Kalo udah menjelang weekend, mulai deh kasak-kusuk di YM buat tuker-tukeran resep. Kali ini, Ibeth berkenan membagikan resep cemilan yang lagi digila-gilai di rumahnya. Namanya "Udang Bobok Bareng Ayam dalam Selimut Roti"...huehehehehe....iseng banget namanya *ini sih gue ngarang sendiri namanya!*
Pokoknya "Udang Gulung Roti ala Ibeth"-lah! Dan dia udah woro-woro, "lo bikin sambil merem juga bisa!" Cruing cruing, langsung yang kebayang adalah resep yang ringkes dan cepet! Lagipula lagi bosen sama cemilan yang manis-manis, kebetulan banget nih ada yang gurih-gurih.
Dan ternyata, emang simple banget caranya. Rasanya juga unik ada kriuk-kriuk roti garingnya, enyak, gak mengecewakan. Saran Ibeth sih, dimakan pake sambel asem pedes, tapi dimakan pake sambel botol biasa atau mayonaise..hhmmmm...YUMMY juga!!

Udang Gulung Roti
Bahan :
200 gr daging ayam cincang, pake daging ayam giling juga ok
200 gr udang, cincang
3 bh bawang putih, cincang
1 btr telur ayam
3 sdm tepung maizena
1/2 sdt lada bubuk
1 sdt garam
10 lbr roti tawar, potong dadu
Cara Membuat :
1. Campur semua bahan jadi satu dalam sebuah wadah kecuali roti, aduk rata, sisihkan.
2. Siapkan tempat berisi potongan dadu roti.
3. Ambil 1 sdt campuran udang dan ayam, gulingkan di atas roti sampai tertutup. Lakukan sampai campuran habis.
4. Goreng dengan api kecil sampai kuning keemasan, angkat.
5. Sajikan dengan sambal botol.
Sumber : Ibeth
Waktu bikin Taiwanese Cake kan pake mika, dicetak-cetak segitiga. Tentunya ada sisa-sisa kue yang terbuang kan? Mo mbuang kok gak tega...terus diapain yah? Jadi inget Balls of Joy-nya mbak Riana, hasil daur ulang sisa cake yang gak abis. Apalagi masih ada sisa coklat tim kemaren, sayang juga kalo gak dipergunain. Jadi klop kan? Bukannya maksa mentang-mentang lagi World Cup terus bikin kue yang berbau-bau bola loh :P Tapi buat cemilan, temen nonton final Piala Dunia, asik juga!
Bahan-bahannya juga gampang banget kok. Apalagi cara bikinnya. Si Arwen sampe gemes liat bola-bola lucu dengan aneka topping ini.

Fun Balls ini cuman butuh sisa cake terus aku tambahin sweet crackers dan diblender jadi satu biar halus. Abis itu taruh diwadah, tambahin kacang panggang cincang (optional), susu kental manis dan rhum and then aduk rata. Lalu pulungi bulat-bulat. Setelah itu celup bola-bola tadi ke dalam coklat yang sudah di tim, kemudian beri topping, bisa kacang, coklat chip, meisis, sprinkles warna-warni, pokoknya tergantung kreatifitas aja *dan tergantung persediaan di rumah aja :)*.
Nah, kalo punya sisa cake (yang belum bau loh yah) jangan buru-buru dibuang atau dikasih ke si guguk, anak-anak pasti suka deh makanan manis hasil daur ulang ini. Nyam nyam YUMMY!!
Bukan cuman mainan, perabotan rumah tangga dan baju aja loh yang made in Taiwan. Ternyata ada juga cake ala Taiwan, namanya Taiwanese Cake. Teksturnya smooth ditambah asem-asem seger dan legit dari filling lemonnya (kebetulan aku pake filling lemon)...hmmm YUMMY!! Cuman yang ngganggu, kok rada asin yah, padahal udah ngikutin resep, garamnya 1/2 sdt, maybe next time gak usah pake garem kali yee....
Aku coba bikin pake plastik mika dicetak segitiga, maaf amatir, hasilnya masih berantakan dan belepotan :).

