2.20.2008

Tongseng

Tongseng

Finally I made tongseng! After browsing around finding recipes, I got this one. Another recipes were just too simple (just the mix of onion, garlic and sweet soy sauce) which made me pretty unsure about the richness of the tongseng's taste. Kurang spicy lah. Actually, the secret of making delicious tongseng is add some gulai paste. A bit ribet tapi puwasss!!

Iseng mbawain bos-nya Papin buat ngrasain tongseng and he said, "Fantastic!"

Tongseng

Tongseng Kambing

Bahan :
250 gram daging kambing, potong persegi kecil (gue pake daging mutton)
300 ml santan (gue skip)
3 sdm minyak goreng
200 gr buah kol, potong kasar
10 buah cabe rawit
8 butir bawang merah, belah 2
2 buah tomat, potong-potong
1 batang serai, memarkan
2 lembar daun salam (gue skip)
1 batang serai, memarkan
300 ml kaldu panas
2 sdm kecap manis
air jeruk nipis secukupnya-tambahan gue

Bumbu dihaluskan :
5 buah bawang merah
4 siung bawang putih
5 buah cabai merah
1 ruas jari kunyit
5 butir kemiri
1 sdm ketumbar, sangrai
1 ruas jari jahe
3 butir cengkeh
½ sdt kayu manis bubuk
merica secukupnya
garam secukupnya

Cara membuat :
1. Tumis bumbu yang halusk sampai harum. Masukkan serai dan daun salam. Aduk rata.
2. Masukkan potongan daging, aduk-aduk sampai daging matang.
3. Tuangkan santan (gue ganti air) sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk sampai mendidih.
4. Masukkan bawang merah, cabai rawit dan kecap manis, aduk. Tuangi kaldu panas, aduk dan biarkan mendidih dan kuah mengental.
5. Masukkan potongan kol dan tomat, aduk rata. Beri perasan jeruk nipis (tambahan gue). Angkat dan hidangkan panas-panas.

Source : Riri Joy of Cooking

2.19.2008

Garden Cupcake for Princess Leia

leia's b'day cuppies

Can't wait to join Cupcakes Spectacular 2008 held by Arfi! Woohhoooo...cupcake is in the air! For warming up, I'm posting the cupcakes which I made for Leia's 1st birthday party couple of months ago. Garden theme is always interesting and cute. For the cupcakes I used Tante Martha's Recipe "One Bowl Chocolate Cake" (soalnya praktis bow).

dragonfly cuppy leia's cuppy

One Bowl Chocolate Cake

Ingredients :
Unsalted butter, for pans
1 1/2 cups unsweetened cocoa powder, plus more for pans
3 cups all-purpose flour
3 cups sugar
1 tablespoon baking soda
1 1/2 teaspoons baking powder
1 1/2 teaspoons salt
3 large eggs
1 1/2 cups buttermilk
3/4 cup vegetable oil
1 1/2 teaspoons pure vanilla extract

Directions :
1. Preheat oven to 350 degrees. Butter round or square cake pans, and line bottoms with parchment; butter parchment, and dust with cocoa.
2. Into the bowl of an electric mixer fitted with the paddle attachment, sift cocoa, flour, sugar, baking soda, baking powder, and salt. With the mixer on low, stir in eggs, 1 1/2 cups warm water, buttermilk, vegetable oil, and vanilla until smooth, about 3 minutes.
3. Divide batter among prepared pans. Bake, rotating once, until tester inserted in center comes out clean, 35 to 45 minutes for 8-inch layers, depending on amount of batter.
4. Let cakes cool in pans on a wire rack for 20 minutes, then remove from pans and cool completely, right side up on rack.

Source : Martha Stewart



2.17.2008

Churros Ceria

Churros

Dulu jaman muda (halah kayak yang uda tuwir ajah), waktu masih kerja di bilangan Kebon Jeruk dan Meruya, gue punya langganan kedai kecil yang menjual Churros. Hmmmm...churrosnya enyak banget dah gitu fillingnya macem-macem. Dulu sih cuman tertarik makan dan beli :P. Bertahun-tahun kemudian setelah gue makin tertarik "bertempur" di dapur dan kejebur dalam dunia baking-baking-an, gue lebih tertarik untuk bikin sendiri.

