah digeprek (apa ya bahasa Indonesianya..hehehe).
2. Masukkan bumbu-bumbu.
3. Biarkan mendidih, kemudian masukkan kentang dan wortel.
4. Sesaat sebelum api dimatikan masukkan potongan daun bawang.
5. Sajikan dengan taburan bawang goreng dan irisan tomat.

12.24.2006

Colourful Cookies



Postingan frosting-nya diinterupt dulu yah. Jeng Titien, ini resep kupersembahkan buat dikau :). Ndilalah kok pas dirimu minta resepnya, pas aku lagi mo bikin...yo wis jadi sekalian aja yah lewat blog.

Emang lucu banget buat isian goodie bag si kecil, soalnya warna-warni gitu. Apalagi kalo telaten ngehiasnya, pasti jadinya bagus-bagus deh.




Kue Tulang

Bahan :
300 gr mentega
100 gr gula halus
4 btr kuning telur
500 gr tepung terigu
1 sdm maizena
1 sdt vanili

Bahan Royal Icing :
1 btr putih telur
250 gr gula bubuk/gula icing
1-2 sdt air jeruk lemon/jeruk nipis (gue pake cuka)

Cara membuat :
1. Mentega dan gula halus dikocok sampai lembut, masukkan kuning telur, kocok lagi sampai tercampur rata, masukkan terigu, maizena dan vanili, aduk rata.
2. Gilas dan cetak adonan kue sesuai keinginan.
3. Panggang dalam oven yang telah dipanaskan 160 derajat C hingga matang dan berwarna kuning keemasan.
4. Keluarkan dari oven, dinginkan.

Cara membuat Royal Icing :
1. Kocok putih telur hingga kaku.
2. Masukkan gula, kocok terus hingga rata. Masukkan air lemon, kocok hingga rata.
3. Siap untuk mewarnai.

Penyelesaian :
Setelah kue selesai dihias. Panggang kembali kue dengan suhu 150 derajat C selama 15 menit (gue hanya memanggang selama 10 menit, itu aja udah agak kecoklatan) untuk mematikan mikroba dalam putih telur serta mempercepat proses pengeringan icing.

Tips :
1. Karena royal icing cepat kering, jangan biarkan dalam wadah terbuka. Bagi-bagi icing yang sudah diwarnai dalam plastik-plastik segitiga, kemudian ikat rapat, ketika akan digunakan baru gunting ujungnya.
2. Menggunting ujung plastik segitiga gak usah terlalu banyak, dikit aja, supaya icing yang keluar gak mbleber-mbleber.
3. Sebenernya paling enak pake cetakan kue yang gede-gede, supaya pada saat menghias gak terlalu njelimet.

Sumber : "18 Cake & Cookies Favorit"-NCC

12.10.2006

Frosting : Coffee Cream and Almond



Resep yang ini mah akal-akalan gue sendiri. Tapi hasilnya enak loh, apalagi buat yang doyan kopi.

Coffee Cream and Almond

Bahan :
125 gr unsalted butter
1/2 cup icing sugar
2 sdt kopi bubuk
2 sdt air mendidih, campur dengan kopi bubuk
Kacang Almond secukupnya, cincang kasar


Cara Membuat :
1. Campur semua bahan dalam wadah, kecuali almond. Aduk rata dengan menggunakan whisk.
2. Oleskan pada permukaan kue, kemudian taburi atasnya dengan almond cincang.

Note : kalo doyan banget kopi, takarannya bisa ditambah.

12.03.2006

Frosting : Chocolate Ganache



Kalo ini resep standart, sederhana tapi rasanya rich dan nyoklat banget. Bikinnya juga gampang.

Chocolate Ganache

Bahan :
250 gr Dark Cooking Chocolate (DCC)
250 ml Cream

Cara Membuat :
1. Cairkan DCC kemudian campur dengan cream. Aduk sampai rata.

Tips :
Jangan lupa mencairkan coklatnya jangan langsung di atas api panas yah. Siapkan dua wadah. Wadah yang lebih kecil isi dengan air kemudian taruh wadah yang lebih besar di atas wadah kecil tadi. Lalu masak di atas api. Perhatikan juga, jangan sampai uapnya mengenai adonan coklat, karena bisa menyebabkan coklat menjadi tidak mulus.