Taiwan Cake
Bahan Cake:
Bahan A :
100 gr butter
100 gr tepung terigu protein sedang
100 ml susu evaporated
8 btr kuning telur
40 gr putih telur
Bahan B :
200 gr putih telur
150 gr gula kastor
1 sdt garam
1 sdm vanilli pasta
Cara Membuat :
1. Lelehkan butter, masukkan tepung terigu, aduk rata dengan whisker, masukkan susu, aduk rata lagi, masukkan telur, aduk hingga rata. Sisihkan.
2. Bahan B : kocok putih telur dan garam hingga naik, sambil masukkan gula sedikit demi sedikit, kocok terus hingga kaku sekali.
3. Campur bahan A dan B, aduk hingga rata, masukkan vanilli pasta. Aduk rata.
4. Tuang kedalam 1 bh loyang ukuran 24x24x4cm yg telah di olesi mentega dan dialasi kertas roti.
5. Oven degan panas 180’C, hingga matang.
Filling
Filling Talas
Bahan A1 :
1 kg talas pontianak (kukus dan haluskan)
200 gr gula halus
200 gr Eisella cream
Essence Talas secukupnya
Pewarna violet secukupnya
Bahan A2 digunakan sebagai alternatif bahan A1 :
Bahan A2
300 gram Taros Powder
300 cc air
60 gr mentega putih
1 sdm essence talas
Cara membuat bahan A1 dan A2 : semua bahan diaduk sampai rata
Polesan luar :
Whipped cream
1 sdt essence talas
Pewarna violet
Untuk bahan polesan, kocok whipped cream hingga kaku beri essence dan pewarna
Filling Mangga
Filling :
500 gr juice mangga
1 bks agar bubuk
25 gr maizena
1 sdt essence mangga
Masak semua bahan filling sampai matang
Polesan luar :
Whipped Cream
1 sdt essence mangga
Pewarna egg yellow
Untuk bahan polesan, kocok whipped cream hingga kaku beri essence dan pewarna
Filling Lemon
Bahan Filling :
150 gr Krema
300 cc air es
1 sdt lemon essence
Aduk rata semua bahan
Polesan luar :
Whipped cream
1 sdt essence lemon
Pewarna Lemon yellow
Untuk bahan polesan, kocok whipped cream hingga kaku beri essence dan pewarna
Filling Pandan Kelapa
Bahan Filling :
A. 2 sendok makan gelatin
50 cc air
Bahan A, lumerkan diatas air panas, sisihkan.
B. 250 cc santan dari 1 buah kelapa
50 gram gula
2 butir kuning telur
1 sdm maizena
Bahan B, masak sampai mendidih
Bahan C
250 gram whipped cream yang sudah dikocok
Campur bahan A dan B, lalu aduk rata dan dinginkan. Kemudian campur dengan bahan C.
Polesan luar : whipped cream , pasta pandan + taburan kelapa kering
Sumber : Renna Lim - Toko Fortuna dan Fatmah Bahalwan NCC
Ayam, dagingnya sangat mudah diolah dan dimasak. Banyak variasi makanan yang menggunakan bahan dasar ayam. Resep Nasi Ayam Hainan yang gue coba ini, termasuk dalam jenis quick cook *hidup quick cook!!*. Gimana gak cepet, tinggal cemplang cemplung, tunggu mendidih sambil ongkang-ongkang kaki...hehehe...eh udah jadi!Cocok buat dijadikan bekal ke kantor atau bekal si kecil ke sekolah....hhmmm aroma jahe yang kental berpadu dengan gurihnya ayam....YUMMY!!!

Hainanese Chicken Rice
Bahan :
30 gr jahe, memarkan
40 gr bawang putih, memarkan
20 gr gula pasir
garam secukupnya
4 potong ayam
1 btg sereh (gue tambahin sendiri)
Bahan Nasi :
1 cup beras
1 cup kaldu ayam
40 gr bawang putih, memarkan
30 gr jahe, memarkan
1 lbr daun pandan
1 btg sereh (modifikasi gue)
Saos pelengkap (modifikasi gue) :
4 sdm saos tiram
4 sdm soy sauce
3 sdm saos sambal pedas
3 sdm air
Campur semua jadi satu hingga rata
Cara Membuat :
1. Campur dan tempatkan seluruh bahan untuk membuat nasi ayam dalam rice cooker dan masak seperti Anda memasak nasi biasa.