Nah, kemaren-kemaren pas lagi sakaw pengen baking, buka-buka file resep, nemu resep Churros-nya Martha Stewart. Yaaahhhh hiyyaaaaa...tapi musti pake mixer...putus asa deh, secara gue blun beli mixer. Akhirnya gue browsing around and end up di dapur-nya Rita (thanks Rit). Voila...resepnya gak butuh mixer...langsung tancep gas deh!

Nyelupin ke coklatnya dibantuin the Krucils :). Mereka seneng dapet mainan, emaknya puyeng bebersih abis messy banget.


Churros

Churros

Ingredients :
75 g butter, diced
250 ml cup water
115 g plain all-purpose flour
15 g caster sugar
3 eggs, lightly beaten
chocolate for dipping or powder sugar

Directions :
1. Heat the butter and water in a small heavy pan until the butter has melted, do not allow the water to boil. Sift the flour and 15 g of caster sugar on to a piece of greaseproof paper.
2. Once the butter has melted bring to a boil, then add the flour and sugar. Remove the pan from the heat and beat the mixture vigorously. Leave to cool for 5 minutes, then gradually beat in the eggs until the mixture is smooth and glossy.
3. Half-fill a large, heavy pan or deep-fryer with oil and heat to 375 degrees F. Spoon the mixture into apiping bag with a star nozzle. Pipe the mixture into the hot oil being careful not to cause the fat to splash or spit. Fry the churros for 2 minutes or until golden and crisp.
4. Remove the churros from the oil with a slotted spoon and drain on kitchen paper. Repeat until all the mixture has been used. Dipped in chocolate or powder sugar. Serve.

Source : dapurnya Rita

2.15.2008

Sapo Rice with Tinola

Nasi Sapo with Tinola

Resep ini recommended banget. Ya cara bikinnya...ya rasanya. Thanks for sharing ya, Ncis. Sayang gak punya claypot buat Sapo (padahal ini kan ciri khasnya Sapo), jadi dicetak kayak nasi tim aja.

Nasinya gurih dan wangi trus Tinolanya juga haruuummm...nyam nyam...Bakal jadi favorite recipe nih!

Nasi Sapo

Nasi Sapo
Bahan :
5 siung bawang putih, cincang
1 genggam udang kering (ebi), rendam & cuci air panas, tiriskan
l.k. 6 kuntum jamur hioko, rendam air panas, tiriskan, iris-iris
l.k 250 gr ayam potong-potong
4 cup beras
6 cup air

Bumbu :
3 sdm kecap kikoman
1 kotak maggi blok rasa ayam
2 sdm minyak wijen alias sesame oil (ini yang bikin nasi nya wangi)
garam & merica secukupnya

Cara Membuat :
Tumis bawang putih hingga harum, masukkan udang kering, masukkan ayam & aduk sampai mati darah lalu masukkan jamur hioko yang sudah diiris-iris tipis. Masukkan beras, aduk-aduk dan bumbui. Masak di rice cooker.

Tinola

Tinola (Filipinos Garlic & Ginger Chicken Soup)
Bahan :
10 siung bawang putih, geprek, biarkan gede-gede
l.k 3 jari jahe, potong-potong
2 bh labu siem (timun duri), potong besar
1 kg ayam, potong-potong kecil
4 sdm kecap ikan (fish sauce)

Cara Membuat :
Tumis bawang putih, masukkan ayam, aduk hingga mati darah, beri kecap ikan & jahe, siram air panas, masukkan timun duri, masak hingga matang... (biarkan berkuah)

Source : Mamajalu

2.11.2008

Marshmallow Candy Bar

Marshmallow Candy Bar

Alternatif cemilan buat krucils, daripada jajan. Gampang banget bikinnya dan udah pasti ludes :).