11.26.2006

Frosting : Chocolate Cream Cheese



Rasanya kurang lengkap kalo bikin cake tanpa dikasih frosting atau topping. Belakangan ini gue lagi seneng coba-coba aneka frosting buat orderan cupcake. Berhubung cupcake sangat sederhana, rada susah dikasih filling, makanya harus puter otak untuk cari macem-macem resep frosting atau topping. Inspirasinya kebanyakan dari Diana's Desserts. Yang akan gue share kali ini adalah resep frosting Chocolate Cream Cheese.

Chocolate Cream Cheese Frosting

Ingredients:
8 ounces cream cheese, at room temperature
8 tablespoons (1 stick/4 oz/113g) butter, at room temperature
1/2 cup unsweetened cocoa powder
1 teaspoon pure almond extract or pure vanilla extract
4 cups confectioners' sugar, sifted

Instructions:
1. Place the cream cheese and butter in a large mixing bowl. Blend with an electric mixer on low speed until combined, 30 seconds. Stop the machine. Add the cocoa powder, extract, and confectioners' sugar and blend with the mixer on low speed until the ingredients are moistened, 30 seconds. Increase the speed to medium and beat until the frosting is fluffy, 2 minutes more.

2. Use at once to frost the top and sides of the cake of your choice or cover and keep refrigerated.

Makes 4 cups frosting (enough to frost a 2 or 3 layer cake).

PS : setelah adonan frosting jadi, gue tambahin graham crumble...enak deh, jadi ada rasa remah-remah cookies-nya

Source : Diana's Desserts

Pastamania : Lasagna



Bertahun-tahun cuman makan lasagna bikinan orang. Akhirnya nyoba bikin sendiri. Hasilnya gak mengecewakan, setidaknya menurut lidah gue dan Pinot. Cihuuyyy!! Jadi ketagihan!



Lasagna

Bahan :
6 lembar lasagna direbus di air mendidih yg sudah diberi 2 sdm mentega + garam

Saus Merah :
2 sdm mentega
1 bh bawang Bombay, potong kotak-kotak kecil
2 bh bawang putih, haluskan
500 gr daging sapi cincang
4 bh tomat merah, buang bijinya, potong kotak-kotak kecil
1 kaleng kecil pasta tomat delmonte
1 sdt oregano
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt pala bubuk
1/2 sdt bubuk itali
1 sdt gula pasir secukupnya
1 sdt garam secukupnya
air kaldu secukupnya
royco secukupnya (gue gak pake)

Saus Putih :
2 sdm mentega
2 sdm tepung terigu
250 ml susu cair
250 ml whipped cream
25 grm keju Cheddar parut
25 grm keju edam (gue gak pake)
1 sdt oregano
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt pala bubuk
1/2 sdt bubuk itali
1 sdt garam
1 sdt gula pasir secukupnya
chiken stock secukupnya (gue gak pake)

Taburan :
100 g keju Cheddar parut

Cara Membuat :
Saus merah :
1. Panaskan mentega hingga leleh. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga layu.
2. Masukkan daging cincang. Aduk hingga berubah warna.
3. Tambahkan irisan tomat, tomat pasta, dan bumbu. Aduk dan masak hingga daging matang dgn api kecil, dan sampai keluar air. Apabila belum matang air dagingnya sudah kering, beri tambahan air kaldu sedikit. Tunggu sampai matang. Angkat.

Saus Putih :
1. Masukkan terigu sedikit demi sedikit ke dalam susu.. sampai agak kental..
2. Panaskan mentega hingga leleh.
3. Lalu masukkan campuran terigu n susu pelan-pelan agak tidak menggumpal masukkan sisa terigu terigu, aduk hingga rata.
4. Tuangi sisa susu sedikit-sedikit sambil aduk-aduk hingga kental.
5. Masukkan bumbu, aduk hingga kental. Angkat.

Penyelesaian :
1. Siapkan pinggan tahan panas, olesi dgn mentega.
2. Susun berturut-turut: lasagna, saus merah, saus putih, bahan taburan (keju Cheddar parut).
3. Ulangi menyusun bahan seperti ini hingga bahan habis, saus putih paling atas.
4. Taburi keju.
5. Panggang dalam oven panas 160 C selama 35 menit hingga agak kecokelatan.
6. Angkat, sajikan hangat.