2. Didihkan air secukupnya (cukup hingga ayam terendam) dengan jahe, bawang putih, daun sereh, gula dan garam.
3. Setelah mendidih masukkan ayam, masak hingga ayam matang.
4. Setelah matang, matikan api dan tutup pancinya biarkan 45 menit sebelum ayam dipotong-potong.
5. Sajikan bersama nasinya dan saos pelengkap.
Sumber : Herworld edisi September 2005
Salah satu alternatif breakfast yang ringkes, mudah dan cepat disajikan adalah Creamy Jagung Rebus. Itu loh, jagung rebus ala gerai-gerai kecil yang suka ada di mal-mal, disajikan dalam cup kecil dengan aneka rasa asin, asin manis, manis, pedas, dsb. Mamin suka, Papin suka dan Arwen pun gak nolak.
Bahan-bahan yang diperlukan juga gak neko-neko, asal punya jagung manis, lebih praktis lagi kalo pake frozen corn yang udah berbentuk pipilan-pipilan. Tambahin susu, butter, keju, dll sesuai selera, jadi deh sarapan yang mengenyangkan dan YUMMY! Kalo mo lebih sehat, bisa ditambahin brokoli rebus, suwiran daging ayam/smoked beef.
Jagung memang termasuk mudah untuk diolah menjadi apa aja. Bisa dibikin bakwan jagung, muffin jagung, sup jagung, sandwich jagung with tuna, es krim bahkan jus, dll.
Resep sederhana ini emang gak pake takaran akurat...hehehehe...yang dipake takaran ala Mamin :P
Pagi-pagi sarapan jagung creamy plus segelas susu, kenyang nuendang loh! :)

Creamy Jagung Pedas
Bahan :
3 genggam frozen corn
brokoli secukupnya
ayam suwir/smoked beef iris tipis secukupnya
2 sdt susu kental manis
10 gr salted butter
3 sdm keju parut
sambal botol secukupnya
air secukupnya untuk merebus
Cara membuat :
1. Rebus jagung bersama ayam/smoked beef sampai matang, buang air sisa rebusan, sisihkan.
2. Rebus brokoli setengah matang, sisihkan.
3. Taruh jagung rebus dalam mangkuk, selagi panas campur butter dan keju, agar meleleh ke dalam mangkuk jagung.
4. Suwiri ayam/potong tipis-tipis smoked beef, campur ke dalam jagung.
5. Terakhir taburi dengan brokoli rebus.
6. Sajikan dengan sambal botol.
* * *
One simple alternative and easily prepared for breakfast is Boiled Creamy Corn. It is actually boiled corn sold at small counters that we can find in the shopping centers/malls. The corn has different taste, salty, sweet, hot etc and it's prepared in a paper cup. Mamin and Papin like it, and Arwen does like it.
What you need is simple, you only have to buy sweet corn. Or more practical, you could use frozen corn. Add milk, butter, cheese etc, whichever you like. You will have a full tasty and YUMMY breakfast. It could be healthier by adding up stewed brocolli, thin sliced chicken or smoked beef.
Corn is one of easy ingredient to be made into anything. It can be made into corn bakwan, corn muffin, corn soup, corn sandwich with tuna, ice cream even juice. This simple recipe does not use accurate measure. It used Mamin's measure :P
Early morning breakfast of creamy corn plus a glass of milk will make u full :)
Hot/Spicy Creamy Corn
Ingredients :
3 cups frozen corn
brocolli
chicken/smoked beef, sliced thinly
2 tsp sweet cream milk
10 gr salted butter
3 tbs grated cheese
chili sauce
water for boiling
Direction :
1. Boil corn along with chicken/smoked beef until cooked, throw away the water that's left. Put aside.
2. Boil broccoli until half cooked, and put aside.
3. Mix the hot corn with butter and cheese, so that it blend nicely with the corn.
4. Mix thin-sliced of chicken/smoked beef into the corn.
5. Spread with broccoli
6. Serve with chili sauce.
Kalo boleh mengutip dari buku-nya NCC (Natural Cooking Club) "18 Cake & Cookies Favorit, Step by Step + Jurus-Jurus Jitu," PENNYLANE BROWNIES ini adalah resep brownies asli dari asalnya *just wondering...emang asal brownies darimana ya? :)*." Bisik-bisik tetangga bilang, ini adalah The Killer Pennylane Brownies. Bikin penasaran yah? Apalagi resep ini sama sekali tidak menggunakan mentega/margarin, melainkan minyak goreng. Makin penasaran, karena daku terus terang belum pernah bikin kue yang mentega/margarinnya diganti minyak goreng. Terus ada lagi nih, pesen-pesen di bukunya, kalo mo bikin brownies, justru kita harus "think bantat!" Weleh...nah loh!