Marshmallow Candy Bar

Bahan-bahan :
1/2 cup butter
5 cup marshmallow
4-5 cup cereal
1/2 cup chocolate chip
1 cup kacang mede cincang

Cara Membuat :
1. Cairkan butter dengan api sedang, setelah cair masukkan marshmallow. Aduk-aduk sampe marshmallow meleleh.
2. Masukkan cereal, aduk rata. Kemudian masukkan kacang mede. Angkat.
3. Lapisi loyang dengan wax paper (kalo gak ada pake plastik juga bisa). Tekan-tekan sampai rata. Taburi dengan chocolate chips.
4. Dinginkan dalam kulkas selama setengah jam dan siap dipotong.

1.09.2008

Choco Coconut Muffin

enuff for breakfast : choco coconut muffin

Ibetthhhh
....buku muffin dari lo ketinggalan....hikksss hwaa! Padahal resep-resepnya banyak gak pake mixer :(. Ini salah satu yang pernah gue coba.

1.08.2008

Frosting : Blueberry Favourite

Blueberry Frosting

My favourite, Bluebbery Cream! Buttercreamnya dicampur sama Blueberry Paletta. Wangi dan seger! Kalo ada blueberry seger, dicacah terus dicampurin ke buttercreamnya bakal lebih enak lagi.

Frosting : Green Tea Cream

Green Tea Frosting

Paling seneng bikin cupcake karena bisa eksperimen bikin frosting. Yang ini buttercream dikasih bubuk green tea, jadilah Green Tea Cream *berhubung belum bisa baking-baking, nglunasin utang postingan dulu :)*. Cupcakenya pake jenis butter cake (tapi menurut gue better sponge cake, butter cake suka kering).

1.06.2008

Oriental Cuisine

Oriental Cuisine

Oriental Cuisine! Sebuah restoran masakan Thailand di Kuwait. Recommended banget! And reasonable price of course (di Kuwait jarang nemu makanan di resto, seharga 1 KD kecuali fast food yah), compare to rasa dan porsi. Price range-nya untuk makanan dari 1 KD sampe 2,5 KD-an. Dan yang penting lagi, rasanya...hhmmmmmmmm...mantaff!

Yang wajib dicoba adalah Tom Yam-nya. Sangarrr dan nendang banget rasanya! Spicy dan berani bumbu. Baru kali ini gue nemu Tom Yam seenak ini. Dan nagih!! Selain itu, mie baksonya juga endang, seporsinya 1 KD, baksonya banyak lagi!

Tom Yang Kung-Oriental Cuisine Mie Bakso Thailand-Oriental Cuisine
Tom Yam Juwara!

Kalo mau ke sini enaknya reserve dulu, soalnya selalu penuh. Mereka cuman menyediakan 4 meja makan dengan masing-masing 4-6 kursi.

Alamat :
Bi Bi Tower, Al-Sharq Dasman Circle, IBN Misdah Street, Block no.1, Plot no. 36, Kuwait.
Phone : 247 0400

Peta lokasi lihat di Neverland Journey yah.

1.03.2008

My Kitchen



Doooohhhhhh maunya punya dapur kayak gitu! Hhhhmmmm....lamunan musim dingin...Dari dulu pengen banget punya dapur yang luas dan gede, kalo perlu lebih gede dari ruang tamu...bwahahaha...*disambit Papin* Biar sekalian menjamu tamunya (temen akrab-red) di dapur. Makanya dapurnya dibikin senyaman mungkin.

Dapur gue harus punya jendela gede-gede, kalo perlu jendelanya ngadep sawah (wah kalo ini rumahnya harus di perbukitan bersawah...my dream house!) atau halaman luas, karena gue seneng banget masak sambil ngopi-ngopi. Trus kalo ujan bisa sambil nontonin ujan. Berhubung doyan ngopi, ya berarti harus ada meja kopinya dong. Kecil aja nempel di dinding buat pojok kopi sekalian buat browsing internet pake laptop....hiyaaaa....mau masak kebanyakan hiburannya.