Sumber : Rini NCC

11.01.2006

Strawberry Cake for Special Girl



Buat ulangtahun ke-2 one of our fairies, Arwen, Mamin gak sempet bikin kue macem-macem. Karena adek Leia masih butuh perhatian ekstra. Cita-citanya pengen bikinin Arwen, cake dengan dekorasi ala CARS dan si Lightning McQueen (tokoh favoritnya) nangkring di atas cake. Tapi apa boleh buat...gak sempet. Akhirnya Mamin bikinin aja Strawberry (buah favorit Arwen) Cake dengan filling menggunakan cacahan strawberry segar.

Cake-nya pake sponge cake. Untuk filling-nya pake cacahan strawberry segar (yang udah direndam dengan air gula dan rhum) dicampur dengan whipped cream dan selai strawberry. Sebelum disusun, cake-nya dibasahi dulu dengan simple syrup (bekas rendaman cacahan strawberry), jadi kuenya lebih moist.

10.24.2006

Cake Tape Cheese Streusel



Salah satu cake favorit gue adalah cake tape. Resep yang diposting Vania ini cukup ringkes dan simpel. Jadinya so pasti YUMMY!! Toppingnya gue tambahin cheese streusel...hhmmm jadi lebih istimewa dibandingkan cuman ditaburin keju parut.



Cake Tape

Bahan :
300 gr peuyeum (tape singkong) yang tua, buang sumbunya
50 ml susu kental manis
6 kuning telur ayam dan 4 putih telur ayam (gue pake 5 telur utuh)
200 gr gula pasir halus
1/4 sdt vanili bubuk
150 gr mentega, lelehkan
100 gr keju cheddar parut
Ayak:
175 gr tepung terigu
1 sdt baking powder

Cara Membuat :

1. Siapkan loyang bundar 20 cm berlubang tengah. Semir mentega, taburi sedikit terigu.
2. Haluskan peuyeum dengan garpu, campurkan dengan susu kental manis. Aduk rata, sisihkan.
3. Kocok telur dan gula hingga gula larut dan kental (pake mixer berkecepatan tinggi).
4. Tambahkan vanili, kocok rata. Masukkan campuran peuyeum halus sedikit2 sambil kocok hingga rata.
5. Tuang mentega leleh, aduk rata.
6. Tambahkan campuran tepung terigu dan 50 gram keju cheddar, aduk rata.
7. Tuang ke dalam loyang, taburi atasnya dengan keju parut dan cheese streusel, kemudian panggang dalam oven panas bersuhu 180 C, selama 45 menit hingga matang.
8. Angkat, dinginkan. Potong-potong dan sajikan.

Cheese Streusel

Bahan :
60 gr mentega tawar
50 gr keju cheddar parut
100 gr tepung terigu protein sedang
1 sdt gula tepung

Cara Membuat :
Aduk semua bahan hingga berbutir-butir dan siap digunakan.

Sumber : Vania dan Majalah Sedap

10.23.2006

What Mango Can Do?



Lebaran kali ini, udah rencana mo bikin cake. Kalo kue kering, gak sempet lah ya (import aja dari tempat mama)...*ntar baby Leia keburu ngamuk minta susu deh, emaknya "autis" di dapur.* Gue juga udah memutuskan gak mau bikin cake yang eneg, yang berat dan yang nyoklat banget. Soalnya masakan-masakan khas lebaran sendiri udah "berat". Jadi pilihan jatuh pada cake dengan bahan dasar buah-buahan. Apalagi kalo pake buah dengan rasa-rasa asem manis, pasti seger deh.


Kebetulan punya mangga mateng, tadinya mo bikin Mango Tart. Tapi pas ngintip isi kulkas, ternyata masih ada sisa Cream Cheese. Ya udah, mending dibikin Cheesecake Mangga aja. Bikinnya cepet lagi.