Tentang minyak goreng tadi, katanya sih, minyak goreng lebih bisa memperkuat aroma coklat (khas brownies) dibandingkan dengan mentega/margarin. Udah gitu dengan minyak goreng kue terasa lebih lembut/light. Begitu baca resepnya, ternyata caranya juga simple dan ringkes banget. Cocok buat yang pengen bikin cemilan cepet temen minum teh di sore hari tapi males lama-lama di dapur :) *hihihi...pemalas mode on* Soalnya selama ini kan kalo bikin brownies, yang musti nyairin coklat lah, apa lah. Nah, kalo resep ini gak pake coklat cair melainkan coklat bubuk 'thok! Jadi gak ribet musti nge-tim coklat.
Buat yang gak doyan manis atau lagi sakit gigi :), gulanya silahkan dikurangin. Kalo ngikutin resepnya sih, buat aku kemanisan, makanya enaknya dimakan sambil ditemenin seruputan kopi/teh/capucino panas yang gak terlalu manis (malah cenderung pahit lebih enak). The rest is nyam nyam :)...Owiyah, satu lagi, ternyata bener loh, brownies-nya emang lebih light dan lembut.

Pennylane Brownies
Bahan :
4 butir telur
450 gr gula pasir
225 gr minyak goreng
60 gr coklat bubuk
210 gr tepung terigu
1/2 sdt garam
1 sdt vanilla bubuk
120 gr kenari
85 gr chocolate chips
Cara membuat :
1. Alasi loyang dengan kertas roti, dan olesi mentega. Panaskan oven 180 derajat celcius.
2. Campur coklat bubuk, terigu dan vanilla bubuk.
3. Kocok telur dan gula sampai mengembang dan butiran gula menjadi lebih halus. Masukkan garam, kocok lagi hingga rata.
4. Matikan mixer, ayakkan campuran tepung ke dalam adonan telur, aduk rata. Masukkan minyak goreng, aduk rata.
5. Masukkan kenari dan chocolate chips, aduk rata.
6. Tuang adonan ke loyang, panggang kurang lebih 35 menit. Tes dengan tusuk gigi/lidi bersih.
7. Dinginkan sebelum dikeluarkan dari loyang dan dipotong-potong.
Sumber : "18 Cake & Cookies Favorit, Step by Step + Jurus-Jurus Jitu" keluaran NCC
* * *
By quoting from the NCC book,
18 Cake & Cookies Favorit, Step by Step + Jurus-Jurus Jitu
, "this Pennylane Brownies is the original brownies recipe * just wondering.. where does brownies came from anyway? :)*." Rumour says that this is the Killer Pennylane Brownies. Aren't you curious? Moreover, this recipe does not use butter/margarine, but cooking oil. I'm more curious, cause honestly I've never made any cake using cooking oil, rather than butter/margarine. And according to the messages in this recipe book, "if you want to make brownies, you have to think about * bantat*!" What??
Go back to this oil thing, it is said that cooking oil can strengthen the chocolate aroma which is what the brownies made of, compared to margarine/butter. Moreover, with the oil, the cake will taste soft/light. Upon read the recipe, the steps are simple and short. It's perfect to anyone who wants to make a fast snack while sipping tea in the afternoon, and does not want to spend more time in the kitchen :) * hihihi.. lazy mode on* The reason is because when we want to make brownies, we need to melt the chocolate etc. Now this recipe does not use melting chocolate, but cocoa powder. So it's easier than melting the chocolate first.
To everyone who is not sweet-tooth or is having a tooth ache :), you can reduce the sugar. Refer to the recipe, I think it's too sweet, that's why it's better to eat it while drinking hot coffee/tea/cappucino (not too sweet, or even plain one). The rest is nyum nyum.. :) And yes.. the brownies is softer and lighter.