Trus ada juga buat pojok bermain anak-anak *lah ini dapur apa taman bermain?*. Nah, ini karena anak-anak seneng banget ngintilin gue di dapur. Makanya maunya ada corner buat main, tapi yang jauh dari kompor dong ah. Kecipratan minyak panas, gaswat!

And then, meja makan harus nggabung sama dapur. Rak buku jangan lupa, untuk naruh buku-buku cooking and baking koleksi gue. Maunya ada space khusus juga buat hajatan per-baking-an. Taneman is a must, can't live without ijo-ijo.

Desain secara keseluruhan minimalis aja, dengan dominasi warna putih dan unsur kayu. Kasih percikan dikit warna merah dan ijo di elemen interiornya supaya lebih hidup. Lantainya kayu. Salah satu sisi dinding ditempelin foto-foto anggota keluarga dalam pose aktivitas dapur, seperti makan, minum, atau masak. Pelengkapnya uda pasti kompor plus oven, dengan gantungan panci-panci yang tertata rapi, rak bumbu yang berbaris cantik, kulkas, microwave, mixer 'hardcore' (bukan yang ecek-ecek, yang sekalinya buat ngadon roti mental kemana-mana dan jadi ngadat...bwahahaha....pengalaman pribadi), panci presto, food processor...dwaarrr....ini mah wishlist *wink wink to Papin*.

Secara gue Monica (from FRIENDS) banget *blaahh*, jadi botol-botol bumbu, piring, sendok, alat masak, panci dan lain-lain harus tertata sistematis. Gak betah banget ngliat peralatan dapur yang bererakan ke sono ke mari *betawi amat yak!* dan gak bisa kerja kalo liat cucian piring numpuk.

Pokoknya dapur gue harus jadi dapur yang hangat, tempat di mana seluruh anggota keluarga berkumpul sambil makan masakan gue duoonnggg!! So...mari menyambut tahun yang baru ini dengan rajin menabung, supaya rumah impian (dan tentunya dapur impian duuoonnggg) bisa tergapai *amiinnnn*.

1.02.2008

Chicken Mechbous ala Yummy

Chicken Mechbous

Akhirnya dapur gue ngepul lagi, setelah berabad-abad berdebu tak tersentuh :). Gue pernah berjanji pada diri gue, kalo gue bermukim di suatu negara, gue harus belajar masakan setempat. At least sebulan sekali ada satu resep yang gue taklukkan. Nah, di kesempatan pertama, gue nyoba bikin Chicken Mechbous. Masakan ayam ini bisa dimakan pake nasi briyani. Gampang banget bikinnya, cuman kalo di luar Middle East agak-agak susye kali ya nyari bahan-bahannya. Mungkin harus ke Indian Store untuk nyari rempah-rempahnya.


Tapi berhubung gue lagi rada males, Onion Spice Topping-nya (Hashu) langsung gue masak jadi satu dengan Tomato Sauce (Duqqus) dan Ayam yang udah digoreng, jadinya Chicken Mechbous ala Yummy :).

Chicken Mechbous

Chicken:
* 1 whole fryer*
* Salt
* 1 cinnamon stick
* 2 cardamom pods
* 2 or 3 whole cloves
* 5 black peppercorns
* Flour
* 3 cups basmati rice (or other short-grained rice)

Onion-spice topping (hashu):

* 2 large yellow onions, finely chopped
* 1 tbsp. vegetable oil
* ¼ cup golden raisins, soaked in water
* ¼ tsp. ground cardamom
* ¼ tsp. dried black lime (loomi)**, or ½ tsp. lime zest
* ¼ tsp. ground black pepper
* ½ tsp. sugar

Tomato sauce (duqqus):

* 2 large tomatoes, chopped
* 2 tbsp. water
* 2 cloves garlic, crushed
* 1 tbsp. tomato paste

Rinse chicken inside and out. Place in a stockpot with enough water to cover. Add cinnamon stick, cardamom pods, cloves, and peppercorns. Bring to a boil, and continue to boil uncovered over medium heat until chicken is done (approximately 40 minutes). Remove and drain the chicken, reserving broth.