Rasanya...hhmmmmmmm YUMMY!! Asem-asem manis dengan wangi mangga, ringan dan gak eneg. Saran gue pake mangga kweni kali ya, kalo pake harumanis kurang wangi. Jumlahnya juga boleh ditambah jadi 4 buah mangga. Takaran gula di adonan cream cheese boleh dikurangin dikit jadi 1 cup, biar gak kemanisan.



Mango Cheesecake

Crust:
1 1/2 cups graham cracker crumbs
1/2 cup granulated sugar
6 tablespoons (3/4 stick/3 oz/85g) unsalted butter, melted

Filling:
3 large very ripe mangoes (each about 13 ounces), peeled, pitted, coarsely chopped
3 (8-ounce) packages cream cheese, at room temperature
1 1/4 cups granulated sugar
2 teaspoons vanilla extract
4 large eggs

Serve with:
Sliced, peeled and pitted mangoes

Instructions:
For Crust:
Preheat oven to 325°F/160°C. Lightly butter a 9-inch-diameter springform pan with 2 3/4-inch-high sides.

Stir cracker crumbs and sugar in medium bowl to blend. Add melted butter and stir until evenly moistened. Press crumb mixture firmly onto bottom (not sides) of prepared pan. Bake until crust is set, about 12 minutes. Cool completely. Maintain oven temperature.

For Filling:
Puree mangoes in processor until smooth. Set aside 2 cups mango puree (reserve any remaining puree for another use or use to spread over top of cheesecake). Beat cream cheese, sugar, and vanilla in large bowl until smooth. Add eggs one at a time, beating well after each addition. Add the reserved 2 cups mango puree and beat until well blended. Pour filling over crust in pan.

Bake cake until set and puffed and golden around edges (center may move very slightly when pan is gently shaken), about 1 hour 25 minutes. Cool cake 1 hour. Refrigerate uncovered overnight. Run small knife between cake and sides of pan to loosen. Remove pan sides. Transfer cake to platter. Cut into wedges and serve with sliced mangoes.

Makes 12 servings.
Source: Bon Appétit, September 2001

Sumber : Diana's Desserts

Choco Chunk Cookies



Gak sempet bikin kue kering buat suguhan tamu, gue memanfaatkan "jasa" Betty Crocker...hehehe...

Double Chocolate Chunk Cookies-nya yang YUMMY, makin sedep ditambahin cacahan kacang tanah :).

10.07.2006

Mango Spirit

Ini cerita yang tercecer dari jaman gue belum lahiran. Daripada disimpen bikin bisul :), mending di posting aja. Mumpung si dedek lagi nyenyak gak minta susu, emaknya berkelana dulu di dunia maya.



Dapet resepnya dari mbak Riana sayang. Gampang banget bikinnya, seger rasanya. Judulnya Es Yogurt Mangga. Sedep buat hari yang panas atau alternatif buat buka puasa....slurp!! Kalo gue sebenernya lebih seneng dengan cacahan mangga yang kasar, tapi berhubung Arwen gak doyan, makanya mangganya gue blender halus.

Owiyah, mangga bisa diganti buah lain kok. Yang kedua kalinya gue bikin pake strawberry, rasanya YUMMY jugak!



Es Yogurt Mangga

Bahan :
Mangga matang sesuai selera, cacah kasar atau blender halus
Yogurt Plain
Susu Kental Manis/Gula

Cara Membuat :
Campur semua bahan jadi satu, tempatkan dalam wadah tertutup kemudian bekukan. Kalo mau, setelah beku keluarin lagi terus dimixer dan bekukan lagi.

Sumber : Riana

10.02.2006

The Sweetest Gift



Rabu, 27 September 2006 menjelang tengah malam, 23.21 WIB, tibalah sang Diva mungil, putri kedua kami, di terminal kedatangan RSI Bintaro, dengan sehat dan selamat.



Untuk sementara waktu, gue absen dulu dari dunia persilatan dapur dan per-bakingan. Mengingat, kami baru saja dilimpahi kado dari sang Boz, yang bakal menyemarakkan hari-hari kami ke depan. Gue mau konsentrasi dulu buat ASI eksklusif dan ngurus si dedek :).

Terimakasih tak terkira kami haturkan, buat doa dan support yang diberikan teman-teman melalui sms, telpon maupun e-mail. Mudah-mudahan gue bisa ikut nimbrung lagi di dapur-dapur kalian.