The Pennylane Brownies
Ingredients :
4 eggs
450 gr sugar
225 gr cooking oil
60 gr cocoa powder
210 gr flour
1/2 tsp salt
1 tsp vanilla
120 gr almond
85 gr chocolate chips
Direction :
1. Line baking paper into the baking pan and spread margarine. Pre heat the oven with temperature of 180 C.
2. Mix chocolate, flour and vanilla into the bowl.
3. In bowl of electric mixer, beat the eggs and sugar until well spread and sugar is smoother. Add salt and mix it until combined.
4. Turn off the mixer, spread the first mix (flour, cocoa powder and vanilla) into the egg mix, and combine it. Add cooking oil. Mix well.
5. Add almond and chocolate chips. Mix again.
6. Put the mixture into the baking pan, and bake it for less than 35 minutes. Test it with clean tooth pick.
7. Cool it first before remove it from the baking pan. Cut into pieces.
Source : NCC's "18 Cake & Cookies Favorit, Step by Step + Jurus-Jurus Jitu"
Blueberry adalah salah satu buah favorit Mamin. Rasanya asem-asem seger. Kalo disuruh milih antara blueberry dan strawberry, pastinya pilih bluberry dwong!Pas lagi iseng main ke tempatnya mbak Lenna, gak sengaja nemu resep Blueberry Cream Cake-nya Hotel Four Season. Hhhmmmm yummy...udah kebayang lezatnya. Yang bikin tambah penasaran, bahan cake-nya menggunakan tepung custard, padahal biasanya tepung ini digunakan untuk membuat vla. Kayak apa ya rasanya??

Setelah jadi, ternyata tekstur kue-nya agak kasar seperti butter cake, gak lembut kayak sponge cake. Tapi tetep endang mayang bambang (baca: enak banget!), kok! Apalagi rasanya bercampur dengan butter cream (resep asli pake whip cream), aroma rhum yang menggoda dan olesan blueberry palleta nan seger....hhhmmmm can't resist to eat!
Silahkan deh dicoba.
Blueberry Cream Cake
Bahan cake :
10 butir telur ayam
300 gr gula pasir
250 gr tepung terigu, ayak
50 gr maizena
50 gr mentega / butter , dilelehkan
200 gr tepung instant custard
1 sdm selai blueberry atau kalau mau lebih mantap pakai blueberry puree
1 sdt rhum bakar
Bahan cream ( boleh buat 1/4 resep - 1/2 resep ) :
800 gr fresh cream dingin
500 gr susu cair , boleh evaporated , boleh ultra
200 gr instant custard
200 gr selai blueberry / blueberry puree
Untuk diperciki di cakenya :
250 gr simple syrup ( membuat simple syrup air : gula = 1 : 1 + rhum atau vanilla extract)
Cara membuat cake :
1. Kocok telur dan gula pasir sampai kental dan mengembang.
2. Masukkan terigu, maizena, dan tepung custard secara bertahap.
3. Aduk rata, kemudian masukkan mentega leleh, aduk rata dengan spatula dan masukkan blueberry puree secara bertahap baru tambahkan rhum bakar.
4. Bagi dua adonan, letakkan dalam loyang 40x60 yang sudah dilapisi silpat / kertas roti, poles mentega pinggirnya.
5. Panggang dalam oven dengan panas 180 - 200 derajat celcius sampai matang.
Cara membuat cream :
1. Kocok instant custard dengan cream dingin dan susu.
2. Masukkan selai blueberry, kocok sampai rata.
Cake yang sudah matang diperciki dengan simple syrup kemudian diolesi blueberry cream, susun dengan lapisan atas. Olesi dengan whip cream kocok, dan hias sesuai selera.