Drain fat off the top of the broth and strain broth to remove spices. Prepare three cups of basmati rice according to package directions, using broth from chicken instead of water. Add salt if necessary.

While rice is cooking, cook onions in a nonstick skillet over medium heat, stirring frequently, until clear. Sprinkle with a little water and stir quickly until onions are brown and the water has evaporated. Stir in oil, drained raisins, and spices. Cook for one minute. Remove mixture from skillet and set aside.

Lightly dust the boiled, drained chicken with flour. In a clean skillet over medium-high heat, brown the chicken, turning frequently, until the outside is brown and crispy.

For the tomato sauce, add water, chopped tomatoes, crushed garlic, and tomato paste in a small skillet or saucepan, and sauté until tomatoes are soft and the sauce well blended.

When the rice is done, spread it on a serving platter. Sprinkle the onion-spice mixture over the rice, and place the chicken on top. Pass the tomato sauce to spoon onto individual plates.

*Chickens in Kuwait are much smaller than in the United States; two Cornish hens can be substituted for the fryer for a more “authentic” appearance.

*** Many Kuwaiti dishes call for loomi, which is dried and blackened lime, generally unavailable in the United States. Its flavor is strong and unique. Grated lime peel is suggested as a substitute for loomi in this recipe, but the taste will only approximate that of Mechbous made with loomi.

Source : http://www.amideast.org/offices/kuwait/saud/recipes.htm

12.15.2007

Cookaventure : Bangladesh String Bean

Satu hal yang paling gue suka adalah belanja sayuran. Seneng rasanya kalo pas belanja terus menemukan sayur-mayur yang juga ada di Indonesia. Dari beberapa kali pengalaman belanja sayur sebelumnya, gue sering menemukan hal-hal yang bikin surprise.

Kejutan itu biasanya datang dari rasa, aroma dan karakteristik sayurannya. Bentuk-bentuknya sendiri tak jauh beda dengan sayuran yang ada di Indonesia.



Seperti yang gue temui pada String Bean Bangladesh ini atau yang kita kenal dengan Kacang Panjang. Secara fisik, bentuknya tak jauh beda dari Kacang Panjang Indonesia. Perbedaan terletak pada warnanya. Kacang Panjang Bangladesh berwarna pucat, hijau muda kekuningan, mirip seperti sayuran yang akan layu. Jadi jika biasanya masak menggunakan Kacang Panjang Indonesia bisa tetap terlihat hijau segar (asal gak overcook), kalo mengolah String Bean Bangladesh agak-agak susah untuk tetap terlihat hijau menggiurkan. Mau overcook atau nggak, penampakannya tetep aja keliatan seperti sayuran yang overcook :).

12.10.2007

Cookaventure : Indian Onion?



Sepintas bentuknya sama dengan bawang merah Indonesia, bawang merah India agak lebih langsing daripada bawang Indonesia yang montok-montok. Bedanya terletak pada aroma dan rasa. "Bau"nya lebih menyengat dan rasanya agak getir/pahit.

I just found out waktu lagi ngalusin bumbu untuk masak Ayam Panggang. Pas dicicipin, loh kok rasanya getir, baunya tajem pulak. Agak-agak paniki soalnya udah nyampur bumbu cukup banyak. Tapi untung bisa dinetralisir dengan tomat dan kecap :).

Waaaaaa jadi makin excited explore bumbu-bumbu dapur di Kuwait!

12.05.2007

Cookaventure : Kuwait Herb Spinach?

Udah 4 harian di Kuwait, rasanya kangen masuk dapur lagi. Penyebabnya selain pengen eksplor masak, juga untuk entertaining myself, apalagi belum ada TV di apartemen kami (tapi bersyukur juga jadi anak-anak gak dikit-dikit minta nonton TV) dan belum mood untuk jalan-jalan keluar sendirian.