Sumber : mbak Lenna
Saking penasarannya sama nih kue, Mamin sampai mencanangkan cake ini harus jadi proyek kue ulangtahunku sendiri. Sebelumnya sih Mamin belum pernah ngrasain, tapi berdasarkan iming-iming "6 layers of Jaconde Cake + 6 layers of ganache = 12 layers of heavens"-nya mbak Riana, siapa yang gak tergoda coba?Bikinnya emang agak rumit dan agak lama kalo mau pake ber-layer-layer Jaconde Cake plus Ganache. Aku memutuskan untuk bikin 3 layer cake-nya plus 3 lapis ganache...*maklum ibu hamil gak tahan lama-lama berdiri di dapur nan panas*. Itupun gak aku bagi dalam 3 loyang panggang, tapi 1 cake terus dibelah jadi 3 :) (soalnya oven-nya mini, amatiran). Dan hasilnya...sepadan dengan effort yang dikeluarkan. Walopun gak sampe 6 layer, tapi 3 layer aja udah sangat YUMMY, membuat merem melek. Pantaslah kalo aku katakan Opera The Great!
Lalu luarnya, aku siram dengan sisa ganache kemudian ditaburi coklat bubuk. Pinggir-pinggirnya ditempeli motif sulur-sulur yang dibikin dari coklat cair.
Sayang, lagi gak ada kamera digital, jadi cantiknya si Opera gak bisa tergambarkan dengan maksimal.
Opera Cake
Bahan Jaconde Cake :
200 gram Almond bubuk/ Mete bubuk
150 gram gula pasir halus
6 butir telur ayam utuh
50 gram mentega, cairkan
55 gram tepung terigu
115 gram putih telur
55 gram gula halus
Kopi untuk siraman cake
Bahan Ganache :
500 gram Dark Cooking Chocolate, cincang
500 gram whipping cream
Cara Membuat :
Ganache :
1. Panaskan cream hingga panas tapi jangan sampai mendidih, matikan api. Masukkan dark cooking chocolate, aduk hingga coklat mencair dan membentuk adonan yang halus dan mengkilat.
2. Dinginkan, inapkan dalam kulkas semalaman. Menjelang digunakan, keluarkan dari kulkas dan aduk/kocok hingga ringan dan mudah dioleskan.
Cake :
1. Campur almond, gula pasir dan 3 butir telur, kocok dengan mixer kurang lebih 10 menit.
2. Masukkan sisa telur satu persatu, sambil terus kocok, dan setelah semua telur masuk, kocok kembali kurang lebih 10 menit.
3. Masukan 2 sendok besar adonan kedalam mentega cair, aduk rata, sisihkan.
4. Campur tepung ke dalam adonan almond aduk rata.
5. Kocok putih telur sampai berbusa, masukan gula halus, sambil terus kocok sampai kaku tapi jangan terlalu kaku.
6. Campur adonan almond dengan putih telur, aduk rata.
7. Masukan mentega cair yang telah dicampur sedikit adonan, ke dalam adonan almond.
8. Bagi kue menjadi 6 bagian ke dalam loyang ukuran 22x22 cm, panggang dengan api besar (200 derajat Celcius) kurang lebih 10 menit.
Assembling :
1. Ambil selembar cake, siram dengan air kopi yang aromanya enak, lapis dengan ganache.
2. Tumpuk satu lembar cake di atas cake tadi, siram cake dengan kopi dan oles dengan ganache.
3. Demikian terus sampai semua cake habis. Masukan ke dalam kulkas kurang lebih 20 menit agar lapisannya menempel dengan mantap dan kue menjadi dingin.
4. Siram atasnya dengan cokelat siram atau ganache cair (jika ada sisa ganache, bisa dipanaskan lagi untuk menyiram cake).
5. Masukkan lagi ke dalam kulkas kurang lebih 1 jam hingga coklat bagian atas agak kaku.
6. Rapikan pinggirnya dengan pisau yang dicelup air panas. Hias sesuka hati.
Note:
• Opera cake sudah berkembang menjadi banyak versi. Umumnya, cream pelapis terdiri dari 3 rasa: vanilla, mocca dan coklat (ganache). Cakenya pun lebih banyak kuning telur. Pada perkembangannya, opera cake menjadi berbagai macam versi. Tapi secara umum, cake ini tetap pada pakem Jaconde cake yang memakai almond bubuk, serta mempertahankan lapisan-lapisannya yang tipis dan sangat banyak.
Sumber : Ita Kustina dari blognya mbak Riana
Ngarang banget gak sih judulnya! Biasanya Japanese Cheese Cake (JCC) gak diberi topping macem-macem, hanya olesan selai aprikot yang dipanasin aja. Tapi, dasar gak puas dengan penampilan yang sederhana banget itu (walopun rasanya lembyut bambang-Si JCC ini terasa lembut tapi tidak se-creamy Cheesecake biasa yang mudah hancur), Mamin berinisiatif mendekor si JCC biar lebih cantik penampilannya.Modal tambahannya adalah Butter Cream, Strawberry Paleta (tanpa buah) dan Almond panggang iris. Susun sana sini...Taaarraaaa....jadi deh kayak gini!

Owiyah, ini resepnya yah :
Bahan :
Campur dan ayak :
50 gr tepung terigu
50 gr tepung maizena
60 gr mentega tawar
250 gr cream cheese, biarkan pada suhu ruang
120 ml whip cream
3 kuning telur
1 butir telur
2 sdt kulit jeruk lemon parut
5 putih telur
1/8 sdt garam
125 gr gula pasir halus
1 sdt air jeruk lemon
Topping :
2 sdm selai apricot
2 sdm air
Cara membuat :
1. Siapkan loyang bulat 22 cm, alasi kertas roti, olesi mentega. Pasang oven 150 derajat Celsius.
2. Campur mentega, cream cheese dan whip cream dalam wadah. Didihkan dengan api kecil, aduk hingga lembut, angkat dari api.
3. Masukkan campuran tepung, aduk rata. Masukkan kuning telur dan 1 butir telur, aduk rata. Masukkan kulit jeruk lemon, aduk rata, sisihkan.
4. Kocok putih telur hingga berbusa, masukkan gula dan air jeruk lemon sedikit demi sedikit sambil terus dikocok sampai terbentuk kerucut-kerucut tumpul (soft peak).
5. Tuang 1/3 adonan putih telur ke adonan cream cheese, aduk rata. Tuang campuran ini ke sisa adonan putih telur, aduk rata. Tuang adonan ke loyang, panggang dengan cara au bain marie, kurang lebih 75 menit sampai permukaan matang, kuning keemasan. Keluarkan dari oven.
6. Setelah benar-benar dingin, lepaskan cake dari loyang. Panaskan selai apricot dan air, oleskan ke permukaan cheesecake.
Sumber: 35 Variasi Resep-resep Cheesecake by Yasaboga.
Note :
Yang dimaksud dengan panggang cara au bain marie adalah teknik memanggang dengan air. Tujuannya agar cake matang dalam keadaan lembab dengan tekstur yang lembut. Beberapa tip pemanggangan dengan cara au bain marie :
1. Air dalam loyang harus mencapai setengah tinggi loyang kue.
2. Sebelum dituang ke loyang, air harus dipanaskan dulu sampai mendidih. Tapi setelah berada dalam oven, air harus dijaga jangan sampai bergolak/mendidih dan tidak masuk ke dalam kue.
3. Kalau air kurang dan yang dimasukkan tidak cukup panas, cake tidak akan matang
Sumber: Ririe dan majalah Santap
"Hhhmmm rasanya mahal nih!" begitu komentar Papin waktu memasukkan potongan perdana si Hitam Manis ini ke dalam mulutnya. Arwen yang belum bisa berkomentar pun tampak lahap menghabiskan sepotong cake coklat ini, cukup mengekspresikan kata "YUMMY!" *harus suka dong....maksa.com :)*.Sepintas memang mirip Gateau Africain. Cake ini bernama African Chococake (ACC), nyontek dari dapurnya Ririe. Sama-sama sponge cake coklat, sama-sama pake siraman ganache, sama-sama pake vla buat filling-nya tapi di sini justru letak bedanya...loh kok?
Iya...kalo Gateau Africain pake vla "putih", sedangkan African Chococake pake vla coklat. Atau sebenernya nih 2 kue sama aja yah, cuman ACC merupakan hasil modifikasi. Hehehe...daku belum sempet nyelidikin tuh!
Terus kalo mo bikin vla-nya, aku anjurin bikin 1/2 resep aja udah cukup kok. Kemaren waktu aku bikin 1 resep, hasilnya jadi berlebai (baca : berlebih) dan akhirnya "terpaksa" bikin sus :).
Silahkan coba!