Setelah sekian bulan gak ngutak-ngatik dapur (karena selama ditinggal Papin, kami tinggal di rumah Mama), pengen banget nguprek di dapur begitu liat kompor, oven, microwave dan rice cooker. Cuman belum ada perkakas lain, kayak pisau dapur, talenan, ulekan dan antek-anteknya. Kulkas pun belum ada, jadi agak susah untuk nyetok-nyetok sayur dan buah-buahan. Jadi so far titip Papin belanja sepulang kantor untuk masak keesokan paginya.

Malam itu Mamin punya rencana besok pagi mau masak sayur bening bayam dan ayam goreng kuning, jadi begitu pulang kantor, Papin berencana ke Sultan, Mamin langsung titip-titip. Kali-kali di Sultan ada bayam, seperti yang Mamin lihat kemarin di Carrefour. Dan kebetulan pas Papin lunch sempet nyariin pisau dapur dan talenan buat Mamin. Jadi udah enak mau motong-motong sayuran.

Di Sultan, Papin agak kesulitan menemukan bayam, sempet ngabarin Mamin bahwa bayamnya gak ada. Tapi setelah dilihat-lihat ternyata ada kata Papin.

Yo wis, Mamin bilang," ambil aja 2 iket."

Menurut Papin, 2 iket kebanyakan, mending 1 iket aja. Lah emang 1 iketnya gede banget apa? Mamin langsung inget iketan kalo beli bayam di Indonesia. Pan kecil?

Papin bilang, "iketannya gede, satu genggaman orang dewasa aja gak muat".

"Weehhh??? Gede banget dong! Berapa?"

"0.215 KD," kata Papin.

"Heee....6 ribuan, 1 iket gede? Udah sikat!" sambung Mamin.

"Ayamnya yang drumstick kan? Ada nih isi 5. Mau? Setengah kilonya 0.905 KD (red-sekitar hampir 30.000-an rupiah)" tanya Papin.

"Iya beli sekilo aja," sambut Mamin dengan gembira karena semua pesenan ada.

Papin sampai rumah krucils udah bobok, kesempatan nih buat Mamin sekalian mengolah ayamnya, jadi besok pagi tinggal nggoreng. Pas bongkar-bongkar kantong belanjaan, kok Mamin gak menemukan bayamnya.

"Lah ini apa?" kata Papin sambil mengambil seikat bayam dari dalam kantong belanja.

"Heeee?? Itu bayam? Bayam belah mana? Iketannya segitu?" kata Mamin heran karena penampakannya gak kayak bayam Indo. Ya ampyun, ternyata iketannya tuh kecil mana cukup untuk makan orang sekampung....hahahaha....Mamin aja bisa nggenggam kumpulan batangnya. Sementara persepsi Papin, yang digenggam bukan batangnya, tapi daun-daunannya yang rimbun....ya iyalah gak bisa digenggam satu tangan. Oalaaahhhh...begitu deh laki kalo belanja :P.

"Itu tulisannya Kuwait Herb Spinach," sela Papin.



Mamin pasrah mode on, ya sutrala. Kita coba aja deh, penasaran juga kayak apa sih rasanya mahluk yang bernama Kuwait Herb Spinach ini. Tapi gak jadi bikin sayur bening bayam, lupa juga gak punya kencur. Ditumis aja sama jagung pipilan dan bawang bombay sisa kemaren.

Setelah dirasain ternyata rasanya sama aja kok dengan bayam Indonesia :), cuman bedanya yang ini daunnya lebih gede-gede, bentuk daunnya pun berbeda. Tapi ngomong-ngomong kok masuk dalam keluarga herb ya?


7.09.2007



Teman-teman, mohon maaf kalo belakangan ini gue jarang posting. Karena kepindahan Papin ke Kuwait dan untuk sementara sambil nunggu visa keluar, kami bertiga, Mamin, Arwen dan Leia juga "ngungsi" dulu ke tempat mama. Sibuk packing-packing. Boro-boro masuk dapur, semua udah masuk dus! Disamping itu koneksi internet juga gak bisa selancar dulu. Maaf ya kalo mampir ke dapur gue tapi orangnya gatau kemana.

Silahkan main-main ke Neverland Journey, kalo mau tau perkembangan kisah di Kuwait.

Jangan bosen untuk mampir yah.