African Chococake
Bahan Cake :
4 butir telur
125 gr gula pasir
½ sdt cake emulsifier (SP/TBM/Ovalet)
100 gr tepung terigu
20 gr coklat bubuk
100 gr mentega/margarin, lelehkan
Bahan Lapisan Vla :
700 ml susu cair
50 ml krim kental
200 gr gula pasir
3 sdm coklat bubuk
100 gr tepung maizena
Rhum secukupnya, jika suka
Bahan Lapisan Coklat :
150 gr selai coklat (bisa juga pakai chocolate ganache)
100 gr keripik coklat/choco crunch atau bisa juga potongan buah segar
Cara Membuat :
1. Cake : Kocok telur, gula dan cake emulsifier hingga kental dan mengembang (± 7 menit), lalu masukkan tepung terigu dan coklat bubuk sambil diayak, aduk rata. Lalu tambahkan mentega leleh yang sudah dingin, aduk perlahan hingga tercampur rata. Tuang ke dalam loyang berdiameter 22 cm yang sudah diolesi margarin dan dialasi kertas roti. Lalu panggang selama 30 menit hingga matang dengan suhu oven 175 °C. Angkat. Dinginkan.Keluarkan cake dari dalam loyang.
2. Lapisan vla : campur semua bahan jadi satu dan aduk hingga tercampur rata lalu masak hingga mengental, angkat lalu beri sedikit rhum jika suka. Dinginkan.
3. Belah 2 kue secara melintang, lalu olesi salah satu bagian kue dengan lapisan vla dan ratakan. (Untuk hasil yang lebih bagus dapat menggunakan loyang ring atau plastik mika untuk membungkus sisi kue saat pemberian lapisan vla dan lapisan coklat.) Lalu tutup dengan satu bagian kue lagi. Dinginkan sebentar (± 30 menit) dalam kulkas.
4. Keluarkan kue dari dalam kulkas. Lalu olesi bagian atas kue dengan selai coklat atau chocolate ganache hingga rata lalu hiasi dengan choco crunch atau buah-buahan segar, simpan dalam kulkas.
5. Potong-potong kue sebelum dihidangkan dan sajikan dingin.
Sumber : Resep Praktis Sisca Soewitomo - Cake Potong
Untuk resep Chocolate Ganache :
150 - 200 gr dark cooking chocolate, cincang halus
15 gr mentega tawar
50 ml krim kental
Cara : panaskan krim kental dan coklat cincang dengan cara ditim diatas air panas, hingga coklat meleleh.
Sumber : Ririe
Blog ini adalah rangkaian dari rumah maya kami. Gak pas rasanya sebuah rumah tanpa asep ngepul dari dapur :) Walopun ngepulnya lebih sering buat cemilan dan cake baking daripada masak...hehehe....Postingan berikutnya bukanlah percobaan resep-resep kue yang perdana, cuman berhubung selama ini kamera digital rusak dan baru sekarang ada lagi, makanya Mamin posting eksperimen yang ada fotonya dulu. Yang sebelum-sebelumnya ada sih fotonya, tapi sekedar dokumentasi aja, gak mempertimbangkan unsur estetis dan diabadikan dengan recording device seadanya (including my own birthday cake project, my first OPERA CAKE...hiks). Kalo foto gak mendukung dan dipaksain mejeng, rasanya bisa sangat menghilangkan unsur YUMMY-nya.
Terimakasih buat Eyang Putriku almarhum "sang master catering" dan Mama yang udah menularkan kesenangan masuk dapur dan teman-teman di dunia maya yang punya dapur-dapur sangat inspirasional, Nonon, mbak Yuli, mbak Riana, mbak Luluk, Ririe, yang dapurnya sering diintipin dan akhirnya memacu gue untuk lebih PD njembrengin hasil "kerajinan tangan" di dapur melalui blog. *lah kok jadi kayak sambutan oscar gini :)*
Terimakasih buat hadiah electric oven dan mixer dari Papin dan malaikat mungilku Arwen yang "memaksa" Mamin harus turun gunung ke dapur demi menghadirkan cemilan-cemilan bergizi buat si kecil (dan berlemak buat emaknya..hehehehe).
Nah, mulai saat ini persiapkan dirimu untuk berteriak "YUMMY!!"